Program Hamil

2 Februari 2021

Perlukah Minum Vitamin Prenatal Sebelum Hamil?

Nutrisinya penting untuk janin
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Amelia Puteri

Vitamin prenatal disebut-sebut kaya akan nutrisi yang baik untuk calon Moms dan janin yang sedang dikandung.

Tetapi sebenarnya kapan waktu terbaik untuk mulai minum vitamin prenatal? Perlukah minum vitamin prenatal sebelum hamil?

Ada banyak batasan tentang jenis obat dan suplemen yang dapat dikonsumsi selama kehamilan, tetapi vitamin prenatal sebenarnya diperbolehkan, dan malah sangat disarankan.

Vitamin untuk prenatal yang baik dapat membantu Moms dan janin bisa tumbuh sehat, dan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk melewati 9 bulan kehamilan.

Jika Moms tertarik mencari tahu tentang vitamin ini, simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya, Moms.

Baca Juga: Konsumsi Vitamin D Saat Program Hamil, Perhatikan Hal Berikut Ini!

Pengertian Vitamin Prenatal

Perlukah Minum Vitamin Prenatal Sebelum Hamil? 1

Foto: pexels.com

Dikutip dari situs Insider, Jonathan Schaffir, seorang OB-GYN di The Ohio State University Wexner Medical Center, menjelaskan bahwa vitamin prenatal adalah suplemen yang biasanya dikonsumsi wanita sebelum dan selama kehamilan untuk menggantikan nutrisi yang diambil janin.

Berikut ini adalah jenis-jenis vitamin prenatal yang biasa dikonsumsi oleh calon Moms yang sedang program hamil:

1. Vitamin Prenatal Gummy

Vitamin ini memiliki tekstur yang lembut dan dapat dikunyah ini berfungsi sebagai suguhan lezat yang dapat membantu menyediakan banyak nutrisi selama kehamilan, terutama selama trimester pertama.

Vitamin prenatal jenis ini juga dapat membantu Moms mengatasi mual dan sembelit.

Namun, sebagian besar gummy vitamin kekurangan dua nutrisi penting, yaitu zat besi dan kalsium.

Maka dari itulah, Moms direkomendasikan konsumsi sumber vitamin zat besi dan kalsium tambahan.

Baca Juga: Ini Manfaat Tersembunyi Ibu Hamil Mengkonsumsi Vitamin E

2. Protein Shake

Vitamin masa prenatal dalam bentuk protein shake merupakan cara yang mudah untuk Moms yang tidak suka bentuk pil.

Selain rasanya enak, vitamin jenis ini sekaligus mendukung asupan protein Moms.

The American Pregnancy Association merekomendasikan wanita hamil untuk mengonsumsi protein minimum 71 gram per hari.

Moms yang vegetarian dapat mengambil manfaat besar dari suplemen vitamin prenatal dalam bentuk protein shake.

Tetapi selalu perhatikan kebutuhan protein harian Moms, karena setiap orang berbeda-beda. Konsultasilah dengan dokter mengenai hal ini.

3. Serbuk Minuman

Salah satu bentuk suplementasi vitamin prenatal yang paling mudah adalah ketika dikonsumsi sebagai minuman.

Sangat berguna untuk wanita hamil dengan refleks muntah sensitif dan mual trimester pertama. Vitamin masa prenatal ini biasanya datang dalam bentuk bubuk yang larut dengan cepat dalam air atau minuman pilihan.

Biasanya vitamin prenatal jenis ini tersedia dalam paket satu porsi. Vitamin prenatal ini dapat menjadi pengganti yang bagus untuk Moms yang tidak suka pil dan mudah dikonsumsi saat bepergian.

Untuk sebagian wanita hamil, vitamin dalam bentuk pil cenderung sulit ditelan. Bahkan sering kali, vitamin prenatal dalam bentuk pil menyebabkan sakit perut.

Terutama ketika ada beberapa pil dalam satu kali minum.

Vitamin masa prenatal bukan hanya bermanfaat bagi wanita yang sedang hamil, tetapi juga berkontribusi bagi perkembangan awal janin.

Alasannya tidak lain karena padat nutrisi dan mengandung asam folat yang berfungsi mencegah cacat lahir pada janin.

Hal ini untuk memastikan Moms tidak kekurangan dua nutrisi tersebut. American Pregnancy Association menyarankan untuk konsumsi suplemen dua kali sehari, pagi dan malam.

Baca Juga: Perhatikan, Begini Cara Memenuhi Asupan Vitamin A untuk Ibu Hamil

Waktu Tepat Mulai Meminum Vitamin Prenatal

Perlukah Minum Vitamin Prenatal Sebelum Hamil? 2

Foto: pexels.com

Moms mungkin bertanya-tanya, sebenarnya mengapa vitamin masa prenatal sebaiknya dikonsumsi.

Tetapi, penting diketahui bahwa masa kehamilan menghabiskan banyak waktu, dan dapat menguras sumber daya alami pada tubuh Moms.

Apalagi, mengingat kemungkinan Moms mengalami kondisi seperti rasa mual, kelelahan, pegal, kram, murung, cengeng, dan pelupa di masa kehamilan.

Selain itu, janin pun juga harus dipastikan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkannya langsung dari Moms, sehingga mudah sekali bagi seorang ibu hamil mengalami kekurangan vitamin dan mineral penting.

Dengan mengonsumsi vitamin prenatal, Moms membantu tubuh memiliki apa yang dibutuhkan untuk memberi makan Moms dan janin nantinya dengan lebih mudah.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi vitamin ini?

“Vitamin prenatal mengandung setidaknya 400 mikrogram asam folat, nutrisi yang dibutuhkan manusia selama empat minggu pertama kehidupan untuk mencegah cacat lahir ketika sumsum tulang belakang janin sedang berkembang,” kata Maria Sophocles, ginekolog bersertifikat dan direktur medis Women’s Health Care, New Jersey, seperti dikutip dari situs majalah Cosmopolitan.

“Karena sebagian besar alat tes kehamilan yang bisa digunakan di rumah tidak akan mendeteksi kehamilan sampai janin berusia lima atau enam minggu, sangat penting bagi setiap wanita yang mencoba hamil untuk memenuhi dosis asam folat harian.”

Lebih lanjut, meskipun tidak ada aturan pasti mengenai waktu terbaik untuk mulai minum vitamin prenatal, Dr. Sophocles mengatakan bahwa mulai meminumnya sedini mungkin dapat membantu Moms mendapatkan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan untuk konsepsi dan masa awal kehamilan.

Selain itu, sebuah penelitian dalam jurnal Epidemiology, menemukan bahwa wanita yang mulai mengkonsumsi vitamin masa prenatal sejak sebelum hamil memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk memiliki anak autis.

Namun, mengingat kondisi setiap wanita berbeda, maka disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga: 5 Makanan yang Mengandung Asam Folat, Menyehatkan Janin!

Efek Samping Vitamin Prenatal

Perlukah Minum Vitamin Prenatal Sebelum Hamil? 3

Foto: pexels.com

Situs Mayo Clinic menyebutkan bahwa terkadang zat besi dalam vitamin prenatal dapat menyebabkan konstipasi.

Oleh karena itu, disarankan untuk lebih banyak minum, mengonsumsi makanan yang kaya serat, dan rutin melakukan aktivitas fisik saat Moms mulai minum vitamin prenatal.

Bukan hanya itu, menurut Medical News Today, vitamin A pada vitamin prenatal terkadang juga dapat menimbulkan efek samping.

Hal ini dikarenakan pada beberapa wanita, mengkonsumsi lebih dari 10.000 IU atau 3.000 mikrogram vitamin A dapat menyebabkan kelainan pada janin yang dikandungnya. Bahkan dapat mengalami kerusakan hati dan cacat tulang.

Baca Juga: Konsumsi Vitamin D Saat Program Hamil, Perhatikan Hal Berikut Ini!

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Vitamin Prenatal

tips memilih vitamin prenatal

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui pentingnya mengonsumsi vitamin masa prenatal sebelum hamil. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan saat memilih vitaminnya?

Mengutip Healthline Parenthood, berikut ini hal-hal yang harus Moms perhatikan.

1. Pengawasan Regulasi

Ini adalah cara yang bagus untuk mengingatkan Moms dengan pentingnya memilih vitamin yang dibuat dari organisasi bersertifikat yang telah diverifikasi, dan mengetahui klaim bahan yang dibuat oleh produsen vitamin.

2. Dosis

Bandingkan jumlah nutrisi utama, seperti zat besi dan folat, dalam vitamin dengan jumlah yang disarankan ACOG.

Moms tentu tidak ingin mengonsumsi vitamin dengan kandungan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dari yang dibutuhkan ketika hamil nanti.

3. Vitamin Dijual Bebas atau dengan Resep

Beberapa penyedia asuransi akan menanggung sebagian atau semua biaya vitamin prenatal, dan hal ini bisa menghemat uang, karena vitamin masa prenatal yang dijual bebas biasanya tidak murah.

Namun, bila Moms masih memiliki pertanyaan tentang memilih vitamin yang tepat, jangan ragu untuk meminta nasihat dokter.

4. Ketahui Tips Mengonsumsi Vitamin Prenatal

Moms juga perlu tahu seperti apa tips dalam mengonsumsi vitamin masa prenatal. Berikut ini beberapa tipsnya.

  • Tanyakan kepada dokter jika ingin mengganti ke merek lain. Terkadang, prenatal diformulasikan dengan cara yang tidak tepat bagi Moms.
  • Coba bentuk vitamin lain. Vitamin masa prenatal sering tersedia dalam bentuk kapsul, minuman, gummies, dan protein shake. Moms bisa beralih dari satu kapsul besar menjadi tiga gummy per hari.
  • Minum banyak air sebelum dan sesudah konsumsi. Jika mengalami sembelit, pastikan sistem pencernaan tetap bersih. Moms juga dapat menambahkan suplemen serat.
  • Bereksperimenlah dengan makanan. Jika vitamin masa prenatal membuat mual, cobalah meminumnya dengan atau tanpa makanan. Bagi sebagian orang, mengonsumsi vitamin saat perut kosong bisa menyebabkan iritasi, sementara ada yang dapat meminumnya dengan perut kosong.

Nah, itulah informasi singkat mengenai konsumsi vitamin prenatal sebelum hamil.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai pilihan vitamin prenatal dan kapan harus mulai mengkonsumsinya sesuai dengan kondisi Moms.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait