3-12 bulan

2 Juni 2021

9 Vitamin untuk Bayi 1 Tahun, Mampu Menunjang Tumbuh Kembangnya!

Vitamin untuk bayi 1 tahun apa saja yang bisa Moms berikan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Orami

Pada usia 1 tahun banyak sekali perkembangan yang akan Si Kecil alami Moms. Nah, untuk memastikan Si Kecil tumbuh dengan baik, terdapat vitamin untuk bayi 1 tahun mendukung guna menstimulasi perkembangannya.

Misalnya dengan memberikan mainan edukasi, memberikan arahan tentang apa yang baik dan buruk, juga tak lupa memberikan asupan bergizi yang kaya nutrisi.

Bayi 1 tahun membutuhkan nutrisi yang sama seperti orang dewasa, tetapi biasanya membutuhkan jumlah yang lebih sedikit.

Meskipun kebutuhan vitamin untuk bayi 1 tahun lebih sedikit dibandingkan orang dewasa, mereka tetap perlu mendapatkan cukup nutrisi ini untuk pertumbuhan dan perkembangan yang tepat.

Baca Juga: Kapan Anak Harus Minum Vitamin? Tengok Tanda Si Kecil Membutuhkannya

Vitamin untuk Bayi 1 Tahun

vitamin bayi 1 tahun.jpg

Foto: freepik.com

Nutrisi yang baik akan sangat berpengaruh pada perkembangan dan kesehatan anak, seperti otak, tulang, gigi sampai kekebalan tubuh karena mengandung berbagai vitamin untuk bayi 1 tahun yang beragam.

Mengingat pada usia ini jumlah ASI yang dikonsumsi akan berkurang drastis dan pemenuhan nutrisinya dibantu dari makanan padat, maka Moms jangan sampai salah memilih, ya.

Lantas, vitamin untuk bayi 1 tahun apa saja yang bisa Moms sediakan di rumah?

1. Vitamin A

Vitamin untuk bayi 1 tahun yang pertama adalah vitamin A. Melansir Stanford Children, vitamin A berguna untuk kesehatan kulit, pertumbuhan bayi, penglihatan, dan perbaikan jaringan.

Meski vitamin A sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi, tetapi Healthy Children menyatakan bahwa vitamin A adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak dan disimpan dalam jaringan tubuh, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan penumpukan vitamin yang bisa membuat bayi sakit.

Menurut WHO, Indonesia rupanya menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang anak-anaknya banyak mengalami kekurangan vitamin A. WHO juga menyatakan kekurangan vitamin A dapat menyebabkan defisiensi yang mengakibatkan gangguan penglihatan berupa rabun senja, meningkatkan risiko penyakit dan kematian akibat infeksi masa kanak-kanak, termasuk campak dan diare.

Untuk itu, Moms harus memenuhi kebutuhan vitamin A Si Kecil setidaknya 300 mikrogram per hari.

Baca Juga: Resep MPASI yang Bagus untuk Vitamin Mata

2. Vitamin B Kompleks

Vitamin untuk bayi 1 tahun berikutnya yang harus ada dalam asupan sehari-harinya ialah vitamin B Kompleks. Vitamin B kompleks terdiri dari B1 (Thiamine), B2 (Riboflavin), B3 (Niasin), B5 (Pantothenic Acid), B6 (Pyridoxine), B9 (Asam Folat), dan B12 (Cobalamins).

Vitamin B yang harus dikonsumsi oleh bayi usia 1 tahun setidaknya sekitar 65-80 mikrogram per hari. Berdasarkan penelitian berjudul Proceedings by The Nutrition Society tahun 2015, vitamin B yang terkait secara metabolik sangat penting untuk kesehatan otak di semua kelompok umur anak.

Melansir Stanford Children pun menyatakan vitamin B berguna untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan melancarkan aktivitas metabolisme. Selain itu, vitamin B juga berguna untuk pertumbuhan rambut dan kuku Si Kecil.

Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan berbagai gangguan kulit dan kuku. Vitamin B kompleks termasuk kumpulan jenis vitamin B yang dapat larut dalam air sehingga vitamin ini sangat dianjurkan untuk diberikan dalam menu makanan dan minuman sehari-hari pada anak.

Jika bayi berlebihan mengonsumsi vitamin B, Moms tidak perlu khawatir sebab vitamin B akan larut dalam air dan akan menjadi urine. Selain untuk Si Kecil, pastikan juga Moms mengonsumsi vitamin B2 secara cukup ya, terutama jika Moms menemui gejala postpartum atau depresi pasca melahirkan.

Berdasarkan penelitian Yoshihiro Miyake, etc dalam Journal of Affective Disorders tahun 2016, mengonsumsi riboflavin dalam jumlah sedang dapat mencegah depresi postpartum.

3. Vitamin C

Vitamin untuk bayi 1 tahun selanjutnya ialah vitamin C yang berguna untuk menyembuhkan dan melawan infeksi, juga memperkuat jaringan, otot, dan kulit.

Selain itu, vitamin C berguna juga untuk pembentukan dan perbaikan sel-sel darah merah, tulang, dan jaringan tubuh lalu untuk menjaga kesehatan gusi serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh Si Kecil.

Bayi usia 1 tahun ternyata membutuhkan setidaknya vitamin C minimal 40-50 mikrogram per hari. Jika pun berlebih dalam konsumsinya, vitamin C dapat larut dalam air sehingga akan dikeluarkan melalui urine.

Namun jika kekurangan vitamin C, tubuh Si Kecil tidak dapat membentuk kolagen baru. Jika kolagen tidak terbentuk, maka dapat menyebabkan jaringan tubuh terurai sehingga mengganggu kesehatan dan sistem pemulihan tubuh.

Kolagen sendiri berfungsi untuk menguatkan struktur tubuh dan melindungi struktur kulit dari penyebaran zat beracun, mikroorganisme, sel-sel kanker, dan zat patogen serta mendukung jaringan tubuh, seperti kulit, rambut, kuku, otot, dan tulang.

Baca Juga: Berapa Banyak Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh Dalam Sehari?

4. Vitamin D

Vitamin untuk bayi 1 tahun yang selanjutnya adalah vitamin D. Vitamin D berguna untuk kesehatan tulang bayi dan pencegahan terhadap penyakit kronis.

Melansir Stanford Children menyatakan paparan sinar matahari pagi merupakan cara untuk mendapatkan vitamin D yang cukup.

Sinar matahari merangsang vitamin, yang secara alami ada di kulit agar menjadi aktif di dalam tubuh.

Namun, perlu diketahui, terpapar matahari secara langsung dapat membuat ruam kulit pada bayi karena masih sensitif sehingga Moms juga harus memperhatikan soal ini, ya.

Mengonsumsi vitamin D secara berlebih dapat menyebabkan sakit pada bayi karena termasuk dalam salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Artinya, jika berlebihan maka akan mengendap di tubuh bayi.

Bayi usia 1 tahun membutuhkan asupan yang mengandung vitamin D setidaknya 5-10 mikrogram per hari.

5. Vitamin E

Vitamin untuk bayi 1 tahun yang selanjutnya adalah vitamin E. Vitamin E sangat direkomendasikan untuk diberikan pada bayi usia 1 tahun setidaknya sebanyak 4-5 miligram per harinya dan tidak berlebih.

Manfaat vitamin E untuk bayi usia 1 tahun adalah sebagai antioksidan yang dapat menunjang pertumbuhan sel dan perkembangan jaringan saraf otak.

6. Vitamin K

Vitamin untuk bayi 1 tahun yang juga tak kalah pentingnya ialah vitamin K. Ternyata, kekurangan vitamin K bisa menyebabkan sulitnya proses penyembuhan luka. Luka yang kecil pada Si Kecil sekalipun dapat terus mengeluarkan darah karena penutupan lukanya tidak sempurna.

Apalagi di usia 1 tahun yang sedang aktif-aktifnya, Si Kecil mungkin akan sering mendapatkan luka karena sibuk bereksplorasi. Untuk itu, vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah.

Kebutuhan vitamin K tiap bayi berbeda-beda, tetapi umumnya bayi di bawah 1 tahun membutuhkan asupan vitamin K sekitar 2-2,5 mikrogram per hari.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Vitamin Ibu Hamil yang Paling Dibutuhkan

7. Zat Besi

Vitamin untuk bayi 1 tahun selanjutnya adalah zat besi. Vitamin ini membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membantu otot menyimpan dan menggunakan oksigen.

Jika makanan bayi kekurangan zat besi, ia mungkin mengembangkan kondisi yang disebut kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi pada bayi adalah masalah umum. Ini dapat terjadi di berbagai tingkatan, dari defisiensi ringan hingga anemia defisiensi besi, yaitu suatu kondisi di mana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat.

Melansir Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2012 menyatakan bahwa prevalensi anemia (dengan berbagai penyebab) pada balita di Indonesia sebesar 40,5%. Indonesia belum memiliki data prevalensi nasional untuk anemia defisiensi besi.

8. Zinc

Mineral lain yang penting bagi bayi dan anak-anak adalah zinc (seng). Mineral ini sangat penting untuk pertumbuhan normal dan perkembangan organ reproduksi dan otak.

Tak hanya itu, zinc juga berperan dalam fungsi normal sistem kekebalan dan banyak proses lain di dalam tubuh.

Kekurangan zinc telah dikaitkan dengan penurunan pertumbuhan, peningkatan pilek dan infeksi, gangguan memori, ketidakmampuan belajar, dan rentang perhatian yang buruk.

9. Yodium

Iodium merupakan mineral yang penting untuk pertumbuhan berat dan tinggi badan serta perkembangan kecerdasan otak. Kekurangan yodium pada bayi telah menjadi sebagai masalah di negara berkembang.

Bayi yang menjalani diet ketat atau yang sangat pemilih makanan dapat berisiko mengalami kadar yodium rendah yang dapat menghambat pertumbuhan dan fungsi tubuh.

Baca Juga: Vitamin C untuk Atasi Corona Virus? Uji Coba sedang Dilakukan Ilmuwan dan Dokter di China!

Makanan yang Mengandung Vitamin untuk Bayi 1 Tahun

makanan yang mengandung vitamin untuk bayi 1 tahun.jpg

Foto: freepik.com

Untuk memastikan asupan vitaminnya cukup, maka Moms juga harus menyiapkan makanan-makanan bergizi yang mengandung vitamin untuk bayi 1 tahun. Apa saja makanan yang bisa Moms pilih?

Tabel Makanan yang Mengandung Vitamin untuk Bayi Usia 1 Tahun

makanan vitamin untuk bayi 1 tahun tabel 1.png

makanan vitamin untuk bayi 1 tahun tabel 2.png

Baca Juga: Bolehkah Memberikan Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Anak?

Merek Vitamin untuk Bayi 1 Tahun

Melansir Mayo Clinic, multivitamin tidak diperlukan untuk kebanyakan anak sehat yang tumbuh normal, tetapi tak ada salahnya memberikan multivitamin tambahan lho, Moms.

Pemberian suplemen vitamin bisa memaksimalkan tumbuh kembang anak. Sebab, tidak selalu makanan yang Moms sediakan habis dimakan, bukan? Untuk itulah multivitamin berperan.

Namun, tetap berhati-hati memberikan multivitamin untuk bayi ya, Moms. Apalagi saat ini ada banyak multivitamin yang berbentuk seperti permen. Jangan sampai Si Kecil malah mengonsumsinya berlebihan.

Beritahu anak bahwa multivitamin merupakan obat ringan yang penggunaannya membutuhkan aturan khusus.

Tabel Merek Vitamin untuk Bayi 1 Tahun

merek vitamin untuk bayi 1 tahun tabel 1.png

merek vitamin untuk bayi 1 tahun tabel 2.png

merek vitamin untuk bayi 1 tahun tabel 3.png

Secara garis besar, vitamin yang tidak masalah jika berlebih dalam konsumsinya adalah vitamin B dan C karena larut dalam air dan akan otomatis dikeluarkan melalui urine.

Namun untuk vitamin lainnya seperti vitamin A, D, E, dan K harus dalam terkontrol untuk konsumsinya karena vitamin ini tidak larut dalam air melainkan larut dalam lemak.

Baca Juga: 3 Bahaya Mengonsumsi Multivitamin Gummy untuk Anak

Jika berlebih, akan terserap dan mengendap dalam tubuh. Jangka panjangnya akan menyebabkan sakit pada bayi. Konsumsi vitamin melalui multivitamin juga harus diawasi agar tetap sesuai dosis dokter.

Nah itu dia Moms penjelasan mengenai vitamin untuk bayi 1 tahun. Semoga Si Kecil sehat selalu ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/nutrition/vitamins-for-kids#necessity
  • https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=kids-need-their-nutrients--1-19820
  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/nutrition/Pages/Dietary-Supplements-for-Toddlers.aspx
  • https://www.who.int/elena/titles/vitamina_children/en/
  • https://www.cambridge.org/core/services/aop-cambridge-core/content/view/4D024A2EEEE4126D725B74118DBEC2D3/S0029665114001554a.pdf/emerging_roles_for_folate_and_related_bvitamins_in_brain_health_across_the_lifecycle.pdf
  • https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplementasi-vitamin-dan-mineral-pada-bayi-dan-anak
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait