Fashion & Beauty

1 Oktober 2021

Bagaimana Cara Mendapatkan Wajah Simetris?

Wajah simetris merupakan komponen penting untuk penampilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Debora

Wajah simetris atau seimbang merupakan salah satu penunjang penampilan baik fisik maupun emosional.

Archives of Craniofacial Surgery menjelaskan wajah simetris merupakan komponen penting dalam daya tarik dan penampilan.

Sayangnya, tidak semua Moms memiliki bentuk wajah yang seimbang atau simetris.

Setiap Moms memiliki derajat simetris masing-masing.

Akan tetapi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan bergeser sehingga tidak seimbang antar bagiannya.

Beberapa kondisi yang membuat wajah simetris berubah adalah cedera, penuaan, merokok, dan faktor-faktor lainnya.

Namun, Moms tidak perlu panik, karena derajat simetris yang bergeser sedikit dianggap normal.

Baca juga: 5 Cara Merawat Wajah Agar Putih, Bye-bye Kulit Kusam!

Cara Agar Wajah Simetris dengan Latihan Wajah

Latihan Agar Wajah Simetris

Foto: Orami Photo Stock

Wajah yang tidak seimbang atau asimetris membuat penampilan tampak tidak natural.

Ada beberapa cara yang dianjurkan, mulai dari yang natural, salah satunya adalah latihan wajah.

Cara natural ini terdiri dari membuat gerakan berulang dan ekspresi berlebihan untuk mengaktifkan dan membangun otot.

Anggap saja latihan ketahanan untuk wajah.

Dengan memperkuat matriks yang menahan semuanya, kendur di sekitar rahang dan mata mungkin berkurang seiring waktu.

Penuaan wajah disebabkan oleh hilangnya elastisitas, serta perpindahan bertahap bantalan lemak antara otot dan kulit, yang cenderung meluncur ke bawah dari waktu ke waktu.

Salah satu manfaat utama dalam melakukan latihan ini adalah membangun otot, bantalan lemak lebih rentan untuk tetap di tempatnya, membuat wajah simetris dan terlihat lebih muda.

Beberapa gerakan latihan wajah yang bisa Moms lakukan untuk mendapat wajah simetris adalah sebagai berikut.

1. Mengedipkan Salah Satu Mata

Latihan ini dapat menyelaraskan jaringan mata bagian bawah dan pipi bagian atas.

Moms hanya perlu melakukan kedipan sebagian mata selama 50 kali.

Tahan setiap kedipan selama satu detik.

Kemudian, dorong jari ke dalam kulit pelipis.

Tarik sedikit kulit ke belakang dan tutup mata rapat-rapat saat jari-jari masih pada posisinya.

Lakukan minimal 20 kali setiap hari untuk hasil yang maksimal.

2. Peregangan Wajah

Peregangan wajah merupakan salah satu latihan yang bisa membuat wajah simetris.

Caranya juga cukup mudah, Moms hanya perlu menarik wajah sambil melihat ke atas dan tarik tisu di bawah bibir atas untuk menutupi bibir bawah.

Tersenyumlah lebar dengan wajah masih dalam posisi memanjang.

Selain menyelaraskan otot-otot wajah agar wajah simetris, latihan ini juga bisa membantu kulit menjadi lebih sehat.

3. Mengencangkan Pipi

Wajah asimetris dapat membuat satu sisi pipi lebih kecil dari yang lain.

Ketidakseimbangan seperti itu mudah terlihat.

Untuk mengembalikan derajat simetris wajah, Moms dapat melakukan latihan mengencangkan pipi.

Cara cukup mudah, tekan pipi atas dengan tiga jari dari masing-masing tangan.

Gunakan jari untuk mendorong otot ke arah rahang sambil tersenyum.

Cobalah untuk menahan tekanan dari jari dengan menggunakan senyuman untuk memanipulasi jaringan pipi.

Jangan menggerakkan kepala selama latihan.

Memperbaiki perataan pipi dapat membuat senyum menjadi simetris.

4. Latihan Yoga Wajah

Gerakan yoga wajah tidak hanya meningkatkan sirkulasi, tetapi juga melatih otot-otot yang membantu mengencangkan kulit.

Hal ini memungkinkan seseorang untuk menghindari rahang dan kulit kendur yang datang seiring waktu, berkat efek dasar gravitasi, bersama dengan atrofi otot-otot wajah.

Cobalah beberapa gerakan yoga wajah berikut ini.

  • Kembungkan pipi, dorong udara ke dalam mulut dan gerakkan udara dari satu sisi ke sisi lainnya empat kali. Ulangi hingga 5 kali sehari untuk membantu mengangkat pipi.
  • Buat mata lebar, angkat alis dan julurkan lidah. Tahan hingga 60 detik dan ulangi hingga sepuluh kali. Ini membantu leher dan pipi.
  • Kencangkan mulut membentuk huruf O. Kemudian, tersenyum dan julingkan mata, tanpa membiarkan mulut bergerak. Ulangi 10 kali untuk membantu mengencangkan kulit secara keseluruhan.
  • Genggam tangan ke wajah, dan tersenyum lebar. Pastikan tangan mencegah mulut untuk benar-benar tersenyum. Idenya adalah agar otot-otot wajah bekerja melawan tangan. Ulangi 10 kali untuk membantu mengencangkan otot-otot wajah.

Baca juga: 4 Cara Memilih Pembersih Wajah Sesuai Jenis Kulit dan Manfaatnya

Terapi untuk Wajah Simetris

Terapi wajah simetris

Foto: Orami Photo Stock

Pada kebanyakan kasus, wajah asimetris tidak memerlukan perawatan atau intervensi medis apa pun.

Bahkan, beberapa kalangan menganggap Moms yang tidak memiliki wajah simetris memiliki daya tarik sendiri.

Namun, untuk Moms khawatir tentang fitur asimetris di wajah, ada beberapa prosedur bedah plastik atau kosmetik yang dapat dipertimbangkan.

1. Filler Wajah

Prosedur filler wajah melalui suntikan dapat memperbaiki tampilan wajah asimetris.

Penggunaan botox atau bahan pengisi adalah cara populer untuk menaikkan alis yang tidak tampak rata, atau dahi yang berkerut hanya di satu sisi.

Filler bekerja dengan baik untuk memperbaiki wajah asimetri yang dihasilkan dari ketidakseimbangan jaringan atau kelemahan otot.

Sayangnya filler tidak dapat bertahan selamanya, sehingga Moms harus melakukan pengisian berulang saat filler di wajah mulai habis.

2. Implan Wajah

Untuk mendapatkan wajah simetris, Moms juga dapat mempertimbangkan untuk melakukan implan wajah.

Perawatan ini populer untuk ketidakseimbangan dagu atau pipi.

Implan wajah dimaksudkan untuk menjadi permanen, dan terbuat dari silicone, metals, plastik, gel, dan protein.

4. Rhinoplasty

Rhinoplasty adalah salah satu prosedur yang bisa Moms lakukan untuk mendapatkan wajah simetris.

Terapi ini biasanya dianjurkan oleh dokter untuk Moms yang mengalami wajah asimetris karena patah hidung atau memiliki bentuk hidung yang tidak sempurna.

Berbeda dengan filler, rhinoplasty bersifat permanen, tetapi seiring waktu, hidung mungkin mulai mendapatkan kembali beberapa bentuk sebelumnya.

Itulah beberapa prosedur kecantikan yang dapat membuat wajah simetris.

Namun, Moms tetap mempertimbangkan risiko serta seberapa banyak budget yang harus dikeluarkan, ya.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah, Dari Cara Alami Hingga Medis

Penyebab Wajah Tidak Simetris

Penyebab wajah tidak simetris

Foto: Orami Photo Stock

Wajah tidak simetis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari masalah gaya hidup, genetik hingga gangguan kesehatan.

Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Faktor Genetik

Faktor genetik merupakan salah satu penyebab bentuk wajah tidak simetris, seperti bibir sumbing.

Dental Press Journal of Orthodontics menjelaskan bahwa bibir sumbing dan langit-langit mulut serta gangguan pembuluh darah adalah kondisi kesehatan genetik yang menjadi penyebab wajah asimetris.

2. Kerusakan Akibat Paparan Sinar Matahari

Seiring bertambahnya usia, paparan sinar UV dapat menyebabkan bintik-bintik, bercak, tahi lalat berkembang di kulit dan terjadi kerusakan di salah satu sisi wajah Moms.

Namun, kerusakan akibat sinar matahari pada wajah dapat dicegah jika Moms menghabiskan waktu di luar dengan menggunakan alat pelindung saat berada di luar rumah.

3. Merokok

Kebiasaan merokok dapat membuat wajah terpapar racun yang menyebabkan derajat simetris wajah berubah.

Hal ini telah dijelaskan dalam Plastic and Reconstruction Surgery.

4. Prosedur dengan Dokter Gigi

Mencabut gigi dapat mengubah tampilan otot-otot di wajah.

Menggunakan gigi palsu atau veneer gigi juga dapat mengubah kontur wajah dan hasilnya tidak selalu simetris.

Namun, salah satu penyebab bentuk wajah berubah adalah prosedur pencabutan gigi.

Baca juga: 7 Cara Memakai Hijab Sesuai Bentuk Wajah, Sudah Coba?

5. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, asimetris wajah meningkat. Hal ini merupakan bagian alami dari proses penuaan.

Meskipun, tulang berhenti tumbuh saat pubertas, tulang rawan akan terus tumbuh seiring bertambahnya usia.

6. Posisi Tidur

Beberapa orang percaya bahwa tidur tengkurap atau dengan wajah menghadap bantal, duduk dengan kaki disilangkan ke arah yang sama untuk waktu yang lama, memiliki postur tubuh yang buruk, dan menyandarkan wajah ke tangan, semuanya dapat berkontribusi pada wajah asimetris

Satu studi tahun 2014 menemukan korelasi antara tidur tengkurap dan wajah asimetris.

7. Cedera

Trauma atau cedera pada wajah selama masa kanak-kanak atau dewasa dapat menyebabkan wajah asimetris.

Cedera seperti patah hidung atau luka dalam dapat menyebabkan wajah terlihat tidak simetris.

8. Bell’s Palsy

Asimetri wajah yang tiba-tiba adalah tanda dari kondisi yang lebih serius.

Bell's palsy adalah kelumpuhan saraf wajah, menyebabkan kelemahan baru atau tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah.

Kondisi ini dapat terjadi setelah kehamilan atau infeksi virus, dan paling sering bersifat sementara.

Wajah asimetris karena Bell's palsy disebabkan oleh otot-otot di satu sisi wajah yang kurang bisa atau tidak bisa bergerak.

9. Stroke

Wajah terkulai adalah tanda stroke. Jika senyum tiba-tiba tidak rata atau mengalami mati rasa di satu sisi wajah, Moms harus segera mencari perawatan medis.

Gejala lainnya dari serangan stroke termasuk mati rasa atau kelemahan lengan dan kesulitan berbicara.

Baca juga: Mengenal Tortikolis, Kondisi Leher Bengkok Bawaan pada Bayi

10. Tortikolis

Tortikolis atau "leher bengkok" mengacu pada posisi abnormal otot leher.

Terkadang tortikolis terjadi saat Moms berada di dalam rahim, yang mengakibatkan beberapa wajah asimetris saat lahir.

Kelemahan mata dapat menyebabkan memiringkan atau memutar leher dengan cara yang berbeda untuk melihat lebih baik, sehingga otot tumbuh lebih kuat di satu sisi leher Moms daripada yang lain.

Kebanyakan kasus tortikolis bersifat sementara dan jarang sekali permanen.

Demikian penjelasan mengenai wajah simetris. Semoga artikelnya bermanfaat, ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/asymmetrical-face#takeaway
  • https://vivaxys.com/how-to-get-a-symmetrical-face/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait