Parenting Islami

12 April 2021

Ketahui Waktu Sahur Terbaik ala Nabi Muhammad SAW

Apakah Moms siap menyambut bulan Ramadan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Amelia Puteri

Waktu sahur harus dilakukan secara tepat agar ketika berpuasa Moms tidak merasa terlalu lapar. Terlebih waktu sahur yang tepat membuat Moms dan keluarga terhindar dari dehidrasi.

Sahur adalah bagian yang paling penting ketika seseorang ingin melakukan ibadah puasa. Jangan sampai ketahanan tubuh berkurang karena waktu sahur yang ketinggalan.

Ya, dengan melakukan sahur, Moms bisa memastikan tubuh jadi tetap berstamina dan tidak kekurangan nutrisi ketika sedang berpuasa. Tanpa sahur, tentu saja puasa tidak akan berjalan dengan lancar dan mengganggu kesehatan.

Agar tidak salah, Moms perlu mengetahui waktu sahur yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Simak selengkapnya di sini!

Baca Juga: Berhubungan Intim setelah Salat Subuh, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Waktu Sahur Terbaik yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

waktu sahur

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari Islam NU, makan sahur sendiri sangat disunnahkan bagi orang yang hendak berpuasa. Hal tersebut pun ditemukan dalam sebuah hadist yang mengatakan "sahurlah karena di sana terdapat keberkahan,"

Jadi, makan sahur merupakan keringanan atau rukhsah bagi orang yang akan mengerjakan ibadah puasa, Moms.

Puasa berarti menahan haus dan lapar dari imsak hingga waktu maghrib. Hal ini tentu akan memberatkan dan mengganggu kesehatan jika tidak menyantap sahur sebelumnya.

Terlebih puasa sendiri dilakukan selama satu bulan penuh. Jika selalu terlambat sahur, hal ini bisa menyebabkan menurunnya kesehatan.

Tak hanya itu, di masa pandemi seperti ini pun kita dianjurkan oleh pemerintah untuk selalu menjaga kesehatan. Dan ketika imunitas menurun karena tubuh tak menerima nutrisi yang cukup, hal ini tentu bisa membahayakan.

Baca Juga: Rekomendasi Menu Sahur dan Berbuka Bagi Penderita Diabetes

Terlebih, karena menahan rasa lapar dan haus bisa memberatkan, Allah SWT pun mensyariatkan makan sahur dan buka puasa agar ibadah yang dijalankan tidak terlalu berat.

Allah SWT sendiri sangatlah menyukai hamba yang mengerjakan sesuatu yang sudah diringankan-Nya.

Tak hanya itu, Nabi Muhammad pun menganjurkan kepada umatnya untuk menyelesaikan sahur. Anjuran tersebut pun hadir dalam banyak hadist.

Salah satu yang membicarakan hal tersebut adalah hadist riwayat Ahmad yang berbunyi, "Umatku berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur."

Menurut Abu Bakar Al-Kalabazi maksud dari mengakhirkan sahur tersebut adalah makan sahur yang dilaksanakan pada sepertiga akhir malam.

Dalam kitab Bahrul Fawaid disebutkan;

وسئل النبي صلى الله عليه وسلم: أي الليل أسمع؟ قال: الثلث الأخير من الليل. وقد قال صلى الله عليه وسلم: من الفطرة تأخير السحور، أراد إن شاء الله أن يقع في الثلث الأخير من اليل ليكون فيه دعوة واستغفار فيجاب، وسؤال حاجة فتقضى

Arti dari hadist tersebut adalah:

"Nabi Muhammad SAW pernah ditanya, 'malam apa yang paling didengar (doa)?' ‘Sepertiga terakhir malam,’ tegas Nabi SAW. Dalam hadist lain, Nabi SAW berkata, ‘Mengakhirkan sahur ialah bagian dari fitrah.’ Kemungkinan yang dimaksud mengakakhirkan sahur di sini ialah mengerjakannya di sepertiga terakhir malam. Karena pada waktu itu doa, ampunan, dan hajat dikabulkan Allah SWT.”

Berdasarkan hadist tersebut, tersirat tujuan dari mengakhiri sahur itu bukan berarti berhenti untuk menyantap makanan dan juga minum. Mengakhiri waktu sahur juga bisa diiringi dengan ibadah lainnya seperti salat, zikir, serta berdoa.

Sebab itulah yang terbaik untuk beribadah, terutama berdoa.

Baca Juga: Kebiasaan Makan yang Buruk Selama Bulan Ramadan

Nabi Muhammad SAW sendiri memiliki kebiasaan bangun tengah malam dan melakukan salat malam. Jadi sangat dimungkinkan jika Nabi Muhammad SAW beribadah terlebih dahulu untuk kemudian makan sahur ketika menjelang waktu subuh.

Tak hanya itu, berdasarkan kesaksian dari Hudzaifah, ia pun berkata pernah melakukan makan sahur bersama dengan Nabi Muhammad SAW ketika menjelang subuh. Hal tersebut tertulis dan Hadist Riwayat Ibnu Majah.

Kesaksian Hudzaifah itu kemudian diperkuat dengan pengakuan Zaid bin Tsabit. Zaid pun mengaku pernah melakukan sahur bersama dengan Nabi Muhammad SAW dan kemudian ikut salat berjamaah setelahnya.

Ketika ditanya mengenai berapa lama jarak antara selesai makan dan salat berjamaah, Zaid pun menjawab "kisarannya membaca lima puluh ayat."

Jadi, dari hadist tersebut pun bisa disimpulkan bahwa waktu yang paling baik untuk makan sahur adalah di sepertiga terakhir malam terutama menjelang subuh.

Nah, usahakan jangan terlalu terburu-buru dalam menyantap sahur serta jangan terlalu mepet ya, Moms! Berikanlah jarak agak Moms dan keluarga bisa meminum air putih serta menggosok gigi.

Baca Juga: Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi saat Sahur dan Buka Puasa

Makanan yang Baik Dikonsumsi Waktu Sahur

waktu sahur

Foto: Orami Photo Stock

Ketika sedang berpuasa, Moms sebaiknya menyediakan makanan dengan gizi seimbang untuk disantap waktu sahur.

Centers for Disease Control and Prevention mengatakan bahwa terdapat pola makan sehat yang rendah kalori serta padat vitamin dalam beberapa jenis makanan.

Jadi hal yang perlu Moms lakukan adalah;

  • Memperbanyak menyantap buah, biji-bijian, sayuran, produk susu, susu tanpa lemak atau rendah lemak
  • Menghindari lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, garam atau natrium, dan tambahan gula
  • Menyantap daging tanpa lemak, unggas, ikan, telur dan juga kacang-kacangan.

Jadi untuk menyiapkan menu, Moms bisa memasak hidangan seperti capcay yang sudah mengandung aneka sayuran. Dalam menu capcay saja sudah tersedia beragam macam sayuran hijau seperti wortel, brokoli, kol, jagung, kapri, dan lain sebagainya.

Agar menambah protein, Moms juga bisa menambahkan jamur, bakso, atau potongan daging ayam agar menu capcay lebih bervariasi dan juga menyehatkan.

Moms juga bisa menambahkan udang agar capcay bisa memiliki aroma seafood. Praktis 'kan Moms untuk makan di waktu sahur!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait