Parenting Islami

20 Agustus 2021

Sebaiknya Dihindari, Ini Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT

Islam telah mengatur segala perkara, termasuk waktu tidur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Agama Islam telah mengatur segala perkara, termasuk waktu tidur. Jadi sebagai umat Islam, Moms dan Dads wajib tahu waktu tidur yang dibenci Allah SWT.

Mengapa waktu tidur perlu diperhatikan? Hal ini karena tidur yang baik akan membawa kebaikan pula dan sebaliknya, tidur di waktu yang dilarang Allah SWT bisa mendatangkan keburukan.

Pelarangan beberapa waktu tidur ini tidak dilakukan tanpa alasan lho, Moms. Ada beberapa hadist yang menjadi dasar hukumnya.

Baca Juga: Ciri Orang Munafik dalam Agama Islam

Waktu Tidur yang Dibenci Allah SWT

Tidur memang menjadi aktivitas yang dibutuhkan oleh setiap manusia sebagai cara untuk beristirahat dari lelahnya rutinitas.

Allah SWT berfirman dalam Alquran:

Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan supaya kamu bersyukur”. (QS. Al-Qashahs: 73).

Namun, umat Islam perlu memerhatikan waktu tidurnya karena ada beberapa waktu tidur yang dibenci Allah SWT sehingga sebaiknya dihindari.

Berikut waktu tidur yang dibenci Allah SWT beserta penjelasannya dalam agama Islam.

1. Tidur Setelah Sholat Subuh

waktu tidur yang dibenci allah - 1

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu waktu tidur yang dibenci Allah SWT ialah tidur usai menunaikan sholat subuh atau haylulah. Kata Haylulah sendiri diambil dari kata hala yahulu haulan yang bermakna mencegah atau menghalangi.

Meskipun biasanya waktu pagi hari usai subuh ini terasa nyaman untuk kembali berbaring di tempat tidur, tetapi sebaiknya Moms menghindarinya.

Pasalnya, tidur setelah sholat subuh dapat mengurangi produktivitas karena bangun terlalu siang, serta menghalangi datangnya rezeki di pagi hari.

Padahal Rasulullah SAW telah berdoa kepada Allah SWT untuk umatnya seperti dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya, (HR. Abu Dawud)

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila engkau telah selesai shalat Subuh janganlah kamu tidur tanpa mencari rezeki.” (HR. Thabrani).

Sementara dalam kitab Madarijus Salikin, Ibnu Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, beliau berkata:

“Termasuk hal yang makruh bagi orang shalih karena tidur antara sholat shubuh dengan terbitnya matahari, waktu tersebut sangat berharga sekali. Pagi hari adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Selain itu, pagi juga waktu diturunkan rezeki, turunnya keberkahan, dan awal dari bergulirnya hari dan melakukan segala kegiatan hari itu sehingga pagi tersebut menjadi waktu mahal tersebut.

Selain itu, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah juga menjelaskan, “Tidur setelah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktifitas.”

Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah Bagi Umat Islam

2. Tidur Setelah Sholat Ashar Menuju Maghrib

waktu tidur yang dibenci allah - 2

Foto: Orami Photo Stock

Waktu tidur yang dibenci Allah SWT selanjutnya, yakni tidur selepas sholat ashar atau Aylulah. Kata ‘Aylulah diambil dari kata illat, yang bermakna penyakit.

Memang benar bahwasanya tidur setelah sholat ashar hingga menuju waktu maghrib dapat menyebabkan beberapa efek buruk bagi kesehatan. Misalnya, menimbulkan penyakit, memicu stres, bahkan membuat seseorang mengalami linglung.

Sebagaimana telah diterangkan dalam hadist yang diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu anha, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur setelah shalat Ashar lalu akalnya hilang, maka janganlah dia mencela (menyalahkan) kecuali dirinya sendiri.”

Selain itu, biasanya orang yang tidur pada waktu usai sholat ashar sampai waktu maghrib akan mengalami kelelahan. Jadi, sebaiknya hal ini dihindari karena lebih banyak menyebabkan keburukan.

Baca Juga: 5+ Adab Menasehati Dalam Islam, Perlu Disimak!

3. Tidur Sebelum Menunaikan Sholat Isya

waktu tidur yang dibenci allah - 3

Foto: Orami Photo Stock

Tidur sebelum melakukan sholat isya juga termasuk dalam waktu tidur yang dibenci Allah SWT.

Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu:“Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum sholat isya’ dan mengobrol setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hal ini karena bisa menyebabkan umat Muslim melewatkan sholat Isya hingga keesokan harinya.

Para muhaditsin atau ahli hadits menerangkan makruhnya tidur sebelum sholat isya. Oleh sebab itu At-Tirmidzi mengatakan:

“Mayoritas ahli ilmu hadits menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum sholat Isya dan mengobrol setelahnya. Dan sebagian ulama lainnya memberi keringanan dalam masalah ini.”

Abdullah bin Mubarak mengatakan, “Kebanyakan hadits-hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum sholat Isya khusus di bulan Ramadan saja.”

Jadi, sesekali mungkin diperbolehkan jika Moms merasa lelah, tetapi tidur sebelum sholat isya ini jangan dijadikan kebiasaan, ya.

Tidurlah setelah sholat isya dan lebih bagus lagi apabila bangun tengah malam untuk menunaikan sholat sunah, seperti sholat tahajud dan sholat witir.

Baca Juga: 9 Macam Puasa yang Diharamkan dalam Ajaran Islam, Catat!

Cara Tidur Berdasarkan Sunah

cara tidur berdasarkan sunah

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui kapan saja waktu tidur yang dibenci Allah SWT. Lalu, seperti apa cara tidur berdasarkan sunah?

Adapun cara tidur berdasarkan teladan Rasulullah SAW ialah tidur pada awal malam dan bangun pada pertengahan malam.

Pada sebagian riwayat dijelaskan, Rasulullah SAW tidur berbaring di atas rusuk kanan beliau. Terkadang, Rasulullah SAW juga tidur terlentang dengan meletakkan salah satu kakinya di atas yang lain.

Bahkan sesekali, Rasulullah SAW pun meletakkkan telapak tangannya di bawah pipi kanan. Kemudian Rasulullah SAW berdoa.

Di antara doa yang Rasulullah SAW ajarkan untuk dibaca sebelum tidur adalah sebagaimana yang tertuang dalam hadits berikut.

Dari al Barra bin Azib, bahwa Rasulullah bersabda, “Jika engkau hendak menuju pembaringanmu, maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk sholat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu sebelah kanan lalu ucapkanlah doa: Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku hanya kepada-Mu, kuhadapkan wajahku kepada-Mu, kuserahkan segala urusanku hanya kepada-Mu, kusandarkan punggungku kepada-Mu semata, dengan harap dan cemas kepada-Mu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada nabi yang Engkau utus. Dan hendaklah engkau jadikan doa tadi sebagai penutup dari pembicaranmu malam itu. Maka jika engkau meninggal pada malam itu niscaya engkau meninggal di atas fitrah.”

Baca Juga: Memotong Kuku saat Haid, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Itu dia beberapa waktu tidur yang dibenci Allah SWT dan penjelasannya, serta cara tidur yang dianjurkan dalam agama Islam. Semoga bermanfaat, ya.

  • https://iqro.or.id/masih-berani-tidur-setelah-sahur-atau-shubuh-baca-ini/
  • https://www.unpak.ac.id/khazanah-ramadhan/dilarangnya-tidak-tidur-setelah-sahur-tidak-baik-untuk-kesehatan
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait