Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Anak | Feb 4, 2019

Waspada Bell’s Palsy, Kelumpuhan Wajah yang Juga Bisa Terjadi pada Anak

Bagikan


Bell’s palsy atau kelumpuhan wajah merupakan kondisi di mana otot di salah satu sisi wajah melemah. Dikutip dari The Royal Children's Hospital Melbourne, kondisi kelumpuhan wajah ini ternyata umum dialami oleh anak-anak.

Bell’s palsy dianggap sebagai dampak dari peradangan (pembengkakan) saraf wajah, yang mengendalikan otot-otot yang terlibat dalam ekspresi wajah seperti kerutan dan tersenyum.

Saraf wajah juga mengontrol penutupan kelopak mata dan sebagian terlibat dengan sensasi rasa untuk bagian depan lidah. Palsy adalah istilah yang digunakan ketika saraf tidak berfungsi dengan baik.

Bagi sebagian besar anak-anak, kondisi biasanya sembuh sepenuhnya dalam beberapa waktu dengan perawatan tergantung pada penyebab kondisi tersebut.

Apa Penyebab Bell’s Palsy?

bell's palsy pada anak

Hingga saat ini, penyebab Bell’s palsy masih belum diketahui dengan pasti.

Namun, kondisi tersebut kemungkinan besar terjadi karena ada tekanan atau pembengkakan saraf di area tengkorak.

Tekanan itu bisa disebabkan oleh trauma, infeksi tulang tengkorak yang dekat dengan telinga, pembengkakan kelenjar parotis, atau infeksi karena virus herpes.

Baca Juga: Kenali Neuropati, Penyakit yang Disebabkan dari Kegiatan Sehari-hari

Tanda dan Gejala Bell’s Palsy

Bell’s palsy biasanya berlangsung selama beberapa jam atau hari.

Jika Si Kecil mengalami Bell’s palsy, mereka akan kesulitan tersenyum, mengunyah makanan, atau menaikkan alis.

Anak juga akan kesulitan menutup mata sehingga mata mereka kering dan iritasi, merasa sakit di area dekat telinga, merasa makanan beda dari biasanya, dan jadi lebih sensitif terhadap suara.

Biasanya anak-anak dengan Bell's palsy baik-baik saja. Mereka seharusnya tidak memiliki rasa sakit yang parah.

Jika ada vesikel (lepuh kecil berisi cairan) di saluran telinga, atau di lidah atau atap mulut, ini mungkin menandakan anak Moms menderita sindrom Ramsay-Hunt. Moms harus menghindari menyentuh vesikel, dan segera bawa Si Kecil ke dokter.

Baca Juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Polio Pada Anak

Perawatan untuk Bell’s Palsy

Lebih dari 95 persen anak-anak dengan Bell's palsy pulih sepenuhnya tanpa perawatan.

Anak-anak cenderung pulih lebih baik daripada orang dewasa.

Dokter mungkin meresepkan steroid (prednisolon) untuk mengurangi peradangan di sepanjang saraf wajah.

Namun, seringkali tidak diperlukan perawatan untuk Bell's palsy.

Bell's palsy anak mungkin memburuk sebelum Moms melihat tanda-tanda perbaikan.

Biasanya ada tanda-tanda perbaikan dalam waktu sekitar enam minggu.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang Bell’s palsy. Jadi, sebelum panik karena Si Kecil mengalami kelumpuhan wajah, Moms sudah paham apa itu Bell’s palsy.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.