Kesehatan

9 Juni 2021

9 Manfaat Yodium dan Cara Memenuhinya

Simak apa saja masalah kesehatan yang menghantui Moms jika kekurangan yodium
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Adeline Wahyu

Untuk menjaga kesehatan keluarga dan diri sendiri, Moms perlu memastikan bahwa setiap nutrisi dalam tubuh terpenuhi. Apalagi jika Moms sedang dalam keadaan hamil. Ketika Moms sedang berbadan dua, Moms sangat disarankan untuk makan makanan bergizi seimbang, khususnya mengonsumsi asam folat, suplemen vitamin D, termasuk yodium.

Tidak hanya bertujuan untuk membantu tubuh tetap fit, namun juga agar pertumbuhan janin tetap terjaga.

Menurut World Health Organization (WHO), yodium sangat penting untuk membangun produksi hormon tiroid serta mengatur perkembangan otak janin termasuk sistem sarafnya.

Kebutuhan yodium Moms yang sedang hamil pun meningkat untuk memastikan pasokannya cukup untuk janin.

Apakah Yodium itu?

1-yodiumgaram.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari Institutes National of Health, yodium merupakan salah satu mineral mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Ia sering disebut juga dengan iodin, iodine, atau iodium.

Tubuh membutuhkan yodium, tapi sayang, tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan dalam tubuh, seseorang perlu mengonsumsi beberapa makanan yang menjadi sumber yodium atau memiliki kandungan yodium.

Lalu, apa fungsi yodium bagi tubuh seseorang? Zat ini digunakan oleh kelenjar tiroid untuk bisa berfungsi secara normal.

Beberapa fungsi hormon tiroid adalah membantu mengatur metabolism tubuh, memelihara kesehatan tulang, membantu perkembangan sistem saraf pusat (otak) terutama pada bayi dan anak-anak, hingga berperan untuk menjaga respon imun.

Manfaat Yodium untuk Tubuh

gondongan saat hamil 2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tubuh membutuhkan yodium untuk mencegah penurunan produksi hormon tiroid sehingga terhindar dari penyakit.

Laman healthline.com pun menerangkan beberapa hal manfaat yodium, seperti:

1. Yodium Mencegah Hypothyroidism

Hypothyroidism adalah kondisi ketika tubuh tidak bisa memproduksi tiroid yang cukup. Guna hormon ini adalah untuk menjaga metabolisme tubuh dan fungsi organ. Asupan yodium yang cukup dapat membantu mencegah kondisi ini.

2. Mencegah Gondok atau Pembengkakan di Leher

Saat seseorang mengalami kekurangan yodium, yang paling terlihat jelas adalah pengaruhnya terhadap kelenjar tiroid. Kelenjar ini berada di dekat rahang. Area tersebut akan membesar dan timbul benjolan.

Mengapa bisa terjadi? Saat tubuh kekurangan yodium, kelenjar tiroid akan bekerja keras melebihi batas wajar. Inilah yang membuat kelenjar tiroid membengkak.

Tangani kondisi ini dengan asupan yodium yang cukup. Apabila tidak segera ditangani, bisa saja terjadi pembengkakan permanen.

Baca juga: Normalkah Demam Anak Naik Turun Selama 5 Hari? Ini Jawaban Menurut Ahli!

3. Mencegah Gangguan kehamilan

Moms yang sedang hamil pun merupakan kelompok yang tak kalah penting untuk mencukupi kebutuhan yodium.

Tidak hanya untuk membantu menjaga kesehatan diri Moms, zat ini juga berperan penting untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Moms yang hamil dan mengalami kekurangan yodium akan timbul gejala leher bengkak, mudah kedinginan, serta sering merasa lemah dan lesu.

Selain itu, kekurangan zat ini akan memperbesar risiko keguguran, janin mengalami gangguan pada perkembangan otak dan pertumbuhan fisik, atau kretinisme.

Kretinisme pada Si Kecil dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang, seperti otot tegang, stunting, gangguan cara berjalan, gangguan tuna rungu dan tuna wicara.

Did you know? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet kepada 1.000 keluarga di Inggris membuktikan bahwa Moms yang hamil dan mengalami kekurangan yodium, cenderung memiliki anak dengan kesulitan belajar.

Yang memilukan, setidaknya terdapat 62 persen Moms dalam survei yang memiliki anak berusia 8 tahun, tapi anak-anak tersebut cenderung memiliki skor IQ di bawah rata-rata. Lebih lanjut, kondisi ini tentu akan ikut memengaruhi kondisi kesehatan Si Kecil.

4. Mencegah Kenaikan Berat Badan Berlebih

Kondisi kenaikan berat badan berlebih tanpa sebab bisa menjadi tanda seseorang mengalami defisit yodium. Hal ini diakibatkan oleh hormon tiroid yang terlalu rendah.

Padahal dalam proses metabolisme, hormon tiroid berperan untuk mengubah makanan menjadi energi dan panas tubuh.

Ketika kadar hormon tiroid seseorang rendah, tubuh akan lebih sedikit menghasilkan energi sehingga kalori makanan akan disimpan sebagai lemak.

5. Mencegah Tubuh Mudah Lelah dan Lemah

Karena hormon tiroid berperan dalam metabolisme tubuh dan penghasil energi, kekurangan zat ini akan mengganggu proses tersebut.

Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang terdapat pada jurnal Hypothiroidism-New Aspects of an Old Disease. Karena produksi energi yang menurun, tak heran jika seseorang yang mengalami kekurangan yodium cenderung mudah lelah dan lemah.

Tak hanya itu saja, kondisi cepat lelah ini pun pastinya akan mengganggu konsentrasi. Seseorang yang kadar hormon tiroidnya rendah akan sulit untuk memahami dan mengingat sesuatu.

6. Mecegah Rambut Rontok

Rambut rontok sebanyak kurang lebih 50 hingga 100 helai per hari adalah normal. Tapi jika lebih dari itu, bisa jadi seseorang tersebut kurang yodium.

Tahukah Moms bahwa hormon tiroid juga berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan folikel rambut? Ketika kadar hormon tiroid menurun, regenerasi sel pada folikel rambut akan terhambat. Jika dibiarkan, rambut akan jadi mudah rontok.

7. Membantu Kulit Tetap Lembap

Hormon tiroid juga berperan penting untuk memelihara kesehatan kulit.

Ketika tubuh kekurangan yodium dan mengganggu hormon tiroid, kondisi ini bisa mengganggu regenerasi sel kulit.

Orang yang tubuhnya kekurangan hormon tiroid akan cenderung mengalami kondisi kulit kering, mengelupas, dan sulit berkeringat. Padahal, keringat pada tubuh dapat membantu kondisi kulit tetap lembap dan terhidrasi.Jadi, pastikan Moms mencukupi kebutuhan yodium, ya!

8. Mencegah Kelainan Detak Jantung

Terlalu sedikit yodium juga bisa menimbulkan detak jantung melambat. Ketika terjadi kasus kekurangan yodium yang parah, irama detak jantung yang melambat dapat memengaruhi kondisi seseorang sehingga timbul rasa lelah, lemah, pusing, dan bahkan pingsan.

9. Menjaga Siklus Menstruasi

Rendahnya kadar hormon tiroid bisa mengganggu berbagai hormon dalam tubuh yang berkaitan dengan siklus mentruasi.

Jika Moms kekurangan yodium, Moms akan berisiko mengalami menstruasi tidak teratur dan perdarahan yang berat.

Penuhi kebutuhan zat ini dalam tubuh untuk menjaga kondisi kesehatan reproduksi.

Baca juga: Payudara Sakit Saat Hamil Berapa Minggu? Simak Jawabannya Berikut Ini!

Menjaga Asupan Yodium agar Seimbang

mengunyah makanan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang memiliki yodium tinggi.

Simak panduan kadar yodium yang perlu dimiliki seseorang menurut laman thyroid.org ini:

  • Bayi usia 0-6 bulan: 110 mcg/ hari
  • Bayi 7-12 bulan: 130 mcg/ hari
  • Anak 1-8 tahun: 90 mcg/ hari
  • Anak 9-13 tahun: 120 mcg/ hari
  • Remaja 14-18 tahun: 150 msg/ hari
  • Dewasa: 150 mcg/ hari
  • Wanita hamil: 220 mcg/ hari
  • Wanita menyusui: 290 mcg/ hari

Sama seperti yang telah disebutkan di atas, American Thyroid Association pun menegaskan kembali bahwa Moms yang sedang hamil dan menyusui disarankan untuk memenuhi kebutuhan yodium untuk mencegah keguguran janin dan potensi tiroid pada Moms.

Apa saja makanan mengandung yodium yang perlu dikonsumsi? Ini dia:

  • Garam dapur beryodium.
  • Ikan air laut.
  • Kerang.
  • Rumput lautTelur.
  • Susu sapi
  • Keju.
  • Susu kedelai.
  • Greek yogurt
  • Roti
  • Hati sapi/ hati ayam/ hati kambing

Meski demikian Moms juga perlu ingat, jangan berlebihan mengonsumsi yodium. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, Moms! Terlalu banyak mengonsumsi berlebihan juga akan memicu terjadinya masalah ginjal, penyakit jantung, hingga darah tinggi.

Itulah berbagai hal yang Moms perlu ketahui dari yodium. Wah, ada banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh, ya!

Saatnya penuhi kebutuhan yodium untuk diri sendiri dan keluarga dengan menyajikan berbagai menu makanan sehat dan bergizi.

  • https://www.thyroid.org/iodine-deficiency/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2895281/
  • https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(13)60436-5/fulltext
  • https://www.healthline.com/nutrition/iodine-deficiency-symptoms#TOC_TITLE_HDR_3
  • https://www.who.int/elena/titles/bbc/iodine_pregnancy/en/
  • https://ods.od.nih.gov/factsheets/Iodine-Consumer/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait