Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Fashion & Beauty | Apr 12, 2018

Yuk Cari Tahu Perbedaan 9 Jenis Bahan Hijab!

Bagikan


Memakai hijab bisa menjadi sesuatu yang tricky, selain karena modelnya yang harus sesuai dengan bentuk wajah, kita juga harus memerhatikan bahan hijab.

Jika memakai bahan hijab yang salah, kita akan merasa risih dan tidak nyaman, sehingga dapat menganggu aktivitas.

Supaya tidak salah membeli, yuk cari tahu perbedaan 9 jenis bahan hijab ini!

1. Bubble crepe

Bahan bubble crepe sedang banyak digemari nih! Terbuat dari polyester, bahan ini karakteristik sangat ringan, lembut, dan ‘jatuh’ ketika dipakai. Bubble crepe memiliki tekstur timbul seperti busa dan terasa sejuk. Namun hati-hati dengan warna putih yang cenderung lebih transparan.

2. Chiffon

Terbuat dari bahan dasar kapas, sutra, dan serat sintesis, chiffon memiliki sifat yang tipis, licin, dan panas jika tidak dikombinasikan dengan bahan lain. Kendati begitu, chiffon masih tetap digemari karena sifatnya yang ringan dan jatuh.

Chiffon sangat cocok dikenakan untuk acara formal maupun semi formal. Tapi kurang pas jika digunakan saat udara panas karena tidak menyerap keringat.

Baca juga: Chacha Frederica Berhijab, Ini 4 Gayanya yang Santun dan Modis

3. Diamond

Kain ini punya tekstur agak kasar seperti kulit jeruk. Secara umum, bahan ini juga lembut dan ‘jatuh’, serta tidak panas ketika dikenakan. Ada banyak jenis kain diamond yang punya karakteristik berbeda.

Di antaranya, diamond cerutti, crepe, georgette yang memiliki bahan tipis, dan halus. Sementara diamond italiano kaku, tebal, dan teksturnya lebih kasar.

4. Hycon

Bahan hycon terbuat dari polyester dan sekilas mirip dengan chiffon. Namun, teksturnya agak berbeda, karena hycon tidak terlalu licin dan lembut seperti chiffon. Serat kainnya lebih rapat, lembut, dan tidak mengembang.

Bahannya juga semi transparan sehingga saat dipakai memerlukan dua lapisan, sehingga muncul istilah double hycon.

Baca juga: 8 Inspirasi Fashion Hijab Alyssa Soebandono untuk Hangout Bersama Keluarga

5. Jersey

Kain jersey merupakan tekstil rajutan yang terbuat dari gabungan bahan wool, katun, dan sintetis. Bahan ini biasa kita ketemui dalam kaus olahraga. Sifat jersey yang lembut, sejuk, ringan, dan breathable, membuat bahan ini nyaman untuk dikenakan.

6. Katun

Terbuat dari bahan kapas alami. Bahan katun termasuk dingin, nyaman, dan mampu menyerap keringat. Ada beragam jenis katun yang digunakan untuk hijab, antara lain katun voile, katun ima, dan, katun supernova. Bahan katun cocok untuk tampilan kasual sehari-hari.

7. Organdi

Hijab berbahan organdi sangat cocok dikenakan untuk pergi ke pesta, karena bahannya halus dan terlihat mewah. Organdi terasa lembut di kulit, tapi sayangnya mudah kusut.

Namanya memang mirip dengan bahan organza, namun sebenarnya berbeda. Organza punya tekstur yang lebih kaku dibanding organdi.

Baca juga: 7 Inspirasi Hijab Simpel dari Laudya Cynthia Bella yang Bisa Kita Tiru

8. Satin

Mengkilap dan licin menjadi ciri khas bahan satin. Bahan ini bagus untuk dikenakan ke kantor atau acara formal lainnya, karena menimbulkan kesan mewah dan elegan.

9. Wool peach

Wolfis atau wolvis yang sering muncul di deskripsi produk saat kamu membeli hijab di online shop maksudnya adalah wool peach. Wool peach memiliki karakter serat yang halus dan rapat, ringan, dan tidak panas. Soal ketebalan, wool peach lebih tipis dibanding jersey.

Bahan hijab mana yang biasa Moms gunakan?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.