Rupa-rupa

13 Juli 2021

Berbeda dengan Zat Campuran, Zat Tunggal Adalah...

Mengenal macam-macam zat di sekitar kita, yuk!
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Karla Farhana

Segala sesuatu yang ada di sekitar kita terdiri dari berbagai macam zat. Sebagian di antaranya merupakan zat murni dan lainnya merupakan zat campuran. Ada juga yang disebut dengan zat tunggal. Zat tunggal adalah zat yang hanya terdiri dari satu unsur senyawa.

Untuk lebih memahaminya, yuk simak penjelasan mengenai zat tunggal dan zat campuran!

Zat Tunggal Adalah...

Berlian adalah zat tunggal

Foto: Freepik.com

Tulisan ‘murni’ pada label kemasan suatu produk menunjukkan bahwa produk tersebut hanya terdiri dari satu jenis zat. Satu jenis zat ini dapat disebut juga zat tunggal.

Zat tunggal adalah zat yang hanya terdiri dari satu unsur atau satu senyawa. Pengertian lain dari zat tunggal adalah zat yang hanya terdiri dari satu jenis partikel dan memiliki struktur tetap atau konstan.

Dikutip dari LibreTexts, zat tunggal adalah zat apa pun yang memiliki komposisi kimia dan sifat karakteristik yang tetap. Contohnya oksigen yang merupakan zat tunggal yang tidak berwarna dan tidak berbau. Sangat sedikit contoh senyawa yang terdiri dari zat tunggal.

Zat tunggal kemudian dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu unsur dan senyawa.

  • Unsur

Unsur adalah zat yang hanya terdiri dari satu jenis atom. Unsur diklasifikasikan sebagai zat tunggal karena tidak dapat dipecah atau diubah menjadi suatu zat baru, bahkan dengan menggunakan beberapa cara fisika atau kimia. Unsur sebagian besar merupakan logam, non-logam, atau metaloid.

  • Senyawa

Di sisi lain, senyawa juga merupakan zat tunggal ketika dua atau lebih elemen digabungkan secara kimia dalam rasio tetap. Tetapi zat ini dapat dipecah menjadi unsur-unsur yang terpisah dengan metode kimia.

Kemudian bagaimana sesuatu bisa disebut sebagai zat tunggal?

Sesuatu bisa disebut dengan zat tunggal jika telah memenuhi karakteristik dari zat tunggal.

Karakteristik dari zat tunggal adalah suatu cara untuk mendefinisikan atau menggolongkan sesuatu sebagai zat tunggal atau bukan.

Dikutip dari laman BYJU'S, karakteristik dari zat tunggal adalah sebagai berikut:

  • Zat tunggal sebagian besar bersifat homogen yang hanya mengandung satu jenis atom atau molekul.
  • Zat tunggal adalah zat yang memiliki komposisi yang konstan atau seragam di seluruh bagiannya.
  • Zat tunggal adalah zat yang memiliki titik didih dan titik leleh yang tetap.
  • Zat tunggal biasanya memiliki peran dalam suatu reaksi kimia untuk membentuk produk yang dapat diprediksi.

Nah, jika sesuatu memiliki karakteristik seperti yang disebutkan di atas, berarti dapat digolongkan sebagai zat tunggal.

Baca Juga: Obat Sakit Kepala untuk Ibu Menyusui Berbahan Kimia dan Alami yang Aman

Zat Campuran

Minuman adalah zat campuran

Foto: Freepik.com

Moms dan Dads pasti pernah mendengar rumus kimia gas karbondioksida (CO2) dan air (H2O).

Jika Moms dan Dads pernah mendengar atau melihat kedua hal tersebut Moms dan Dads telah mengenal apa yang dimaksud dengan zat campuran.

Secara sederhana, zat campuran adalah zat yang mengandung dua atau lebih zat kimia.

Zat campuran adalah suatu zat yang tidak murni dan terdiri dari berbagai jenis elemen yang digabungkan secara fisika ataupun kimia. Zat campuran bisa disebut juga dengan zat tidak murni.

Zat campuran dibagi lagi menjadi dua, yaitu campuran homogen atau heterogen.

  • Zat Campuran Homogen

Zat campuran homogen kadang-kadang disebut dengan larutan, secara komparatif tidak berubah dalam konfigurasi atau zat yang konstan. Setiap unit campuran sama atau mirip dengan setiap unit lainnya.

Contohnya, jika Moms dan Dads mencairkan gula dalam air dan mencampurnya hingga benar-benar tercampur, campuran tersebut pada dasarnya sama, di mana pun Moms dan Dads mencicipinya.

  • Zat Campuran Heterogen

Sedangkan zat campuran heterogen adalah campuran yang konfigurasinya bervariasi dari satu tempat ke tempat lain dalam sebuah sampel.

Contohnya, jika Moms dan Dads memasukkan sedikit gula ke dalam wadah, menambahkan sedikit pasir, lalu mengaduk gula dan pasir dalam wadah beberapa kali. Ini artinya campuran tersebut tidak memiliki konfigurasi yang sama di seluruh wadah.

Karena pasirnya lebih berat, mungkin ada lebih banyak pasir di bagian bawah wadah dan lebih banyak gula di bagian atas. Campuran ini dapat diidentifikasi secara visual dan dipisahkan dengan mudah dengan cara fisika.

Dikutip dari Journal of Medical Chemistry, komponen campuran heterogen biasanya dapat dipisahkan dengan cara sederhana. Campuran padat-cair seperti pasir dalam air atau daun teh dalam teh, mudah dipisahkan dengan cara penyaringan, yang terdiri dari melewatkan campuran melalui saringan dengan lubang atau pori-pori yang lebih kecil daripada partikel padat.

Pada prinsipnya, campuran yang terdiri dari dua atau lebih padatan, seperti gula dan garam, dapat dipisahkan secara mikroskopis dan penyortiran.

Tetapi cara yang lebih kompleks biasanya diperlukan, seperti saat memisahkan bongkahan emas dari kerikil sungai dengan cara mendulang. Bahan padat pertama disaring dari air sungai, kemudian padatan dipisahkan dengan inspeksi. Sedangkan jika emas tertanam di batu, mungkin harus diisolasi menggunakan metode kimia.

Kemudian bagaimana cara untuk membedakan zat campuran dengan zat yang lainnya?

Sama dengan zat tunggal, zat campuran juga memiliki karakteristik yang hanya dimiliki zat campuran, sehingga suatu zat dapat disebut zat campuran atau bukan dari karakteristiknya.

Sebetulnya zat campuran tidak memiliki sifat khusus, sifat zat campuran adalah hasil dari sifat rata-rata dari semua konstituen. Karakteristik dari zat campuran adalah sebagai berikut:

  • Zat campuran terbentuk sebagai hasil dari perubahan fisik.
  • Zat campuran adalah zat yang memiliki komposisi variabel.
  • Zat campuran juga memiliki titik leleh dan titik didihnya berbeda.

Baca Juga: 4 Obat Rumahan untuk Bayi Sakit, Bebas Kimia!

Perbedaan Zat Tunggal dan Zat Campuran

perbedaan zat tunggal dan campuran

Foto: Freepik.com

Apakah Moms dan Dads masih bingung dan belum bisa membedakan zat tunggal dan zat campuran?

Di bawah ini adalah perbedaan zat tunggal dan zat campuran yang bisa Moms dan Dads cermati.

1. Pemisahan Zat

Zat tunggal hanya terdiri dari zat itu saja dan tidak dapat dipisahkan menjadi zat lain.

Sedangkan zat campuran dapat dipisahkan menjadi dua atau lebih zat murni.

Hal tersebut karena zat tunggal memiliki sifat fisik dan kimia yang jelas, namun zat campuran memiliki sifat yang berbeda, tergantung pada proporsi zat murni dalam setiap campuran dan lokasi percampuran.

2. Jumlah Atom

Dikutip dari Sciencing, zat tunggal dapat berupa unsur yang hanya terdiri dari satu jenis atom, atau dapat berupa senyawa yang terdiri dari molekul yang mencakup dua unsur atau lebih.

Zat campuran terdiri dari dua atau lebih atom dan bisa bersifat homogen atau heterogen tergantung pada seberapa halus komponennya.

Zat campuran homogen memiliki tampilan dan karakteristik yang sama di seluruh campuran. Campuran heterogen lebih kasar dengan variasi yang dapat dideteksi dalam penampilan dan sifat di berbagai bagian campuran.

3. Unsur dan Senyawa

Unsur selalu berupa zat tunggal, sedangkan senyawa merupakan kombinasi dari dua atau lebih unsur dan dapat juga murni.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, zat seperti unsur dan senyawa jarang ditemukan murni karena biasanya terkontaminasi oleh wadah, lingkungan, atau cara produksinya. Secara teori, murni berarti tanpa pengotor yang dapat ditemukan.

Senyawa terdiri dari lebih dari satu zat tunggal dan senyawa berbeda dari campuran karena senyawa tidak bisa dipisahkan kecuali dengan cara kimia. Zat campuran dapat dipisahkan dengan proses fisik, tetapi pemisahan fisik tidak akan memisahkan senyawa.

Lalu bagaimana kalau suatu unsur atau senyawa ada di dua keadaan secara bersamaan?

Hal tersebut memungkinkan hadirnya zat tunggal dan zat campuran pada saat yang sama.

Contohnya, air murni dengan es serut murni yang di dalamnya masih merupakan zat murni, tetapi juga merupakan campuran dari dua keadaan zat murni. Sebagai campuran, es dapat dipisahkan dari air dengan cara fisik seperti menyendoki pecahan es.

Baca Juga: Bahaya Bisphenol A, Senyawa Kimia yang Mengancam Kesehatan Tubuh

Contoh Zat Tunggal dan Zat Campuran

Contoh zat campuran dan tunggal di sekitar

Foto: Freepik.com

Setelah mengetahui perbedaan zat tunggal dan zat campuran, agar lebih jelas yuk simak beberapa contoh zat tunggal dan zat campuran yang ada di kehidupan kita sehari-hari!

Semua unsur sebagian besar adalah zat tunggal. Contoh zat tunggal, antara lain:

  • Emas dan berlian yang merupakan bahan dari perhiasan yang biasanya Moms dan Dads gunakan, seperti cincin, kalung, atau gelang.
  • Tembaga yang bisa ditemukan pada kabel listrik.
  • Gas yang diperlukan dan dihirup oleh manusia, yaitu oksigen.
  • Klorin yang merupakan bahan untuk pemutih pakaian.
  • Senyawa garam atau kristal, serta soda kue (sodium bikarbonat) juga dikelompokkan sebagai zat tunggal.

Nah untuk contoh dari zat campuran juga biasanya bisa ditemukan di kehidupan sehari-hari, contohnya:

  • Gas nitrogen yang ada di atmosfer.
  • Larutan seperti minyak yang digunakan untuk menggoreng.
  • Campuran gas dan cairan seperti air.
  • Campuran padat dan cair seperti pasir dan air.
  • Campuran lain seperti air dan susu kental manis.

Baca Juga: Waspadai 5 Zat Kimia yang Dapat Mengganggu Hormon Reproduksi Ini!

Itu dia pengertian, perbedaan, dan contoh dari zat tunggal dan zat campuran. Bisakah Moms dan Dads menambahkan contoh lain dari zat tunggal dan campuran? Bagikan di kolom komentar, ya!

  • https://chem.libretexts.org/@go/page/21692
  • https://byjus.com/chemistry/pure-substances-and-mixtures/
  • https://www.bbc.co.uk/bitesize/guides/zyvnrwx/revision/1
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4255677/
  • https://sciencing.com/how-are-mixtures-and-pure-substances-alike-13710257.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait