Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Showbiz | Jan 11, 2018

11 Film Terkenal yang Berubah Judul Sebelum Tayang

Bagikan


 

  

Entah demi kepentingan promosi atau pengejaan yang mudah, banyak film Hollywood yang sudah siap tayang justru diubah namanya. Tak tanggung-tanggung, nama yang digunakan berubah total dari rencana awal.

Sisi psikologis penonton film juga menjadi pertimbangan produser film ketika mengubah judul film. Tentunya, film dengan judul pendek akan lebih mudah diingat ketimbang judul yang panjang.

Nyatanya, tidak sedikit film Hollywood mengubah namanya agar lebih mudah diingat oleh penonton. Bahkan beberapa film menjadi tenar setelah mengganti nama menjelang acara peluncurannya. Hal demikian ternyata sudah lumrah diterapkan oleh sutradara maupun produser film saat produksi.

Inilah film yang berubah judul sebelum tayang di bioskop seluruh dunia.

Titanic

Film yang dinobatkan sebagai film terlaris abad 20 ini dulu bernama Planet Ice. Judul Planet Ice dipilih untuk membedakan dengan film Titanic lain yang banyak difilmkan waktu itu.

The Avengers

Karena begitu banyaknya komik yang difilmkan, Marvel agaknya dipusingkan pada pemilihan judul tiap film yang diproduksinya. Dalam kasus The Avengers, judul awal sedianya adalah Group Hug. Nama ini diambil karena tiap set melibatkan banyak perkelahian seperti bergelut dan merangkul.

Lord Of The Rings: The Fellowship Of The Ring

Nama sebelumnya yaitu Changing Seasons merujuk pada kondisi film ini dibuat. Proses produksi yang membutuhkan tiga tahun dengan melewati berbagai musim membuat sutradara Peter Jackson memberi nama ini. Namun saat akan rilis pada natal 2001, judul film kemudian diubah.

The Dark Knight

Salah satu sekuel batman garapan sutradara Christopher Nolan ini sedianya akan diberi nama Rory’s First Kiss. Pada proses produksi, judul Rory’s First Kiss digunakan kemudian diganti saat akan dirilis. Sekuel lain berupa The Dark Knight Rises memiliki judul aneh yaitu Magnus Rex.

Harry Potter And The Chamber Of Secret

Nama Incident on 57th Street merupakan kode yang digunakan dalam pembuatan serial Harry Potter. Nama ini sengaja dipilih untuk mencegah penggemar Harry Potter berkumpul saat proses pembuatan film. Nama ini terinspirasi dari lagu dengan judul yang sama persis.

Edge Of Tomorrow

All You Need is Kill merupakan nama asli dari film Edge of Tomorrow yang dibintangi oleh Tom Cruise. All You Need is Kill adalah nama sebuah novel fiksi yang kemudian dibuat film. Karena mengandung kata-kata kill, maka Warner Bross mengubah judul film menjadi Edge of Tomorrow.

Star Trek

JJ Abram selaku produser Star Trek punya cara yang unik agar proses produksi film ini tidak diganggu para penggemar dan jurnalis. Bahkan tak terkecuali para aktor pun dalam pengawasan ketat ketika sedang membaca skrip atau menghapal naskah film.

Alien

Pada awal produksi, film ini bahkan belum memiliki nama. Baru setelah film rampung digarap, nama Star Beast digunakan karena terinspirasi oleh salah satu alien dalam film. Nama Star Beast lalu diubah lagi menjadi Alien karena Star Beast sudah terlalu banyak digunakan dalam screenplay.

Pretty Woman

Terdengar aneh memang, namun judul 3.000 sempat digunakan sebagai nama film ini. Judul 3.000 diambil karena angka tersebut merupakan biaya sewa yang harus dibayarkan oleh para pria yang ingin menyewa wanita panggilan ekslusif yang diperankan oleh Julia Roberts.

Hancock

Film superhero yang diperankan oleh Will Smith pada awalnya dinamai dengan Tonight, He Comes. Nama ini bermula ketika sang pahlawan datang, maka wanita yang dicintainya akan mati. Atas andil fans, judul John Hancock kemudian dipilih sebelum dipendekkan menjadi Hancock.

Back To The Future Part 2

Nama Paradox dipilih karena memberikan pemahaman dunia yang paralel dan selalu terhubung pada tiap dimensi. Film ini sejatinya hanya satu, namun karena biaya produksi terbatas, sang sutradara memutuskan film hanya dibuat sebagian. Efeknya, film ini terlihat seperti sekuel.

Judul atau nama film di atas akan memberi gambaran tentang isi dari film tersebut. Sederhanya, nama merupakan sebuah refleksi dari kesuluruhan isi film. Bahkan sutradara kondang sekalipun kesulitan untuk menentukan sebuah judul film. Diperlukan pemikiran yang matang mengenai hal ini. Hal yang sama juga bisa diterapkan saat memilih nama anak nantinya.

Apakah Anda punya referensi lain tentang film yang berubah judulnya? 

  

(RIA)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.