Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Sep 16, 2018

5 Cara Mendidik Anak Walau Orang Tua Berbeda Agama

Bagikan



Memilih pasangan yang berbeda keyakinan memang keputusan yang cukup berani dalam suatu hubungan. Tapi jangan jadikan hal ini kekurangan dalam kualitas hubungan Anda dan pasangan Moms.

Dalam hubungan suami istri dengan latar belakang berbeda keyakinan biasanya yang menjadi korban adalah anak. Tidak dipungkiri, ini akan menjadi masalah besar jika tidak disiasati sejak dini. Berikut ada beberapa tips mendidik anak dalam keluarga beda agama yang bisa Moms dan pasangan coba.

1. Ajarkan Kebaikan

Kita semua pasti setuju yah Moms, semua agama pasti mengajarkan kebaikan dan kasih sayang.

Jika anak Anda masih sangat kecil dan belum memiliki pemahaman yang cukup, Moms hanya perlu beritahukan kepada Si Kecil bahwa agama Moms dan pasangan sama-sama baik dan beri pemahaman akan ada waktunya untuk ia mengerti di kemudian hari.

2. Jangan Paksakan Memilih

Setiap anak tentu harus memilih salah satu kepercayaan orangtua nya untuk dijadikan pelengkap dalam identitasnya. Untuk hal ini, Moms harus rundingkan terlebih dahulu kepada pasangan.

Jika pasangan memberi kebebasan, Moms jangan lantas memaksakan anak Anda untuk ikut serta dalam keyakinan Anda. Bagaimanapun, keyakinan adalah hak pribadi yang harus anak Anda terima.

Biarkan dia pelajari lebih dalam tentang agama Anda dan pasangan Anda. Jika sudah beranjak dewasa, dengan pengetahuan yang mantap, ini akan jadi bekal yang cukup untuk memastikan anak ingin ikut kepercayaan siapa.

Baca Juga : 5 Cara Terbaik Mengajarkan Keberagaman Pada si Kecil

3. Hari Raya

Jangan menarik diri anak Anda dari perayaan hari raya pasangan Anda. Bagaimanapun, menghormati adalah hal yang terpenting. Walau memang perlu ada batasan yang jelas, mengenai proses mana yang boleh diikuti, dan mana yang tidak boleh.

Berkunjung ke rumah mertua Anda yang berbeda agama juga memberikan contoh toleransi beragama yang baik kepada anak Anda.

4. Dilarang Menjelekkan Agama

Sebagai orangtua, Moms pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hati. Sekecil apapun perkataan Moms tentang agama Anda dan pasangan akan sangat berarti bagi pertimbangan anak Anda disuatu hari nanti. Maka dari itu, jangan sekali-sekali membicarakan hal buruk tentang agama pasangan Anda.

5. Kerja Sama Pasangan

Masalah agama memang agak sensitif untuk diperbincangkan oleh pihak luar. Maka dari itu, jika bukan Anda dan pasangan yang harus aktif membangun suasana harmonis yang positif siapa lagi?

Jadi perlu ada kerjasama yang baik dan sisihkan egois untuk berpihak pada agama masing-masing yang Anda yakini.

Saat anak Anda sudah mulai banyak bertanya lebih dalam seperti cara beribadah atau apa saja yang perlu dipelajari, berilah ilmu yang Anda ketahui dengan jelas dan mudah dipahami. Begitupun dengan pasangan Anda, ajak anak berdiskusi agar banyak informasi yang diserap dan jadi pertimbangan yang baik dalam dirinya.

(LMF) 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.