17 Februari 2019

5 Mitos Salah Seputar Rambut yang Tidak Perlu Dipercaya

Benarkah menyisir rambut sesering mungkin membuat rambut semakin indah?
Foto : unsplash.com

Jika berbicara mengenai rambut, banyak sekali topik yang dibicarakan, mulai dari perawatan hingga pewarnaan. Tak hanya itu, banyak pula mitos yang beredar seputar mahkota kepala kita ini.

Yuk cari tahu akan lima mitos salah seputar rambut yang tidak perlu dipercaya.

1. Sering Potong Rambut Akan Membuatnya Lebih Cepat Panjang

potong rambut
Foto: potong rambut
liveabout.com

Moms tentu pernah mendengar mitos ini bukan? Katanya kalau sering memotong rambut akan membuat pertumbuhan rambut lebih cepat sehingga lebih cepat panjang.

Padahal menurut direktur kosmetik dan riset klinis dermatologi di Mount Sinai Hospital, New York, Joshua Zeichner, mitos tersebut tidaklah terbukti.

"Pertumbuhan rambut terjadi di kulit kepala (akar), jadi tidak ada benar sering memotong rambut akan membuatnya lebih cepat panjang," ujarnya.

Namun, tidak ada salahnya untuk memotong ujung rambut setiap enam hingga delapan minggu sekali.

"Ujung yang berjumbai membuat rambut terlihat lebih tipis dan menyebabkan kerusakan. Jadi ketika Anda memotong ujung rambut, rambut akan terlihat lebih sehat dan bervolume,"ujar dokter spesialis rambut dan kulit di Klinik Cleveland, Melissa Piliang, MD.

Baca Juga : Ini Penyebab dan Cara Atasi Rambut Rontok!

2. Semakin Sering Menyisir, Maka Rambut Akan Semakin Sehat

menyisir rambut
Foto: menyisir rambut
bustle.com

Mitos ini juga sering sekali kita dengar ya, Moms. Namun percayalah, menyisir rambut terlalu sering dan berlebihan tidak akan bagus untuk kesehatan mahkota kepala kita.

"Menyisir rambut terlalu sering malah bisa merusak kultikula rambut Anda. Lebih baik sisir rambut ketika kusut saja," ujar Dr. Piliang.

3. Tidak Boleh Mewarnai Rambut Saat Hamil

mewarnai rambut
Foto: mewarnai rambut (Orami Photo Stock)
stylecaster.com

Banyak ibu hamil yang menunda untuk mewarnai rambutnya karena takut cat rambut meresap ke kulit kepala dan meracuni janin.

"Yang jadi perhatian utama saat mewarna rambut ketika hamil adalah risiko terhirupnya zat amonia, bukan karena cat rambut akan terserap ke dalam kulit kepala," ujar obygyn dan profesor di University of Minnesota, Amerika Serikat, Carrie Ann Terrell, MD.

Namun menurut Terrell, kadar amonia yang sangat rendah apalagi jika Moms pergi ke salon yang memiliki ventilasi yang baik. Jika ragu, sebaiknya Moms mencari pewarna rambut bebas amonia ya!

4. Gonta-Ganti Sampo Baik untuk Rambut

mencuci rambut
Foto: mencuci rambut
goodhouskeeping.com

Mitosnya, jika gonta-ganti sampo malah baik untuk rambut. Kira-kira betul tidak ya, Moms?

Menurut Dr. Piliang, sebenarnya tidak masalah jika Moms gonta-ganti sampo. Namun tidak mengapa pula jika bertahan dengan satu merek sampo saja.

Jadi Moms tidak perlu beralih ke sampo lain kecuali jika menginginkan khasiat atau efek baru.

Baca Juga : Rambut Berketombe, Kenali 5 Penyebabnya!

5. Ketombe Adalah Pertanda Kulit Kepala Kering

ketombe
Foto: ketombe (Orami Photo Stock)
medikoe.com

Banyak juga orang yang salah kaprah dengan terbentuknya ketombe. Padahal ketombe tercipta bukan karena kulit kepala kering, tapi karena kulit kepala berminyak.

"Ketombe disebabkan oleh jenis ragi yang cenderung tumbuh terlalu cepat di lingkungan berminyak," ujar Dr. Piliang.

Mitos seputar rambut mana yang Moms dengar dan percaya?

(CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.