Program Hamil

29 April 2018

5 Teknik Mengubah Posisi Janin Agar Tidak Sungsang

Mulai dari pijatan, sampai makan makanan manis
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Meski bukan kejadian langka, hamil sungsang tetap menjadi kekhawatiran Moms yang akan segera melahirkan anaknya dalam waktu dekat. Posisi kepala bayi yang harusnya berada tepat di bawah berubah menjadi di bagian atas rahim sehingga tampak kaki yang mendahului berada di jalur lahir.

Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti lahir prematur, air ketuban yang terlalu banyak atau sedikit, usia ibu yang terlalu muda atau terlalu tua hingga jumlah kehamilan yang terlalu banyak bisa membuat posisi bayi terlihat sungsang di minggu ke-30 masa kehamilan.

Menghindari proses lahiran yang akan berujung pada operasi caesar akibat posisi bayi saat melahirkan yang salah, ini dia teknik mengubah posisi janin agar sesuai dengan jalur lahirnya.

1. Stimulasi dengan musik dan cahaya

Selain agar anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas nantinya, Moms diajak untuk memiliki kebiasaan memperdengarkan suara musik klasik kepada calon bayi yang ada dalam kandungan.

Musik dapat merangsang pergerakannya agar berada dekat dengan jalur lahir. Sementara itu, Moms bisa juga merangsang si calon bayi dengan cahaya dengan cara mengarahkan cahaya seperti senter ke arah jalur lahir agar kepalanya berubah posisi.

2. Rajin berolahraga

Siapa bilang ibu hamil harus mengurangi waktunya untuk berolahraga? Di antara beberapa pilihan, berolahraga termasuk teknik yang ampuh mengubah posisi calon bayi ke arah yang benar.

Beberapa jenis olahraga yang disarankan untuk ibu hamil agar anaknya tidak lahir sungsang adalah yoga dan berenang. Berenang dinilai memiliki risiko rendah karena tidak memberi tekanan yang terlalu besar pada persendian sehingga cocok untuk menguatkan otot hingga mengubah posisi bayi yang sungsang.

Sama seperti renang, yoga pun termasuk olahraga yang tidak terlalu berat dan mampu melatih pernafasan menjelang lahiran dan menstimulasi bayi agar bergerak lebih lincah.

Baca Juga : Pijat Sungsang, Amankah?

3. Metode Eksternal Cephalic Version (ECV)

Salah satu metode yang digunakan pakar medis untuk mencegah bayi lahir sungsang adalah melakukan tindakan pijatan dengan menekan ke arah jalur lahir agar memutar posisi bayi dalam kandungan yang disebut sebagai Eksterna Cephalic Version (ECV).

Meski hanya melakukan pijatan, hal ini harus dilakukan oleh bidan dan dokter berkompeten. Metode ini pun juga sangat riskan untuk beberapa kondisi kehamilan seperti janin kembar, gangguan pada sistem reproduksi dan jika mengalami kelainan pada plasenta.

4. Pengaruhi dengan suhu

Selain menstimulasi dengan musik dan cara, cara lain agar janin berubah posisi adaah dengan menempatkan barang yang dingin di atas perut agar si calon bayi menghindari suhu dingin yang ia tidak sukai.

Jika menempatkan benda dingin dirasa kurang cukup, Moms juga bisa mencoba menempelkan benda hangat di daerah jalur lahir agar ia mendekat karena sejatinya bayi selalu menyukai suhu yang hangat.

5. Mengonsumsi makanan manis

Percaya atau tidak makanan manis yang mengandung gukosa dapat mengubah diubah menjadi energi yang juga akan membantu si calon bayi terus aktif bergerak meskipun masih berada di dalam kandungan.

Dengan mengonsumsi makanan manis, janin akan terus bergerak ke arah jalur lahir normal. Namun begitu, Moms tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi pemanis buatan yang terbuat dari bahan kimia karena ke depannya akan buruk bagi kesehatan.

(LMF) 

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait