Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
26 Maret 2020

5 Alasan Lebih Baik Bercerai Daripada Mempertahankan Pernikahan

Simak beberapa hal yang jadi alasan untuk bercerai di bawah ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, memang sedih rasanya apabila sebuah hubungan yang sudah susah payah dibangun sejak lama harus kandas di tengah jalan.

Tetapi, memang nyatanya tidak semua hubungan bisa diselamatkan. Ada beberapa pasangan yang sebenarnya akan lebih bahagia apabila tidak bersama lagi.

Alasan untuk Bercerai

Tetapi, apakah Moms sudah yakin memutuskan untuk bercerai dengan Dads? Simak dulu tanda-tanda di bawah ini yang jadi alasan untuk bercerai.

1. Mulai Meragukan Diri Sendiri

5 Tanda Moms and Dads Harus Memutuskan untuk Bercerai 1.jpg

Salah satu alasan untuk bercerai ialah ketika pasangan sudah tidak lagi memprioritaskan Moms atau bahkan meremehkan Moms, sehingga Moms mulai meragukan diri sendiri.

“Terus menerus dikecewakan dan diperlakukan tidak berharga bisa mempengaruhi Anda dalam karier, keluarga, dan diri sendiri. Anda pun jadi mulai merasa tidak penting dan meragukan semua kemampuan yang Anda miliki,” kata Maria Sullivan, pakar hubungan dan Vice President situs dating.com.

Dengan kata lain, hubungan pernikahan ini mulai mempengaruhi Moms secara negatif yang akhirnya berdampak ke seluruh aspek kehidupan.

Baca Juga: 4 Dampak Perceraian Pada Anak, Salah Satunya Gangguan Mental

2. Selalu Jadi Pihak yang Disalahkan

5 Tanda Moms and Dads Harus Memutuskan untuk Bercerai 1.jpg

"Ketika pasangan Anda mulai membuat Anda merasa semuanya adalah kesalahan Anda, alih-alih mendengar dan mendengarkan Anda juga, inilah saatnya untuk mencari di tempat lain karena mereka tidak memiliki minat terbaik pada Anda," jelas Sullivan.

Pada keadaan ini, pasangan tidak mau bercermin dan melihat ada kesalahan pula dalam dirinya.

Ia tidak menyadari bahwa pernikahan adalah kompromi dari kedua belah pihak dan masalah bisa diselesaikan apabila suami dan istri mau saling mendengarkan dan berkorban.

3. Tidak Ada Kompromi dalam Keinginan dan Kebutuhan

5 Tanda Moms and Dads Harus Memutuskan untuk Bercerai 2.jpg

Dalam sebuah pernikahan, harus ada upaya kedua pasangan untuk berkompromi supaya keinginan dan kebutuhan masing-masing pihak bisa terpenuhi.

Ada kalanya Moms harus berkorban untuk melupakan keinginan demi memenuhi kebutuhan, begitu juga sebaliknya dengan Dads.

Tetapi, apabila pasangan terus menerus menolak untuk mendengarkan apa yang Moms butuhkan atau bahkan menolak berbagi kebutuhannya sendiri, ini bisa jadi alasan kuat untuk bercerai.

Baca Juga: Walau Sepele, 4 Masalah Pernikahan ini Bisa Jadi Penyebab Perceraian

4. Tidak Akan Bertahan Meski Pasangan Berubah

5 Tanda Moms and Dads Harus Memutuskan untuk Bercerai 3.jpg

Apa yang perlu diubah supaya Moms merasa bisa tetap bertahan dalam hubungan? Jika ini adalah jawabannya, mungkin Moms dan Dads bisa mendiskusikannya.

Tetapi, jika Moms pun merasa tidak mau bertahan walaupun pasangan sudah berjanji akan berubah, mungkin inilah alasan untuk bercerai lainnya.

Perasaan ini pun wajar apabila Moms sudah berkali-kali dibohongi, disakiti, bahkan diselingkuhi, sehingga Moms merasa sudah tidak akan ada hasilnya meskipun pasangan berjanji berulang kali.

Menurut penelitian Couple and Family Psychology: Research and Practice, perselingkuhan adalah alasan perceraian terbesar pertama, diikuti dengan terlalu cepat menikah, masalah finansial, dan kekerasan rumah tangga.

5. Tidak Melihat Masa Depan dengan Pasangan

Trauma Setelah Hadapi Perceraian, Mungkinkah 2.jpg

Alasan untuk bercerai lainnya ialah apabila Moms sudah tidak lagi melihat masa depan bersama Dads.

Dalam pikiran Moms, lima tahun ke depan Moms sudah bisa berdiri sendiri dan baik-baik saja, bahkan tanpa suami.

Moms bahkan membayangkan masa depan yang indah dan penuh kesuksesan. Hanya saja, Dads tidak ada di dalamnya.

Baca Juga: 3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian

Itulah tanda-tanda yang harus Moms dan Dads perhatikan apabila hendak memutuskan mau bercerai atau tidak.

Pernikahan melibatkan banyak pihak, apalagi jika sudah ada anak. Untuk itu, pikirkan matang-matang alasan untuk bercerai.

Apabila masih bisa dicari jalan keluarnya, segera cari tahu dan konsultasikan pada konselor pernikahan. Tetapi, jangan memaksakan diri pula untuk berada dalam suatu hubungan yang menyiksa diri Moms, ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait