Balita dan Anak

BALITA DAN ANAK
25 Juni 2020

Amnesia Infantila, Lupa Akan Kejadian di Masa Kanak-Kanak

inilah penyebab kita lupa akan masa kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Beberapa orang dewasa bisa mengingat apa yang terjadi pada mereka sebelum berusia tiga tahun. Namun seiring berjalannya waktu, memori ini akan mulai menghilang saat menginjak usia tujuh tahun. Hal ini dikenal juga dengan amnesia infantile atau amnesia masa kecil.

Para peneliti di Emory University mewawancarai anak-anak tentang peristiwa masa lalu mereka, mulai dari usia tiga tahun. Anak-anak diwawancarai lagi bertahun-tahun kemudian untuk menguji daya ingat mereka.

Baca Juga: 4 Jenis Amnesia dan Penyebabnya

"Kami benar-benar merekam ingatan anak-anak, dan kemudian mengikuti mereka ke masa depan untuk melacak kapan mereka melupakan ingatan ini,” kata Dr. Patricia Bauer, psikolog Universitas Emory, sekaligus pemimpin penelitian.

Mengapa anak-anak bisa mengalami amnesia masa kecil?

Penyebab Amnesia Infantil

amnesia infantil, amnesia masa kanak-kanak

Foto: telegraph.co.uk

Ketika kita berbicara mengenai ingatan, biasanya merujuk pada kemampuan untuk mengingat kembali pengalaman hidup yang sudah berlalu. Hal ini dikenal sebagai ingatan episodik, yang melibatkan hippocampus, bagian dari otak yang ditemukan di lobus temporal, yang tidak sepenuhnya berkembang saat lahir.

"Hippocampus akan siap pada usia empat tahun dan biasanya ketika anak-anak mulai mengingat hal-hal secara konsisten," jelas Rachael Elward, ahli dalam ilmu saraf kognitif dari memori. Menurutnya, semakin seorang anak besar, semakin stabil ingatan mereka.

Berdasarkan The Journal of Neuroscience amnesia infantil disebabkan oleh kurang berkembangnya otak bayi, yang akan menghalangi konsolidasi memori, atau defisit dalam pengambilan memori.

Baca Juga: Anak Sulit Konsentrasi di Sekolah? Ini Kebiasaan yang Baik untuk Melatih Daya Ingat

Selain itu, menurut Sally Goddard Blythe, direktur Institute for Neuro-Physiological Psychology (INPP) di Inggris dan penulis buku perkembangan anak, kita tidak memiliki kemampuan untuk membicarakan hal-hal yang terjadi di masa lalu sebelum kita fasih menggunakan bahasa, karenanya terjadilah amnesia infantil.

Jeanne Shinskey, dosen senior bidang psikologi dari Royal Holloway Universitas London, juga menuturkan bahwa kemampuan memori anak berusia tiga tahun memang tak seperti orang dewasa, karena masih terus berkembang.

"Perubahan-perubahan pada masa perkembangan yang juga terjadi pada otak, mungkin bisa menjelaskan mengapa ingatan masa kecil menghilang," terang Jeanne.

Kapan Ingatan Masa Kecil akan Kembali?

amnesia infantil, amnesia masa kanak-kanak

Foto: pennneuroknow.com

Bagi sebagian besar orang dewasa, ingatan episodik yang paling awal adalah dari usia tiga tahun ke depan dengan sedikit ingatan tentang masa lalunya. Namun para akademisi percaya bahwa kenangan masa kanak-kanak mulai hilang dengan cepat dari sekitar usia tujuh tahun.

Baca Juga: Metode Right Brain Training Shichida untuk Melatih Otak Kanan Anak

"Memori sadar diperkirakan akan berkembang di usia tiga tahun,” kata Blythe.

Jadi orang tua disarankan untuk membantu anak-anak mengingat kembali kejadian di tahun-tahun awal kehidupannya dengan berbicara kepada mereka tentang hal-hal yang terjadi atau sembari menunjukkan foto-foto keluarga.

Akan sangat membantu jika para orang tua membuat album foto atau buku kenangan tentang kehidupan awal anak-anak, sehingga nantinya mereka dapat mengingat kembali dengan bahasa dan memori yang sudah lebih berkembang.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait