Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Masalah Fertilitas | Dec 31, 2018

Badan Kurus Berarti Tidak Subur, Mitos Atau Fakta?

Bagikan



Berat badan atau jumlah lemak dalam tubuh memang mempengaruhi tingkat kesuburan seorang perempuan.

Hal ini dikarenakan lemak dalam tubuh tersebutlah yang dibutuhkan untuk memproduksi hormon estrogen yang membantu terjadinya menstruasi.

Jumlah lemak yang terlalu berlebihan atau perempuan yang obesitas akan mengalami kesulitan saat mencoba kehamilan.

Saat perempuan mengalami obesitas, terjadi gangguan fungsi hormon leptin yang berfungsi untuk mengatur nafsu makan.

Baca Juga : Kegemukan Sebelum Hamil? Hati-hati Ini 6 Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Akhirnya gangguan fungsi hormon leptin tersebut mempengaruhi ketidakseimbangan kadar hormon seksual, seperti luteinizing hormone dan estradiol yang merupakan hormon kesuburan pada perempuan.

Lalu bagaimanakah dengan perempuan yang bertubuh kurus? Apakah akan lebih mudah hamil? Mari kita simak apakah benar perempuan berbadan kurus lebih mudah hamil ataukah hanya mitos?

Badan Kurus dan Kesuburan

Ternyata, badan kurus tak berarti subur atau lebih mudah mendapatkan kehamilan. Perempuan dengan badan yang kurus juga bisa mengalami gangguan kesuburannya.

Badan kurus dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang mempengaruhi ovulasi dan oleh karena itu peluang wanita untuk hamil.

Dibandingkan wanita dengan berat badan yang sehat, wanita dengan berat badan kurang dua kali lebih mungkin untuk memakan lebih dari satu tahun untuk hamil.

Guna mengontrol kesuburan Moms, maka dapat dilakukan dengan cara memerhatikan siklus menstruasi setiap bulannya, untuk kondisi normal menstruasi berlangsung 26-35 hari sekali dengan lama menstruasi 3-7 hari.

Pada perempuan yang memiliki berat badan kurang atau kurus, akan terjadi penurunan hormon estrogen. Sebenarnya, setiap perempuan memproduksi sel telur dalam jumlah yang sama.

Namun pada perempuan yang kurus, masalah akan terjadi pada proses berikutnya yaitu proses dimana embrio yang sulit menempel ke rahim dikarenakan kekurangan gizi.

Baca Juga : Apakah Makan Ikan Dapat Meningkatkan Kesuburan?

Tips Mempercepat Kehamilan Bagi Perempuan Bertubuh Kurus

Bagi Moms yang memiliki tubuh kurus dan sedang berusaha mendapatkan kehamilan, maka sebaiknya mulailah untuk memperbaiki pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Pola makan sehat yang penuh nutrisi dan gizi ini tentunya yang banyak mengandung asam folat, DHA, vitamin dan zat besi.

Makanan-makanan tersebut yang akan membantu tubuh agar memiliki daya tahan yang baik serta rahim yang siap untuk dibuahi.

Tak hanya itu, penting sekali untuk menghindari makanan yang mengandung pengawet dan bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan janin nantinya.

Terakhir, menjaga pola hidup sehat juga tak hanya dari asupan gizi saja tetapi juga dari gaya hidup. Berupayalah untuk memiliki pola hidup yang sehat dengan memiliki istirahat yang cukup serta terhindar dari stres.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.