Program Hamil

PROGRAM HAMIL
18 September 2015

Can’t Pump Enough for Your Baby?

5 cara memperlancar ASI
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (ninda)
Disunting oleh (ninda)
foto botol susu edit

Biasanya, memompa ASI dilakukan agar sang buah hati bisa tetap meminum ASI di saat Anda berjauhan dengannya. Bagaimanapun juga, ASI tak selalu lancar. Hal ini bisa menimbulkan stres pada ibu. Jika Anda mengalami hal serupa, coba cara memperbanyak ASI dari Orami berikut ini.

divider tips

Pump More Frequently

Feed your baby often! Bangun lebih pagi, karena pada pagi hari kandungan susu pada payudara lebih banyak. Lakukan pumping setiap 30 atau 60 menit sekali, dengan melakukan pumping lebih sering akan jauh lebih efektif untuk merangsang air susu lebih banyak. Don’t forget to offer both breasts at each feeding.

Don’t Be A Lazy Mom

Are you putting your pump together properly? Is the phalange on the right size for you? Anda harus lebih teliti dalam membaca cara pemakaian alat pump tersebut. Karena seringkali hal ini terlewatkan oleh Anda dan juga setiap alat pump berbeda dalam penggunaannya. Perhatikan ukuran ruas pump Anda, selain dapat membantuk mempermudah saat melakukan pemompaan, ukuran yang tidak pas akan membuat puting Anda terasa sakit atau iritasi.

Double Pump

Melakukan pemompaan pada kedua payudara pada waktu yang bersamaan adalah cara yang sangat membantu. Karena pada saat itu, tingkat hormon prolaktin menjadi lebih aktif dan menghasilkan air susu yang lebih banyak.

Think About Your Baby or Listen Music While Pumping

Try to relax and get yourself comfortable while pumping! Dengan memiliki pikiran yang tenang dapat membantu Anda untuk lebih produktif lagi dalam menghasilkan air susu. Anda juga dapat melakukannya sambil mendengarkan lagu yang dapat menenangkan pikiran seperti suara laut atau hujan.

Try Another Pump

Jika Anda tidak mengalami banyak kendala saat melakukan milk-pumping, kemungkinan kesalahan terjadi pada alat yang kurang cocok dengan Anda. Rent a hospital-grade pump and try it for a week or two. You may be surprised at the difference!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait