22 Mei 2018

5 Cara Mudah Merawat Hijab Agar Lebih Tahan Lama

Ada teknik khusus untuk mencucinya, lho!

Di antara banyak hijab yang Moms punya, pasti ada dong yang menjadi favorit? Biasanya, hijab ini menjadi andalan dan lebih sering digunakan daripada hijab-hijab yang lain.

Semakin sering dikenakan dan dicuci, semakin tinggi juga risiko hijab favorit itu jadi pudar, kusam, dan bahannya perlahan menipis.
Untuk bisa membuat hijab favorit lebih awet, Moms harus lebih memerhatikan teknik mencuci dan merawatnya.

Seperti apa sih cara merawat hijab agar lebih tahan lama?

Mencuci dengan Tangan

shutterstock 161858024
Foto: shutterstock 161858024

Dibanding mencuci dengan mesin cuci, lebih baik Moms mencuci hijab menggunakan cara yang tradisional, yakni dengan tangan.

Hal ini disebabkan mesin cuci terlalu kasar untuk bahan hijab yang cenderung lembut, sehingga hijab jadi cepat rusak.

Caranya pun mudah kok! Moms tinggal isi ember atau baskom dengan air hangat, kemudian gunakan sabun yang lembut. Moms bisa gunakan sampo bayi sebagai alternatif, lho.

Rendam kerudung di dalam baskom, diamkan selama lebih kurang 3 menit.

Bilas dengan cara pindahkan ke wadah air lain, pastikan tidak ada lagi busa yang tersisa.

Seperti pakaian pada umumnya, lebih baik pisahkan kerudung berwarna putih dengan warna-warna lainnya untuk mencegah kelunturan.

Baca juga: Ini 4 Inspirasi Gaya Hijab untuk Ibu Menyusui

Keringkan dengan Lembut

shutterstock 4096777
Foto: shutterstock 4096777

Proses pengeringan juga butuh teknik tersendiri. Setelah selesai dibilas, tekan lembut kerudung untuk mengurangi air.

Lalu pindahkan kerudung yang basah ke handuk, gulung handuk, dan peras perlahan.

Setelah itu, Moms harus menjemur hijab pada permukaan datar untuk menghindari kerusakan.

Jika memungkinkan, jemur di udara terbuka, tapi jangan sampai terkena sinar matahari langsung supaya warnanya tidak pudar.

Setrika dengan Suhu Rendah

shutterstock 1060037804
Foto: shutterstock 1060037804

Setelah dijemur, saatnya menyetrika hijab! Setrikalah hijab dengan temperatur setrikaan serendah mungkin. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan warna pada hijab.

Balikkan hijab, dan setrika pada bagian dalamnya, bukan bagian luar. Cara ini bisa membuat hijab jadi tidak cepat rusak.

Khusus untuk hijab berbahan sutra, setrikalah ketika masih dalam keadaan lembap atau setengah kering.

Baca juga: Jangan Salah Pilih Dalaman Hijab, Simak 4 Tips Ini!

Jangan Gunakan Pemutih

shutterstock 528721780
Foto: shutterstock 528721780

Untuk hijab yang mulai menguning, jangan gunakan pemutih pakaian karena bisa merusak bahan dan tekstur hijab.

Lebih baik tambahkan cuka ke dalam wadah air untuk melindungi serat dan menjaga warna agar tidak pudar.

Simpan di Tempat Kering

2f96ef8c fecc 4abc 8578 1f6450e3b158 amazing storage hacks small clothes scarves
Foto: 2f96ef8c fecc 4abc 8578 1f6450e3b158 amazing storage hacks small clothes scarves

Moms dapat menyimpan hijab di lemari dalam keadaan digantung atau dilipat. Lebih baik simpan hijab yang mudah kusut dengan cara digantung di hanger.

Untuk menjaga hijab agar tidak lembap dan berjamur, jangan gunakan kamper di lemari. Gunakanlah pewangi berbentuk sachet, seperti lavender sachet atau jasmine sachet.

Itulah beberapa cara merawat hijab kesayangan supaya lebih tahan lama. Selamat mencoba!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.