20 Februari 2020

Kolinergik Urtikaria Pada Anak: Penyebab Gatal dan Ruam Saat Berolahraga

Bukan karena aktivitas olahraganya, tapi suhu tubuh yang meningkat

Berolahraga memang identik dengan tubuh yang sehat, tapi dalam beberapa kasus bisa juga jadi penyebab anak gatal dan ruam yang dikenal dengan nama kolinergik urtikaria.

Menurut sebuah artikel ilmiah yang dimuat dalamIndian Journal of Paediatric Dermatology, kolinergik urtikaria termasuk salah satu bentuk gatal dan ruam akibat induksi yang umum ditemukan pada anak.

Kolinergik urtikaria pada anak adalah kondisi bawaan lahir yang tidak menular, jadi tidak semua anak akan mengalaminya.

Yuk, coba intip dulu penjelasan berikut untuk tahu penyebab anak gatal dan ruam saat berolahraga.

Penyebab Kolinergik Urtikaria Pada Anak

kolinergik urtikaria pada anak
Foto: kolinergik urtikaria pada anak

Foto: drstankovich.com

Seperti dijelaskan dalam situs WebMD, penyebab kolinergik urtikaria bukanlah aktivitas olehraga itu sendiri.

Para ilmuwan berpendapat kalau kolinergik urtikaria pada anak sebenarnya terjadi sebagai respon tubuh yang melepaskan histamin saat suhu tubuh meningkat.

Jadi selain karena bergerak aktif saat olahraga, gatal dan ruam pada tubuh anak juga bisa muncul saat suhu tubuhnya meningkat akibat kepanasan dan berkeringat, mandi air panas, demam, atau ketika sedang cemas dan marah.

Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Mata Anak yang Gatal

Gejala Kolinergik Urtikaria Pada Anak

kolinergik urtikaria pada anak
Foto: kolinergik urtikaria pada anak

Foto: romper.com

Gejala utama kolinergik urtikaria pada anak adalah ruam kemerahan yang biasanya berukuran sekitar 5 mm dan terkadang letaknya sangat berdekatan satu sama lain.

Ruam biasanya disertai dengan rasa gatal, dan terkadang menebal serta dikelilingi bentuk seperti lingkaran sehingga terlihat seperti benjolan.

Oh ya Moms, ruam kolinergik urtikaria paling sering muncul di area dada, wajah, lengan, ataupun bagian atas punggung.

Pada kasus yang lebih parah, Si Kecil juga mungkin menunjukkan gejala lain seperti produksi liur berlebih, sakit kepala, napas pendek, kram perut, atau detak jantung yang lebih cepat.

Baca Juga: Ketahui 4 Obat Gatal Alami untuk Mengatasi Biang Keringat Anak

Mencegah Kolinergik Urtikaria Pada Anak

kolinergik urtikaria pada anak
Foto: kolinergik urtikaria pada anak

Foto: stylergbr.com

Meski begitu, bukan berarti Si Kecil harus berhenti berolahraga lho, Moms. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi respon alergi saat berolahraga, seperti:

  • Minum obat anti-histamin yang tidak menyebabkan kantuk sebelum berolahraga.
  • Saat berolahraga, sempatkan berhenti sejenak untuk menurunkan suhu tubuh.
  • Lakukan olahraga yang tidak banyak mengeluarkan keringat, seperti berenang, sepeda santai, atau permainan fisik lain.

Baca Juga:Bantu Anak Memilih Olahraga yang Tepat Untuknya dengan 5 Cara Ini!

Menurut Medical News Today, ruam kolinergik urtikaria pada anak juga bisa dikurangi dengan pola makan rendah histamin, yaitu dengan menghindari makanan tinggi garam, makanan dengan tambahan pengawet atau zat kimia, cuka, kacang-kacangan, dan produk olahan susu.

Normalnya, kolinergik urtikaria akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 20 sampai 30 menit seiring dengan menurunnya suhu tubuh.

Segera bawa Si Kecil ke UGD atau dokter bila ruam dan gatal tidak kunjung hilang dan Si Kecil mengalami gejala yang lebih parah ya, Moms.

Apa Moms tahu, olahraga atau aktivitas fisik lain yang tidak membuat tubuh anak terlalu banyak berkeringat?

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.