28 Juni 2019

Agar Tetap Aman, Kenali Kriteria Mainan Anak yang Ideal untuk Si Kecil

Perhatikan bahan mainan ya, Moms!

Tidak hanya untuk menghibur anak, mainan juga diperlukan untuk perkembangan motorik dan mental Si Kecil.

Misalnya, mainan dokter-dokteran bisa mengasah kemampuan sosial dan komunikasi anak.

Sedangkan main boneka melatih empati, kasih sayang, serta imajinasi buah hati.

Namun, kadang Moms khawatir apakah mainan-mainan tersebut aman digunakan oleh Si Kecil.

Supaya tidak was-was lagi, mari kenali kriteria mainan yang aman untuk anak!

Baca Juga: Seru dan Menyenangkan! Ini 4 Manfaat Permainan Simbolik untuk Balita

Mainan yang Aman untuk Anak

shutterstock 164722412
Foto: shutterstock 164722412

Hal pertama yang harus dilihat dari mainan anak adalah bahannya. Jika boneka, pastikan bahannya halus dan lembut dan nggak menyebabkan alergi.

“Bahannya harus halus dan nggak ada manik-maniknya, karena manik atau mote bisa melukai anak,” jelas Elysna, Sales Leader IKEA Children Indonesia pada Orami.

Mainan seperti boneka juga perlu dipastikan memiliki jahitan yang kuat agar tidak putus jika ditarik-tari oleh Si Kecil.

“Anak-anak suka mengigit dan memasukkan mainan ke mulut, jadi pewarnanya juga harus aman dan tidak beracun,” lanjutnya.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Mainan Puzzle yang Cocok untuk Balita

Elysna juga mengingatkan untuk memilih mainan berdasarkan usia anak. “Bayi 0-3 tahun butuh mainan yang merangsang sensorik dan motorik, jadi bisa main boneka yang memiliki tekstur dan warna cerah,” ujarnya.

Sedangkan balita 3-5 tahun dapat menggunakan mainan yang lebih aktif, seperti bola empuk untuk tangkap-tangkapan, balok, juga mini kitchen untuk buah hati yang ingin meniru sang orang tua.

Moms juga harus memperhatikan setiap label yang ada pada mainan anak.

Di label tersebut tertera usia yang diperuntukan, bahan, dan cara perawatan mainan. Jadi jangan langsung digunting ya!

Bila Moms mengikuti aturan pada label mainan dan memilih mainan yang berkualitas, pasti keamanan anak akan tetap terjaga.

Aneka Mainan yang Memenuhi Kriteria Mainan Anak dan Aman

5 manfaat main balok untuk anak hero
Foto: 5 manfaat main balok untuk anak hero

Balok Huruf dan Angka

Memasuki usia 1 tahun, Si Kecil sudah harus diajarkan tentang huruf dan angka. Salah satunya dengan mainan balok warna-warni bertuliskan huruf dan angka ini. Bantu Si Kecil untuk berkenalan dengan bentuk angka dan huruf lewat mainan yang satu ini.

Ponsel Mainan

Si Kecil pasti tertarik dengan ponsel Moms. Mulai dari bentuk, suara, dan cahayanya sangat menggoda bagi Si Kecil. Nah, daripada memberikan ponsel asli, berikanlah ponsel mainan untuknya. Ponsel mainan biasanya dilengkapi dengan berbagai suara. Ada juga yang dilengkapi senter seperti ponsel asli. Menarik bukan?

Balok Bentuk

Balok bentuk cocok sekali untuk Si Kecil yang berusia 6 bulan ke atas. Mulai ajari Si Kecil berbagai bentuk dengan balok bentuk ini. Setelah mengajarkan bentuknya, ajak dia memasukkan balok tersebut melalui lubang yang bentuknya sama.Mainan ini akan membantunya meningkatkan motorik. Jangan lupa ajak Si Kecil juga belajar warna-warni dari balok tersebut ya Moms.

Baca Juga: 4 Jenis Permainan yang Mama Bisa Lakukan Bersama Balita 24-36 Bulan

Alat Musik Mainan

Indera pendengaran Si Kecil harus mulai distimulasi sejak dini, salah satunya dengan alat musik mainan. Anak sudah bisa mulai bermain alat musik mainan ini sejak usia 3 bulan. Musik sangat penting untuk perkembangannya, karena anak usia 1 tahun sudah bisa belajar mengenal ritme dan menirunya.

Kitchen Set Mainan

Kitchen set atau mainan masak-masakan ini cocok sekali untuk Si Kecil yang berusia 1-3 tahun.Dari mainan ini, anak bisa belajar tentang peralatan yang ada di dapur tanpa Moms perlu khawatir dia terkena percikan minyak atau tersiram air panas. Moms bisa mengajarkannya fungsi dari alat dapur yang ada, seperti wajan untuk menggoreng atau panci untuk merebus hingga mempelajari aneka bentuk dan warna peralatan dapur.

Manik Kayu

Manik kayu ini cocok sekali untuk anak yang sudah berusia 1 tahun. Mainan jenis ini bisa membantu anak untuk belajar mengenal bentuk dan warna dari manik kayu. Selain itu, mainan ini juga kokoh saat dipegang dan ditarik-tarik oleh Si Kecil. Suara gemerincingnya pun baik untuk menstimulasi indera pendengarannya.

Scooter

Scooter cocok sekali untuk anak berusia 1-6 tahun. Untuk anak-anak yang lebih mudah, scooter bisa didorong oleh orang tua. Sementara untuk anak yang lebih besar, mereka bisa memainkannya sendiri sambil berdiri.

(INT)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.