03 Februari 2019

Manfaat Memakai Stilleto untuk Seks yang Lebih Hot!

Otot-otot panggul akan lebih rileks jika Moms memakai sepatu dengan hak yang lebih tinggi

Para wanita rasanya tahu stiletto, sepatu yang menyulap kaki menjadi cantik dalam sekejap. Kata stiletto pertama kali dikenal sekitar 1930-an. Pada tahun tersebut, stiletto sudah hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari 2,5 cm sampai 25 cm.

Dinamakan stiletto karena bentuknya seperti tangkai, menjulang tinggi menopang tubuh dan membuat si pemakainya terlihat lebih tinggi. Itulah manfaat pertama dari stiletto ini.

Stiletto sangat pas dikenakan oleh Moms yang bertubuh mini. Tinggal pilih saja ukuran heels-nya: mau 5 cm, 10 cm, 12 cm, atau mungkin lebih. Sesuaikan juga dengan kebutuhan dan acara yang akan Moms hadiri.

Manfaat kedua stiletto adalah memberikan tampilan lebih ramping pada kaki. Tentunya Moms masih harus memadupadankan antara sepatu dan baju yang Moms kenakan.

Karena tak semua kaki berukuran panjang, Moms yang memiliki kaki relatif pendek sebaiknya mengenakan stiletto, karena manfaat ketiga stiletto adalah memberikan kesan panjang pada kaki. Stiletto memberikan efek optikal atau ilusi lebih panjang, terutama saat kaki tertangkap kamera.

Membuat postur tubuh terlihat lebih seksi dan membentuk pantat adalah manfaat keempat. Ketika kaki Moms ditopang di atas hak stilettos, maka otot-otot pada kaki akan otomatis tertarik.

Dan ketika Moms berjalan, otot-otot tersebut seolah sedang berolahraga, kaki akan lebih kencang dan pantat akan naik ke atas. Selain itu, dengan mengenakan stiletto, Moms akan terlihat lebih elegan dan seksi. Di mata para pria, kaki yang panjang dan langsing menarik dan membangkitkan gairah seksual.

Di masa lalu, stiletto memang kerap dijadikan sumber penyebab terjadinya kasus cedera tulang atau nyeri pada otot sendi.

Namun, sepatu dengan hak cukup seperti stiletto juga berguna memperbaiki otot-otot yang berkaitan dengan kemampuan orgasme. Stiletto mempengaruhi kerja otot panggul serta mengurangi kebutuhan untuk melatih mereka.

Baca Juga : Panaskan Permainan Seks Dengan Ciuman

Seorang dokter bernama dr. Cerruto melakukan riset yang melibatkan 66 wanita berusia di bawah 50 tahun. Ia menemukan bahwa wanita yang menahan kakinya setinggi 15 derajat dari tanah, atau setara dengan 5 cm, tercatat kurang aktif dari segi aktivitas elektrik pada otot panggul mereka sebanyak 15%.

Hal ini menunjukkan bahwa otot-otot panggul akan lebih rileks jika mereka memakai sepatu dengan hak yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan kekuatan serta kemampuan berkontraksi.

Wanita seringkali menemukan kesulitan dalam menjalani latihan yang benar pada area panggul. Menggunakan sepatu hak tinggi terbukti bisa menjadi solusi.

Temuan dr. Cerruto juga mendapat dukungan dari sebuah literatur mengenai panduan melakukan seks yang dikeluarkan NHS Direct. Panduan itu menyarankan para wanita untuk lebih memperhatikan otot dasar panggul (pelvic floor muscles).

Dalam panduan itupun diterangkan bagaimana cara melatih otot dasar panggul dalam upaya memperbaiki hasrat seksual. NHS juga merekomendasikan bahwa seorang wanita - khususnya yang baru melewati masa kehamilan - sebaiknya melakukan latihan otot dasar panggul hingga lima kali sehari.

(HEI)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.