30 Agustus 2019

Mata Gempi Minus dan Silinder, Ini 6 Penyebab Mata Minus pada Anak

Terlalu lama menatap layar menjadi salah satu penyebab mata minus
Mata Gempi Minus dan Silinder, Ini 6 Penyebab Mata Minus pada Anak

Foto: instagram.com/gisel_la

Gisel mengungkapkan kesedihan dan penyesalannya karena Gempita memiliki mata minus dan silinder. Hal ini ia ungkapkan di akun Instagram-nya.

"Setelah semua keribetan periksa mata karna muka Gem kecil banget akirnya dapet hasil..

Sedihlah mama karna Gem trnyata emang minus dan malah ada silindernya :(," tulis Gisel.

Kondisi mata minus ini dinamakan sebagai miopia. Mengutip Mayo Clinic, miopia atau rabun jauh adalah kondisi penglihatan yang umum di mana seseorang dapat melihat objek jarak dekat dengan jelas, tetapi kabur untuk objek yang lebih jauh.

Rabun jauh dapat berkembang secara bertahap atau cepat, juga bisa lebih memburuk selama masa kanak-kanak dan remaja.

Baca Juga: 5 Gaya Gempita, Anak Gading Marten dan Gisella yang Bikin Gemas

Penyebab Rabun Mata pada Anak

Ada beberapa kebiasaan yang dapat memperparah kondisi penglihatan pada anak, dan ini mungkin tidak disadari oleh Moms dan Si Kecil.

"Tanpa disadari, banyak kebiasaan yang tampaknya tidak berbahaya dapat memengaruhi penglihatan Anda secara negatif," kata Weslie Hamada, OD, ahli optometri dan ahli litbang Johnson & Johnson, melansir SELF.

1. Terlalu Lama Menatap Layar

perhatikan hal ini saat si kecil nonton youtube hero banner magz (1510x849)
Foto: perhatikan hal ini saat si kecil nonton youtube hero banner magz (1510x849)

Dr. Phil Dang, ahli optologi klinis di Australia mengatakan bahwa para ahli mata percaya ada hubungan yang kuat antara rabun jauh dengan aktivitas 'jarak dekat' yang berlebihan, termasuk menggunakan layar pada ponsel, tablet, dan juga membaca.

"Kecacatan diduga disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Sayangnya, Anda tidak dapat memilih orang tua Anda, tetapi meminimalkan faktor risiko lingkungan dapat mencegah perkembangan miopia," jelas Dr. Phil, melansir Personal Eyes.

2. Berada di Dalam Rumah Terlalu Lama

ternyata ini 4 manfaat luar biasa dari bermain peran bagi anak 1
Foto: ternyata ini 4 manfaat luar biasa dari bermain peran bagi anak 1

Membiarkan anak-anak berada di dalam rumah pada waktu yang lama dapat memengaruhi cara mata mereka berkembang.

Phil menjelaskan, "Waktu di luar rumah telah terbukti dapat menghindari risiko perkembangan rabun mata. Hal ini karena kegiatan luar rumah melepas dopamin dari retina yang distimulasi oleh cahaya, yang menghambat penyebab utama miopia."

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Penularan Sakit Mata

3. Tidak Memeriksa Kesehatan Mata Anak Secara Teratur

kacamata balita-1.jpg
Foto: kacamata balita-1.jpg (irishtimes.com)

Seperti bagian tubuh lainnya, mata anak berubah dan tumbuh seiring waktu.

"Anak-anak yang memakai kacamata dengan ukuran yang salah mungkin berisiko ambliopia yang sering disebut dengan mata malas. Hal ini mungkin akan sulit untuk meningkatkan penglihatan anak dalam jangka panjang dan tidak banyak yang dapat Anda lakukan," terang Dr. Phil.

Konsekuensi lainnya adalah penglihatan kabur, sakit kepala dan mata lelah, yang dapat mengganggu pengalaman belajar anak.

4. Tidak Mengenakan Kacamata Hitam

tidak mengenakan kacamata hitam.jpg
Foto: tidak mengenakan kacamata hitam.jpg (mamawonder.com)

Dr. Phil mengatakan bahwa ketika anak bermain di luar, penting bagi anak-anak untuk mengenakan kacamata hitam.

"Mata membutuhkan paparan cahaya untuk berkembang, tetapi paparan terlalu banyak sinar UV dapat memiliki konsekuensi serius: pterigium, katarak, dan fotokeratitis," kata Dr. Phil.

Baca Juga: Anak Sudah Harus Menggunakan Kacamata? Kenali 5 Tandanya

5. Tidak Mengonsumsi Makanan yang Sehat

5 strategi jitu agar anak mau makan sayur 5
Foto: 5 strategi jitu agar anak mau makan sayur 5

Penelitian terbaru mengungkapkan konsumsi nutrisi yang tepat dapat mencegah masalah mata dalam jangka panjang dan kondisi umum seperti mata kering, yang dialami banyak anak.

"Mendorong kebiasaan makan yang sehat sejak dini akan menjaga kesehatan mata mereka," katanya.

6. Menggosok Mata Secara Berlebihan

menggosok mata.jpg
Foto: menggosok mata.jpg (thebump.com)

Ada hubungan kuat antara menggosok mata dan keratoconus, yaitu penipisan bagian depan mata yang mengakibatkan gangguan penglihatan.

Beberapa kasus telah melaporkan timbulnya keratoconus pada anak-anak setelah menggosok mata dengan berlebihan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.