13 April 2020

3 Tips Agar Balita Menyukai Makanan Sehat

Moms, intip tiga ide berikut agar balita suka makanan sehat!

Setiap orang tua ingin anaknya senang makan makanan sehat. Berbagai cara dilakukan agar balita suka makanan sehat.

Ahli diet asal Vancouver, Kanada, Patricia Chuey, mengingatkan orang tua bahwa persoalan maupun kegiatan makan sebenarnya bukanlah sebatas memenuhi kebutuhan nutrisi.

“Makanan merupakan representasi dari banyak hal selain nutrisi, yaitu kenyamanan, perayaan, hiburan, pembelajaran, dan lain-lain,” kata Chuey.

Ia pun percaya setiap orang tua pada dasarnya ingin anaknya mengonsumsi makanan bernutrisi agar senantiasa sehat.

Menurut Chuey, orang tua sudah melakukan langkah yang tepat dengan menganggap makan sehat itu penting dan selalu berusaha mendorong anak agar mengonsumsi makanan bergizi.

Agar Balita Suka Makanan Sehat

Moms dan Dads juga perlu menyadari bahwa upaya itu tidak akan berhasil dalam hitungan minggu atau bulan. Agar balita suka makanan sehat, orang tua harus membentuk kebiasaan tersebut, yang bisa jadi membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Moms dan Dads agar balita suka makanan sehat dikutip dari Academy of Nutrition and Dietetics.

1. Biarkan Anak Memilih

shutterstock_45747403.jpg
Foto: shutterstock_45747403.jpg

Foto: blog.asha.com

Libatkan anak dalam perencanaan makan keluarga. Tanyakan apa yang ingin ia makan dalam beberapa hari ke depan. Lalu, buatlah kesepakatan dengannya, yaitu ia akan memakan semua menu makanan yang ia ajukan ke Moms.

Bila Si Kecil memilih menu yang menurut Moms kurang sehat, Moms jangan langsung menolaknya. Dengan menuruti selera anak, nantinya ia pun akan lebih menerima tawaran atau pilihan yang Moms tawarkan.

Baca Juga: Yuk Dicoba! Ini 3 Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

2. Tidak Perlu “Diukur”

20mos_eating_snack.jpg
Foto: 20mos_eating_snack.jpg

Foto: strong4life.com

Jika tiba waktunya makan, tetapi anak bilang tidak lapar dan tidak mau makan, Moms tidak perlu resah. Terima saja penolakan Si Kecil, sambil bilang “Kalau nanti Adik lapar, bilang Mama atau ambil makanan sendiri, ya”.

“Selera makan anak berfluktuasi, tergantung jenis dan banyaknya kegiatan, tahap pertumbuhan, serta mood mereka,” ujar Stephanie Jamain, ahli diet tersertifikasi dari ATP Nutrition di Montreal.

Menurut Jamain, orang tua tidak perlu terlalu kaku dalam “mengukur” banyaknya makanan yang dikonsumsi Si Kecil.

Baca Juga: Menyusui saat Hamil, Wajib Konsumsi 4 Nutrisi Makanan Agar ASI Lancar Ini!

3. Hindari Memberi Imbalan

Mother toddler eating.jpg
Foto: Mother toddler eating.jpg

Foto: meredith.com

Terkadang, orang tua menawarkan anak sesuatu – kue, es krim, atau mainan – agar balita suka makanan sehat. Walaupun cara ini umumnya berhasil dalam mendorong Si Kecil untuk mau makan makanan yang Moms tawarkan, tetapi tidak akan efektif dalam jangka panjang.

Dikutip dari The American Journal of Clinical Nutrition, anak justru makin menganggap makanan yang jadi imbalan itu sebagai makanan yang lebih enak daripada yang Moms minta ia untuk habiskan.

Dikutip dari situs web Baby Center, orang tua cukup memberikan pujian atau apresiasi kepada anak yang bersedia melahap makanan sehat yang Moms tawarkan.

Pujian dari orang tua dapat membuat anak bangga dengan dirinya sendiri dan mendorong agar balita suka makanan sehat. Ia pun makin bersemangat untuk terus mengonsumsi makanan bernutrisi seperti yang Moms dan Dads sajikan.

Baca Juga: 3 Fakta dan Mitos Pengaruh Makanan Pedas Terhadap ASI

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb