13 Mei 2024

Mengenal MUA, Profesi Make Up Artis yang Banyak Peminatnya

Ahli dalam membuat wajah jadi tampak berkarakter

Beberapa tahun belakangan ini, profesi MUA sering dijadikan sebagai cita-cita oleh para remaja.

MUA atau make up artist adalah seseorang yang memiliki keahlian dan mengerti tentang make up.

Profesi MUA mulai terkenal saat para blogger maupun vlogger menyebutkan tentang istilah tersebut.

Umumnya, masyarakat menggunakan make up saat melaksanakan pernikahan.

Namun, saat ini, banyak wanita yang menyewa jasa MUA untuk merias diri guna menghadiri undangan, photo shoot, wisuda, dan acara lainnya.

Apakah Moms termasuk salah satu yang juga pernah menggunakan jasa MUA?

Agar Moms lebih kenal dengan profesi tersebut, yuk cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Tampil Cantik dengan Tutorial Make Up Flawless ala Korea

Perbedaan MUA dengan Perias

Make Up Artist
Foto: Make Up Artist (Istockphoto)

Dahulu, masyarakat mempercayakan make up pernikahannya kepada perias.

Perias biasanya menjual jasa, mulai dari make up, dekorasi, hingga buku tamu.

Berbeda dengan perias yang serba bisa, MUA hanya datang untuk merias wajah kliennya.

Seiring berkembangnya zaman, profesi MUA lebih diminati karena kemudahan membeli kosmetik dengan harga terjangkau.

Selain itu, ada juga hal lain yang menjadi perbedaan MUA dan perias pada umumnya.

Cek di bawah ini, ya, Moms!

1. Berbeda Pendidikan

Perias umumnya menempuh pendidikan dengan jurusan teknik tata rias di kampus atau mengikuti kursus di sanggar yang membuka kelas paes.

Perias menempuh pendidikan selama berbulan-bulan sampai tahunan untuk belajar membuat alis, mencukur rambut, hingga merias dengan teknik tradisional.

Perias juga harus menjalankan program kerja lapangan terlebih dahulu untuk menambah pengalaman dan melatih kemampuan.

Semantara itu, make up artist umumnya hanya mempelajari ilmu tata rias dengan mengikuti kursus yang diadakan MUA dengan jam terbang tinggi.

Tak jarang, MUA mempelajari make up dan segala teknik terkini tentang merias wajah secara otodidak.

2. Perbedaan Teknik Riasan

Perias umumnya lebih mengerti dan mendalami tentang riasan wajah tradisional.

Seorang perias dituntut serba bisa untuk merias wajah, merias rambut, sampai dengan manajemen wedding organizer.

Di sisi lain, MUA hanya terfokus untuk melakukan riasan wajah saja.

Terkait dengan riasan rambut dan outfit, make up artist biasanya bekerjasama dengan vendor lain.

Karena hanya berfokus pada riasan wajah, keahlian make up MUA menjadi sangat tinggi.

Namun, hal tersebut kembali lagi tentang bagaimana mereka mengembangkan diri dan kemampuannya.

3. Perias Bergaya Tradisional, MUA Menyesuaikan Zaman

Untuk menjadi perias, seseorang dituntut untuk menaati pakem dan standar tertentu yang sudah ditetapkan.

Contohnya, saat perias ingin merias pengantin dengan gaya Yogyakarta, mereka harus mempelajari latar belakang serta riasan dengan aturan tersendiri.

Sebagai gambaran, jika ingin menggambar alis ala Jogja putri, derajat kelengkungannya harus sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

Jika dilihat di lapangan, para perias lebih berpatokan dengan ajaran-ajaran yang sudah diterapkan sejak dahulu.

Berbeda dengan make up artist yang dinilai lebih lihai dalam teknik make up berdasarkan perkembangan zaman.

Make up artist mengembangkan teknik merias wajah, yang membuat tampilan make up lebih flawless, glowing, dewy, dan natural.

Bahkan, beberapa make up artist membuat ciri khas dirinya dengan membuat riasan wajah yang menirukan karakter.

Make up artist mengekspresikan diri seolah wajahnya adalah sebuah kanvas yang akan dilukis.

4. Perias Punya Salon, Make Up Artist Punya Studio

Perias umumnya memiliki salon untuk mengekspresikan karyanya.

Di salon itu juga, perias menaruh alat make up, baju, dan berbagai macam perlengkapan usaha miliknya.

Agak mirip dengan itu, make up artist juga memiliki studio untuk membuat karyanya.

Di studio ini, para MUA menerima klien untuk make up.

MUA juga umumnya menggunakan studio tersebut utnuk menyimpan segala peralatan make up, mulai dari brush, produk-produk kosmetik, hingga alat foto.

Baca juga: Tahapan dan Produk Make Up Remaja Perempuan, Tampil Cantik Tanpa Berlebihan!

5. Penggunaan Alat dan Produk

Perbedaan MUA dan perias juga biasa bisa dilihat dari alat dan produk make up yang digunakan

MUA biasanya menggunakan berbagai produk makeup dan alat seperti kuas make up, spons, dan alat lainnya yang khusus untuk mengaplikasikan produk kecantikan.

Sedangkan perias selain menggunakan alat make up, mereka juga menggunakan peralatan untuk styling rambut seperti catokan, pengering rambut, serta aksesori rambut, dan mungkin juga pakaian dan aksesori lainnya.

Gaji Seorang Make Up Artist

Make Up Artist
Foto: Make Up Artist (Istockphoto)

Tidak semua MUA memiliki gaji yang sama. Hal ini dibedakan berdasarkan tingkat profesionalitas dan 'jam terbang'.

Berikut penjelasannya:

1. Gaji Make Up Artist Biasa

Rata-rata gaji untuk seorang MUA yang biasa, yakni berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta.

Namun, hal tersebut tergantung kemampuan yang dimiliki MUA tersebut.

Untuk make up artist pemula, harga yang ditawarkan biasanya mulai dari Rp250 ribu hingga Rp350 ribu per orang untuk sekali make up.

Harga tersebut merupakan patokan untuk make up wisuda atau make up pre wedding.

Jika ingin menggunakan jasa make up artist untuk pernikahan, tarif yang dikenakan umumnya lebih mahal, yakni dari Rp600 ribu hingga Rp.1 juta.

Perbedaan harga tersebut dikarenakan penggunaan produk yang lebih bagus dan tahan lama.

Perkiraan di atas bukanlah gaji tetap, karena sewaktu-waktu bisa saja berubah.

Selain itu, berbeda MUA, berbeda pula tarif yang dipasang.

Untuk menjadi make up artist profesional dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus dibidang...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb