18 Februari 2018

Mewariskan Baju Si Kakak Pada Adik

Pastikan warisan baju tetap baik

Memiliki anak dengan jenis kelamin sama dan usia yang berdekatan tentunya memberi ide bagi para ibu untuk lebih irit dengan mewariskan baju anak milik sang kakak kepada adiknya. Bahkan kadang tidak perlu berdekatan, asal sama-sama laki-laki atau sama-sama perempuan, maka baju anak bisa dipakai ulang oleh adiknya.

Ide yang tidak lagi baru ini sering kita lihat atau bahkan kita alami sendiri saat kita dipakaikan baju kakak atau sebagai kakak melihat baju kita dipakai si adik. Bahkan kadang kala kita juga menerima warisan pakaian anak dari saudara atau sepupu yang lebih tua.

Anak-anak yang sedang tumbuh pesat, biasanya hanya beberapa kali memakai bajunya. Seringkali pakaian anak tersebut masih bagus tapi sudah tidak muat lagi. Berikut beberapa tips yang dapat Anda simak :

  • Jika berencana memiliki anak lebih dari satu, perawatan ekstra dibutuhkan untuk memelihara baju anak-anak Anda. Jangan sampai Anda mewariskan baju yang sudah usang untuk anak berikutnya.
  • Bila Anda sudah berniat mewariskan baju anak pada anak berikutnya, Anda dapat memilih pakaian anak dengan warna yang mendefinisikan jenis kelamin anak. Misalnya, warna biru untuk laki-laki dan pink untuk perempuan.
  • Pilih pakaian anak dengan bahan yang berkualitas agar tidak terkesan kusam dan rusak saat dipakaikan pada adik.
  • Walaupun banyak model baju yang menarik, pilihlah pakaian anak yang 'timeless' dan tidak terlalu menonjolkan trend yang sementara agar mudah dipadu padankan. Tidak hanya menghemat anggaran dan bisa dipakai lebih lama, Anda pun tentunya ingin anak Anda terlihat ketinggalan jaman.

Orang tua juga harus bisa memperhatikan perasaan dan perubahan perilaku anak saat si kecil yang sudah bisa mengemukakan perasaannya terpaksa menerima limpahan kakaknya dan merasa keberatan. Terlebih bila Anda mewariskan baju pada anak di atas 6 tahun.

Satu anak dengan yang lain tentu memiliki karakter yang berbeda. Tanyakan pendapatnya mengenai baju warisan tersebut, dan libatkan si kecil dalam memadupadankan pakaiannya sendiri untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawabnya.

Apakah Moms dulu saat kecil pernah menerima baju warisan dari saudara? Atau sekarang Moms menerapkan hal ini kepada anak-anak Moms? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

(HEI)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.