Bayi

27 Februari 2020

Minyak untuk Memijat Bayi yang Aman Digunakan. Ini 6 Rekomendasinya!

Moms pernah menggunakannya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Menggunakan minyak saat memijat bayi memang sangatlah penting. Tetapi yang lebih penting adalah memilih minyak untuk memijat bayi yang benar-benar tepat dan aman.

Pijatan lembut dapat membantu menenangkan bayi, meredakan perutnya yang tidak nyaman atau bahkan memberikan asupan nutrisi yang tepat ke kulitnya. Namun, semua itu tergantung pada jenis minyak yang Moms pilih.

Rekomendasi Pilihan Minyak untuk Memijat Bayi

Lalu, minyak manakah yang sebaiknya Moms gunakan untuk memijat Si Kecil?

1. Minyak Kelapa

minyak untuk memijat bayi

Foto: ubudbotany.com

Menurut MomJunction, minyak kelapa adalah salah satu pilihan terbaik untuk memijat bayi di musim panas dan iklim lembap. Minyak ini memiliki tekstur yang cukup ringan, mudah menyerap ke dalam kulit dan memberikan efek sejuk pada tubuh.

Minyak kelapa memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur sehingga dapat membantu mengatasi masalah kulit seperti eksim, ruam, dermatitis hingga cradle cap. Sementara kandungan antioksidan, laurat dan asam kaprilat di dalam minyak kelapa akan melembapkan dan membuat kulit bayi lebih kenyal.

Baca Juga: 5 Manfaat Pijat Bayi, Bisa Memperkuat Bonding!

2. Minyak Almond

minyak untuk memijat bayi

Foto: healthline.com

Almond oil (minyak almond) adalah minyak lain yang direkomendasikan sebagai minyak untuk memijat bayi.

Minyak almond kaya akan vitamin E sehingga merupakan pilihan yang bagus untuk digunakan memijat dan menjaga kesehatan kulit bayi.

3. Mineral Oil

minyak untuk memijat bayi

Foto: skinstore.com

Dalam laman Baby Centre Inggris disebutkan bahwa mineral oil tanpa pengharum adalah pilihan minyak untuk memijat bagi bayi dengan kulit kering atau rusak karena berasal dari minyak bumi. Pelembap berbasis petroleum (emolien) juga diketahui efektif dan aman untuk mengobati masalah kulit seperti eksim dan dermatitis.

Mineral oil bahkan telah terbukti membantu melindungi kulit bayi prematur. Minyak untuk memijat bayi ini dianggap mampu meningkatkan fungsi perlindungan di area kulit bayi prematur yang rentan dengan menjaga kelembapannya.

Minyak mineral bekerja sangat efektif untuk memijat bayi ketika digunakan segera setelah bayi selesai dimandikan atau saat kulitnya masih lembap.

Baca Juga: Yuk Kenali 4 Manfaat Pijat Bayi

4. Minyak Lobak

minyak untuk memijat bayi

Foto: maxmag.gr

Berasal dari tanaman, Boltonft.nhs.uk menyebutkan bahwa minyak lobak adalah minyak peras dingin (cold pressed oil) yang aman digunakan sebagai minyak untuk memijat bayi. Memiliki warna kuning tua yang sangat khas, minyak ini kaya akan vitamin E yang berfungsi membantu melembutkan dan memberi nutrisi pada kulit bayi.

5. Minyak Mustard

minyak untuk memijat bayi

Foto: parenting.firstcry.com

Dikutip dari NCT.org.uk, minyak untuk memijat bayi yang satu ini dapat memiliki efek toksik pada pelindung alami kulit, menyebabkan iritasi, dan kerusakan potensial pada kulit lembut bayi. Sehingga sangat disarankan untuk tidak pernah mengaplikasikannya ke kulit bayi.

Baca Juga: Si Kecil Sering Masuk Angin, Coba 5 Teknik Pijat Bayi Ini

6. Minyak Zaitun dan Bunga Matahari

minyak untuk memijat bayi

Foto: vice.com

“Untuk menghindari bahaya pada bayi, sampai penelitian lebih lanjut tersedia, minyak zaitun dan minyak bunga matahari tidak disarankan untuk perawatan kulit kering ataupun pijat bayi,” kata Dr Alison Cooke dalam pidatonya di konferensi Royal College of Midwives.

Minyak zaitun dan bunga matahari diketahui mengandung asam oleat yang sangat tinggi, yang dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering dan rusak.

Meskipun menggunakan minyak dapat membuat bayi lebih rileks saat dipijat, NHS merekomendasikan untuk tidak menggunakan minyak atau pelembap apapun sampai bayi berusia 1 bulan. Karena saat lahir lapisan atas kulit bayi sangat tipis dan mudah rusak.

Selain itu, para dokter dan ahli juga menyebutkan bahwa dalam memilih minyak untuk memijat bayi harus disesuaikan dengan kondisi kulit bayi.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait