Jalan-jalan

JALAN-JALAN
16 Desember 2020

New Normal, Ini 7 Negara yang Sudah Buka untuk Turis

Bisa menjadi rekomendasi bila Moms ingin wisata ke luar negeri
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Di tahun 2020, sektor pariwisata mengalami kondisi yang hancur lebur. Termasuk pada pariwisata luar negeri.

Negara mau tidak mau menutup perbatasan dari orang luar, demi melindungi warganya terhadap paparan COVID-19.

Namun, di akhir tahun ini, pengembangan vaksin COVID-19 mulai menemui titik cerah sehingga beberapa negara mulai berencana melonggarkan diri dan kembali membuka pariwisatanya.

Tentu saja, suasana liburan kini tidak akan sama lagi, karena adanya kebiasaan baru yang tentu masih harus dilakukan dimana-mana. Salah satunya memakai masker ketika bepergian ke luar.

Namun, setidaknya kini Moms dan keluarga sudah mulai bisa merencanakan liburan.

Mau tahu negara yang sudah buka untuk turis dan mungkin dapat Moms kunjungi di tahun depan? Yuk simak bersama!

Baca Juga: 5 Tips Saat Anak Pergi Karyawisata Tanpa Ditemani Orangtua Agar Mandiri

1. Singapura

strategi negara melawan corona-singapura.jpg

Foto: sciencemag.org

Negeri Singa ini bisa dibilang menjadi salah satu destinasi favorit orang Indonesia.

Baru-baru ini, beredar kabar kalau Singapura akan menjadi negara dengan wisata vaksin. Sayangnya berita ini dipastikan hoaks, menurut cek fakta dari Liputan6.com.

Lebih lanjut, Singapura hanya akan menjadi tempat distribusi vaksin COVID-19 di Asia Tenggara karena infrastrukturnya yang memadai.

Mengutip Travel Off Path, Singapura sebenarnya sudah membuka negaranya sejak 1 September lalu. Hanya saja, akses ke Singapura saat ini sangat terbatas.

Namun, negara tersebut memiliki perjanjian dengan beberapa negara dalam skema perjalanan yang berbeda, termasuk jalur hijau dan program tiket untuk perjalanan udara.

2. Thailand

chao phraya river tourism thailand

Foto: Orami Photo Stock

Menjadi negara yang sudah buka untuk turis, Negeri Gajah Putih ini justru sudah lebih dahulu membuka pariwisatanya sejak 1 Juli lalu, dimulai dengan program "Turis Medis" dan "Turis Jangka Panjang".

Adapun per Desember 2020, wisatawan dari semua negara dapat memasuki Thailand, tetapi dengan beberapa langkah dan protokol pembatasan COVID-19 yang ketat.

Baca Juga: Dekat Indonesia, Coba Kunjungi 6 Tempat Wisata di Malaysia Ini

3. Malaysia

malaysia

Foto: Orami Photo Stock

Mulai 22 Juli, Malaysia membuat pengecualian untuk jenis turis tertentu yang masuk ke negara itu.

Perbatasan Malaysia telah ditutup untuk pariwisata internasional sejak Maret, dan penutupan perbatasannya tidak akan berakhir hingga 31 Agustus.

Namun, sekarang Malaysia juga menjadi negara yang sudah buka untuk turis, dengan beberapa catatan bagi wisatawan terpilih.

Setidaknya, Malaysia mengizinkan turis medis untuk masuk ke negaranya, mulai 1 Juli. Hal ini menjadi metode yang bagus untuk perlahan-lahan memulai kembali sektor pariwisata.

Selain turis medis, investor luar juga diperbolehkan masuk. Beberapa warga negara asing dari Brunei, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Selandia Baru juga sudah boleh masuk ke Negeri Jiran tersebut.

4. Jepang

wisata ramah anak jepang hero

Foto: Orami Photo Stock

Jepang yang tahun lalu menjadi salah satu negara paling favorit dikunjungi orang Indonesia juga akan segera membuka negaranya untuk turis asing.

Sejak ditutup untuk orang asing sejak Maret, Jepang sedang dalam proses mempersiapkan rencana pembukaan kembali pariwisata internasional mereka secara bertahap.

Selain itu, mereka juga telah mempublikasikan negara-negara yang diizinkan mengunjungi Negeri Sakura tersebut.

Menjadi negara yang sudah buka untuk turis, ada beberapa negara yang sudah dapat melakukan perjalanan ke Jepang pada akhir tahun 2020, dengan beberapa batasan.

Menurut pemerintah Jepang, mereka berencana membuka kembali perbatasan terlebih dahulu untuk:

  • Thailand
  • Vietnam
  • Malaysia
  • Kamboja
  • Laos
  • Myanmar
  • Taiwan
  • Singapura
  • Brunei
  • Republik Korea
  • China

Pertama, Jepang bermaksud untuk membuka kembali pariwisatanya bagi para turis bisnis, investor, dan pengunjung penting lainnya dari negara-negara di atas, kemudian mengizinkan masuknya pelajar, dan akhirnya turis umum.

Adapun syarat masuk negara tersebut meliputi, semua kedatangan akan dikenakan karantina selama 14 hari.

Namun, pemerintah Jepang telah menyatakan bahwa turis yang mendapatkan hasil tes PCR negatif dalam waktu 72 jam setelah kedatangan, dan setuju menjalani tes lagi pada saat kedatangan, dapat terbebas dari karantina 14 hari, asalkan kedua tes tersebut negatif.

Baca Juga: 10 Ide Nama Bayi Unik dalam Bahasa Jepang

5. China

negara yang sudah buka untuk turis_china.jpg

Foto: steppestravel.com

China juga menjadi negara yang sudah buka untuk turis, dan telah mengumumkan bahwa Beijing akan membuka kembali penerbangan internasional.

Selain itu, China berencana akan membuka sebagian negaranya untuk beberapa wisatawan dari beberapa negara seperti:

  • Kanada
  • Thailand
  • Kamboja
  • Pakistan
  • Yunani
  • Denmark
  • Austria
  • Swedia

Hanya saja, wisatawan akan menjalani karantina 14 hari yang dikelola negara, dan harus menunjukkan bukti tes COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum tiba di China.

6. Perancis

negara yang sudah buka untuk turis_perancis.jpg

Foto: YouTube

Perancis telah membuka kembali pariwisatanya pada 15 Juni untuk negara-negara Uni Eropa. Adapun pada 1 Juli untuk beberapa negara tertentu.

Hanya saja, baru-baru ini, Perancis kembali melakukan pembatasan dan melarang perjalanan yang tidak penting hingga paling cepat tanggal 15 Desember.

Semua kedatangan yang disetujui harus menunjukkan tes PCR dengan jangka waktu 72 jam. Belum diketahui kembali kapan peraturan ini akan dilonggarkan dan wisatawan bisa kembali bisa masuk.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Perancis dengan Cita Rasa yang Lezat dan Berkelas

7. Yunani

negara yang sudah buka untuk turis_yunani.jpg

Foto: realgreekexperiences.com

Yunani secara resmi menjadi negara yang sudah buka untuk turis mulai Juni. Sejak tanggal 15 Juni, Yunani mulai mengizinkan sesama negara Uni Eropa, dan pada tanggal 1 Juli untuk negara dunia ketiga.

Musim panas dan gugur adalah peak season bagi wisata Yunani, hanya saja dengan aturan baru sejak November, semua pendatang harus membawa tes PCR negatif selama 72 jam dan melakukan karantina selama 10 hari.

Yunani juga memperpanjang lockdown mereka hingga 6 Januari yang membatasi pergerakan turis dan penduduk setempat.

Itu dia Moms, beberapa negara yang sudah buka untuk turis. Apakah Moms berencana mengunjungi negara-negara di atas?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait