Fashion & Beauty

5 Juli 2021

Yuk Cari Tahu Perbedaan Bahan Hijab yang Ada di Pasaran, Jangan sampai Salah Pilih ya Moms!

Beda bahan, beda juga peruntukkannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Daftar isi artikel

Memakai hijab bisa menjadi sesuatu yang tricky, selain karena modelnya yang harus sesuai dengan bentuk wajah, kita juga harus memerhatikan perbedaan bahan hijab.

Hijab telah menjadi kebutuhan bagi sebagian kaum hawa. Seiring berjalannya waktu, ada banyak model hijab dengan berbagai macam bahan dan model yang bervariasi. Perbedaan bahan hijab tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Moms.

Jika memakai bahan hijab yang salah, kita akan merasa risih dan tidak nyaman, sehingga dapat menganggu aktivitas.

Perbedaan Bahan Hijab

Supaya tidak salah membeli, yuk cari tahu perbedaan bahan hijab berikut ini, Moms!

1. Bubble crepe

bubble crepe.jpg

Foto: voguefabricsstore.com

Bahan bubble crepe sedang banyak digemari nih! Terbuat dari polyester, perbedaan bahan hijab ini memiliki karakteristik sangat ringan, lembut, dan ‘jatuh’ ketika dipakai.

Bubble crepe memiliki tekstur timbul seperti busa dan terasa sejuk. Namun hati-hati dengan warna putih yang cenderung lebih transparan.

2. Chiffon

Terbuat dari bahan dasar kapas, sutra, dan serat sintesis, perbedaan bahan hijab chiffon memiliki sifat yang tipis, licin, dan panas jika tidak dikombinasikan dengan bahan lain.

Kendati begitu, chiffon masih tetap digemari karena sifatnya yang ringan dan jatuh. Teksturnya yang tipis dan ringan membuat jenis kerudung ini nyaman dipakai di cuaca panas.

Chiffon sangat cocok dikenakan untuk acara formal maupun semi formal. Tapi sebelum memakai hijab jenis ini, Moms perlu memakai inner yang menutup hingga dada.

Baca juga: Chacha Frederica Berhijab, Ini 4 Gayanya yang Santun dan Modis

3. Ceruti

ceruti.jpg

Foto: pinterest.com

Jika dilihat sekilas hijab ceruti nampak mirip dengan hijab chiffon. Namun, perbedaan bahan hijab ceruti memiliki tekstur yang tipis dan ringan dan cukup transparan.

Nah, saat menggunakan hijab bahan ini, jadi diperlukan inner yang bisa menutup sampai leher. Hijab jenis ini tak hanya cocok dipakai sehari-hari aja, tapi juga cocok dipakai di acara-acara formal lho, Moms.

4. Diamond

Kain ini punya tekstur agak kasar seperti kulit jeruk. Secara umum, perbedaan bahan hijab ini dengan yang lain adalah bahannya lembut dan ‘jatuh’, serta tidak panas ketika dikenakan. Ada banyak jenis kain diamond yang punya karakteristik berbeda.

Umumnya, hijab berbahan diamond juga mudah dibentuk, meski begitu bahan ini tidak mudah lecek lho, Moms.

Di antaranya, diamond cerutti, crepe, georgette yang memiliki bahan tipis, dan halus. Sementara diamond italiano kaku, tebal, dan teksturnya lebih kasar.

5. Hycon

Bahan hycon terbuat dari polyester dan sekilas mirip dengan chiffon. Namun perbedaan bahan hijab ini, terletak pada teksturnya agak berbeda, karena hycon tidak terlalu licin dan lembut seperti chiffon. Serat kainnya lebih rapat, lembut, dan tidak mengembang.

Bahannya juga semi transparan sehingga saat dipakai memerlukan dua lapisan, sehingga muncul istilah double hycon.

Baca juga: 8 Inspirasi Fashion Hijab Alyssa Soebandono untuk Hangout Bersama Keluarga

6. Jersey

jersey.jpg

Foto: pinterest.com

Kain jersey merupakan tekstil rajutan yang terbuat dari gabungan bahan wool, katun, dan sintetis. Bahan ini biasa kita ketemui dalam kaus olahraga. Sifat jersey yang lembut, sejuk, ringan, dan breathable, membuat perbedaan bahan hijab ini nyaman untuk dikenakan.

7. Katun

Perbedaan bahan hijab ini dengan yang lain adalah terbuat dari bahan kapas alami. Bahan katun termasuk dingin, nyaman, dan mampu menyerap keringat, sehingga cocok untuk dipakai sehari-hari.

Hijab ini juga mudah dan dijadikan bermacam-macam model, tapi sayangnya hijab dengan jenis bahan ini mudah sekali kusut.

Ada beragam jenis katun yang digunakan untuk hijab, antara lain katun voile, katun ima, dan, katun supernova. Bahan katun cocok untuk tampilan kasual sehari-hari.

8. Voal

voal.jpg

Foto: pinterest.com

Selain hijab katun, hijab voal atau voile juga menjadi hijab yang paling banyak diburu para hijabers. Pasalnya, perbedaan bahan hijab bahan voal dengan yang lain adalah tekstur yang sangat halus dan ringan, mudah dibentuk serta tidak transparan.

Dikutip dari berbagai sumber, 'voile' adalah penyebutan untuk kerudung dalam bahasa Perancis. Sebagian besar kerudung voal terbuat dari katun, tapi ada juga yang terbuat dari campuran serat rayon, linen, silk sampai polyster.

Jenis hijab jenis ini cocok banget dipakai sehari-hari atau dibawa traveling karena tidak mudah lecek dan mudah dibentuk tanpa perlu disetrika lebih dulu.

9. Organdi

Hijab berbahan organdi sangat cocok dikenakan untuk pergi ke pesta, karena bahannya halus dan terlihat mewah. Organdi terasa lembut di kulit, tapi sayangnya mudah kusut.

Namanya memang mirip dengan bahan organza, namun sebenarnya berbeda. Organza punya tekstur yang lebih kaku dibanding organdi.

Baca juga: 7 Inspirasi Hijab Simpel dari Laudya Cynthia Bella yang Bisa Kita Tiru

10. Satin

silk.jpg

Foto: carredeparis.com

Mengkilap dan licin menjadi ciri khas bahan satin. Tapi bahan jenis ini tidak cukup baik dalam menyerap keringat sehingga menimbulkan rasa gerah.

Bahan ini bagus untuk dikenakan ke kantor atau acara formal lainnya, karena perbedaan bahan hijab ini dengan yang lain adalah, memberikan kesan mewah dan elegan.

11. Wool Peach

Wolfis atau wolvis yang sering muncul di deskripsi produk saat Moms membeli hijab di online shop maksudnya adalah wool peach. Wool peach memiliki karakter serat yang halus dan rapat, ringan, dan tidak panas. Soal ketebalan, wool peach lebih tipis dibanding jersey.

Baca Juga: Inspirasi Makeup Natural untuk Hijabers

Itu dia Moms perbedaan bahan hijab yang biasa kita temui di pasaran. Bahan hijab mana yang biasa Moms gunakan?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait