07 Februari 2019

Pertolongan Pertama Saat Anak Tertusuk Benda Tajam

Berhati-hatilah, meski terlihat sepele luka dapat menjadi penyebab infeksi


Si Kecil yang sangat aktif bergerak dan belum mampu menjaga keseimbangan dengan baik, sangat rentan untuk jatuh dan mungkin tergores benda tajam. Kalau sudah begini, Moms tentu akan sibuk mencari cara untuk mengobatinya.

Memang tak boleh disepelekan, segera berikan pertolongan pertama saat anak tertusuk benda tajam dengan cara ini:

Baca Juga : Pertolongan Pertama Jika Balita Alami Keracunan Makanan

Mengatasi Luka yang Dalam

Ada berbagai macam penyebab saat seseorang tertusuk benda tajam. Hal ini dapat disebabkan oleh kuku yang tajam, cakaran hewan, serpihan kaca, tertusuk gunting atau tergores pisau.

Tak hanya itu, kemungkinan untuk mendapatkan luka yang dalam tak hanya pada orang dewasa saja tetapi juga anak-anak.

Luka yang dalam dapat mempengaruhi jaringan lunak di bawah kulit dan bahkan tulang sehingga dapat menyebabkan pendarahan yang tak berhenti.

Jika lukanya parah maka Moms tentu harus segera membawanya ke rumah sakit. Namun, Moms tentu harus melakukan beberapa bentuk pertolongan pertama terlebih dahulu.

Langkah pertama yang harus Moms lakukan adalah membersihkan luka dengan air bersih, kemudian tutup luka dengan kain steril atau perban.

Setelahnya, naikkan bagian tubuh yang terkena luka untuk menghambat pendarahan. Ketika darah sudah mulai berhenti, gantilah perban dengan yang baru kemudian segeralah membawanya ke rumah sakit.

Baca Juga : Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Ringan yang Harus Diketahui

Mengatasi Luka yang Tak Dalam

Penanganan untuk luka yang tidak dalam atau tidak parah memang akan berbeda, karena Moms tak perlu membawanya ke rumah sakit.

Namun demikian tetap saja butuh penanganan yang serius. Meski terlihat tidak dalam dan parah, luka yang terinfeksi dapat menyebabkan rasa sakit berkepanjangan, pembengkakan hingga demam.

Saat mendapati luka yang tidak parah, maka langkah pertama hampir sama seperti yang di atas yaitu membersihkan luka dengan air steril atau bersih dan pastikan tidak ada lagi benda asing yang menempel di luka tersebut.

Jika ada kotoran atau serpihan di lukanya, coba untuk menyingkirkannya dengan pinset yang disterilkan. Jika tak mungkin untuk melakukannya sendiri maka carilah bantuan medis.

Jika luka sudah dipastikan bersih, maka kini waktunya membersihkan luka dengan obat kemudian tutup luka dengan perban untuk menghindari infeksi.

Tugas Moms belum selesai sampai disini meski luka sudah diobati dan diperban. Gantilah perban secara berkala agar tetap terjaga kebersihannya.

Tak hanya itu, perhatikan juga kesehatan Si Kecil setelah terkena luka tersebut. Tak jarang, tetanus mungkin saja menyerang bila mereka belum pernah suntik dalam lima tahun terakhir.

Memang tak mudah untuk mengawasi Si Kecil yang sangat aktif bergerak, untuk mengantisipasinya maka saat mereka bermain pastikan tak ada ancaman benda berbahaya di sekitarnya ya, Moms.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.