10 Maret 2023

Jangan Asal Suntik Pemutih, Waspadai Efek Sampingnya!

Baca dengan teliti yuk, Moms

Suntik pemutih banyak dijadikan sebagai cara cepat untuk meningkatkan penampilan dan rasa percaya diri.

Ya, konsepsi cantik atau tampan, tak bisa dimungkiri, adalah memiliki kulit yang putih dan juga bersih.

Hampir semua orang ingin terlihat cantik atau tampan dan menawan, tidak terkecuali Moms.

Menjaga penampilan dengan baik dan rajin merawat diri, akan menjadi salah satu nilai plus kita di mata suami. Bisa membuat Dads makin sayang, lho.

Kata orang, wanita yang cantik identik dengan kulit putih bersih, rambut panjang berwarna hitam dan memiliki mata bulat, namun apakah benar?

Meski tentu saja kecantikan tak hanya dilihat dari warna kulit, namun masih banyak orang yang menjadikan kulit putih sebagai standar kecantikan.

Makanya jangan heran jika banyak wanita berlomba-lomba untuk mengartikan kata cantik ini pada dirinya, terutama untuk mendapatkan kulit yang putih.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Krim Pemutih Wajah?

Berbagai cara mungkin telah dicoba, baik itu menggunakan lotion atau menghindari teriknya matahari.

Sayangnya menjadi putih tidaklah instan dan tidak semua orang bisa berkulit putih.

Alhasil, suntik pemutih pun dijadikan sebagai salah satu alternatif mendapatkan kulit putih dalam waktu yang cepat.

Jurnal dalam Institute of Physics menyebutkan bahwa penggunaan vitamin C sebagai pemutih untuk membuat kulit lebih cerah dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping.

Sudahkah Moms tahu manfaat, cara kerja, dan apa saja efek samping suntik pemutih? Yuk, cek di bawah ini!

Baca Juga: 4 Skincare Aman untuk Mencerahkan Kulit Ibu Hamil

Manfaat dan Cara Kerja Suntik Pemutih

Suntik Putih (beauty.jivaka.care)
Foto: Suntik Putih (beauty.jivaka.care)

Sebelum mengetahui efek samping suntik putih, pastikan Moms mengetahui lebih dulu soal manfaat dari perawatan berbasis injeksi ini.

Suntik putih sendiri memang banyak dijadikan pilihan cara untuk mendapatkan tone kulit yang lebih cerah dalam waktu yang relatif singkat.

Cara kerjanya sendiri adalah dengan menyuntikkan cairan dengan bahan aktif yang dipercaya ampuh mengembalikan rona asli kulit agar kembali bersinar ke dalam kulit kita.

Contohnya seperti vitamin C, glutathione, serta kolagen.

Jadi, suntik putih bukanlah prosedur kecantikan yang dapat membuat kulit intens berubah seputih yang didambakan.

Namun dapat membantu kulit Moms tampak lebih cerah seperti pigmentasi asal kulit kita.

Selain itu, suntik pemutih juga bermanfaat untuk mengatasi masalah jerawat, melembapkan kulit, serta membantu kulit agar senantiasa awet muda.

Baca Juga: 7 Bahan Pemutih Gigi Alami selain Baking Soda

Suntik Pemutih Belum Tentu Berhasil?

Tahukah Moms, meski suntik pemutih dianggap bisa membuat penampilan menjadi lebih menarik namun tak ada bukti ilmiah yang menyatakan ini bisa diaplikasikan untuk kulit semua orang?

Dilansir dari sebuah jurnal yang diterbitkan International Journal of Aesthetics and Anti-Aging Medicine, menunjukkan suntik pemutih bisa mengubah warna kulit yang signifikan.

Asalkan treatment tersebut dilakukan sebanyak 6 sesi suntik vitamin C, dalam rentang waktu 7-10 hari.

Dalam satu bulan, usai melakukan suntik vitamin C terakhir 95,4% partisipan melaporkan bahwa tekstur kulit mereka berubah dan terasa lebih kencang serta tidak kering.

Wajah pun berubah menjadi rona segar, cerah dan terasa seperti kulit bayi.

Namun sekitar 4,6% atau sisa partisipan melaporkan bahwa tak terjadi perubahan apapun pada kulit mereka.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Krim Pemutih Wajah?

Dalam penelitian in, total skor kepuasan yang diberikan partisipan pun mencapai 5 dari 7 poin.

Jadi, bisa dikatakan bahwa penelitian ini pun mendukung klaim bahwa vitamin C bisa mencerahkan warna kulit.

Selain itu, vitamin C juga dapat membuat penampilan kulit menjadi meningkat secara keseluruhan.

Meski demikian, Moms perlu tahu bahwa efek suntik pemutih ini hanya bisa mencerahkan warna kulit dan mengembalikan rona aslinya.

Jadi perawatan ini tidak bisa memutihkan kulit seperti apa yang selama ini digaungkan ya!

Tak sampai di sana, proses suntik pemutih ini pun sangat bergantung pada jumlah dosis serta ketepatan waktu ketika pemberian dosis.

Penelitian ini pun memberikan hasil bahwa sebagian besar partisipan merasakan efek penampilan kulit yang jauh lebih baik dari sesi kedua hingga sesi keenam.

Dalam periode ini, partisipan pun merasakan kembalinya kelembapan kulit yang diikuti oleh rona wajah yang sehat serta kembalinya kecerahan kulit.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sabun Pemutih Badan untuk Bikin Kulit Cerah dan Mulus

Efek Samping Suntik Pemutih

Efek Samping Suntik Putih
Foto: Efek Samping Suntik Putih (Shutterstock.com)

Penelitian yang sudah disebutkan di atas menggunakan vitamin C dalam dosis yang tinggi yakni 1.000-1.800 mg dalam setiap ampul yang berukuran 5 mL.

Sebagai perbandingan, angka kebutuhan gizi orang dewasa akan vitamin C adalah 40 mg per hari.

Hal tersebut membuat 3 dari 283 partisipan mengeluhkan timbulnya gejala maag yang ringan, 2 orang melaporkan dirinya mengalami kondisi panas dingin, serta 2 orang lainnya merasakan pusing usai menyelesaikan enam sesi suntik vitamin C.

Meski demikian, tak ditemukan komplikasi serius atau laporan overdosis vitamin C selama penelitian berlangsung.

Suntik pemutih ketika dilakukan dengan pengawasan dokter memang sangat jarang menimbulkan efek samping.

Karenanya, Moms perlu mewaspadai produk suntik pemutih yang mengatakan bisa dilakukan sendiri.

Produk seperti itu memiliki risiko tinggi sehingga tidak disarankan untuk dicoba.

Karena suntik pemutih merupakan salah satu prosedur medis, jadi sebaiknya Moms melakukannya di bawah pengawasan dokter yang terpercaya.

Baca Juga: 3 Manfaat Serum Vitamin C untuk Kulit Ibu Hamil

Selain itu, mungkin saja akan ada efek samping suntik pemutih yang dirasakan atau keluhkan setelah melakukan metode ini, diantaranya:

  • Kerontokan rambut
  • Reaksi alergi pada kulit seperti kemerahan, iritasi, dan gatal
  • Masalah pencernaan, sakit perut, hingga mual jika dosis terlalu tinggi atau kurang sesuai
  • Memengaruhi produksi progesteron pada ibu hamil yang berakibat fatal pada janin
  • Memicu kanker jika dosis terlalu tinggi

Nah, jadi pastikan Moms mempertimbangkan efek samping suntik pemutih di atas sebelum bergegas melakukannya ya.

Baca Juga: Tak Cuma Vitamin A, Ini 4 Nutrisi Mata yang Kita Butuhkan Setiap Hari

Hal Penting sebelum Suntik Pemutih

Suntik Pemutih Kulit (Orami Photo Stocks)
Foto: Suntik Pemutih Kulit (Orami Photo Stocks)

Meski suntik pemutih bisa disebut aman, namun Moms perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum melakukan perawatan ini.

Hal tersebut tentu saja bertujuan agar Moms bisa mendapatkan manfaat dari suntik putih secara optimal dan meminimalisir efek samping yang bisa saja terjadi.

Ini hal yang bisa dilakukan, ya Moms!

1. Tes Alergi

Sebelum melakukan tindakan, pada umumnya dokter akan memeriksa riwayat kesehatan.

Jadi, jika Moms memiliki riwayat penyakit seperti asam urat, ginjal atau penyakit kronis lainnya, biasanya dokter akan memperingatkan mengenai risiko yang bisa terjadi.

Nah jadi, Moms perlu menghindari perawatan ini ketika memiliki reaksi alergi terhadap vitamin C ataupun bahan pendukung yang lain.

Jika tetap ingin memiliki kulit yang cerah, Moms bisa mempertimbangkan cara alternatif lainnya seperti penggunaan scrub, krim, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Vitamin Ibu Hamil yang Paling Dibutuhkan

2. Mengetahui Bahan yang Akan Disuntikkan

Ya, Moms perlu mengetahui segala macam bahan yang akan masuk ke dalam tubuh Moms.

Seperti yang sudah disebutkan, bahan utama suntik pemutih adalah vitamin C, kolagen, dan glutathione.

Beberapa klinik perawatan kecantikan mungkin juga akan menyediakan larutan dengan berbagai bahan tambahan.

Bahan tambahan tersebut seperti vitamin E dan juga transamin. Jadi, pastikan Moms mengetahui hal itu ya!

Nah, bagaimana informasi mengenai suntik pemutih yang dijelaskan di atas, Moms?

Sebelum melakukan tindakan tersebut, sebaiknya pikir baik-baik, ya, Moms.

Akan lebih baik jika Moms berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter guna mengetahui keamanan suntik putih.

Hal lain yang tidak kalah penting terkait suntik putih adalah memilih klinik yang terjamin mutu dan kualitasnya.

Jangan sampai melakukan suntik putih di klinik abal-abal, karena risiko efek sampingnya mungkin bisa lebih berbahaya lagi.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5605218/
  • https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/347/1/012074

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.