09 Mei 2018

Tahapan Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

Anak sudah mulai membentuk konsep diri di tahun kelimanya

Perkembangan Anak

Ini adalah tahun yang penuh keajaiban dan menakjubkan. Balita berubah menjadi seorang anak yang kadang-kadang bisa memberi Moms gambaran akan jadi orang dewasa seperti apa mereka kelak.

Mungkin Moms tidak mengira, otak anak usia 5 tahun hampir seukuran orang dewasa lho. Dengan fakta ini, anak suka mengingat fakta, lirik lagu, dan dapat dengan mudah mempelajari bahasa baru. Apalagi kalau ia sudah bersekolah.

Setiap hari, Moms mungkin akan dikejutkan dengan ulah maupun pertanyaan-pertanyaannya. Itu karena rasa penasarannya yang sangat besar bahkan terkadang melelahkan dan membuatnya frustrasi sendiri.

Bantu dengan menanyakan kepadanya, "Bagaimana menurutmu?" Biarkan ia menjawab dengan seluruh imajinasinya, dan dengarkan baik-baik.

Beri anak dukungan, pujian, dan coba fokus pada apa yang menjadi kekuatannya. Anggap saja Moms adalah fans terbesarnya.

Baca juga: Ingin Anak Cerdas dan Mandiri? Ini Tipsnya Menurut Psikolog!

Catatan di Tahun Ini

Apa yang terjadi secara sosial dan emosional? Pada usia 5 tahun, banyak anak menjadi sadar akan individualitas mereka dan mulai membentuk konsep diri meski masih sederhana.

Misalnya aku kuat, aku bisa lempar bola jarak jauh dan aku mau jadi pemain sepak bola. Tapi ia belum bisa memahami bahwa setiap orang –termasuk dirinya, punya kelebihan dan kekurangan.

Misalnya, aku pandai bermain bola tapi tidak pandai bernyanyi. Ia juga belajar untuk mulai memahami perasaannya maupun perasaan orang lain.

Bisa dibayangkan, bagi anak-anak yang sensitif dan intuitif, ini bisa jadi tidak mudah. Di sini lah anak mungkin akan mengalami perasaan sedih, kesalahpahaman, dan bahkan merasa mengalami intimidasi dalam hubungan sosialnya.

Tapi bisa jadi, anak Moms termasuk anak yang lebih tertarik belajar tentang dinosaurus, serangga, dan anatomi manusia daripada tentang hubungan sosial dengan teman-temannya.

Intinya, dengan sedikit kesabaran, tahun kelima anak bisa jadi petualangan seru baik untuk Moms maupun Si Kecil.

Baca juga: 5 Potensi Diri Anak yang Harus Dikembangkan Agar Bisa Sukses

Moms Coba, Deh

Tahun ini juga menjadi saat yang sangat penting bagi perkembangan keterampilan motorik anak.

Moms bisa mendaftarkannya untuk mengikuti latihan menari, senam, renang, sepak bola atau kegiatan lain yang mendorong kesadaran anak terhadap tubuhnya, membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi, dan melibatkannya dalam hubungan kolaboratif dengan anak-anak lain.

Jangan lupa cek jadwal imuisasinya, ya. Di usia 5 tahun, anak harus mendapat imunisasi DPT-V dan MMR II. Bila saat usia 2 tahun Si Kecil mendapat imunisasi Typhoid, artinya ini saatnya ia juga mendapatkan imunisasi ulang.

Narasumber: Belinda Agustya, M.Psi., (Psikolog Anak Rainbow Castle, Jakarta Selatan dan Co-founder Markas Main Edukatif el-SkaL Indonesia, Tangerang Selatan)

(AK/INT)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.