Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Nov 2, 2018

Tidak Tahu Terjangkit Influenza Tipe A, Dokter Hanya Beri Anak Ini Panadol

Bagikan


Emma Tobin dari Australia kaget karena dokter hanya memberikan Panadol untuk anaknya yang terlihat sakit parah.

Anak Emma yang bernama Paige terlihat sangat sakit. Emma tidak membutuhkan tes mendalam untuk mengetahui bahwa anaknya itu sakit parah.

Emma melihat sendiri bagaimana putrinya yang berusia 3 tahun itu mengalami demam tinggi, muntah, hingga tidak bisa berjalan. Emma tahu betul anaknya bukan sekadar sakit flu.

Baca Juga: Hati-hati, Flu Bisa Menyebabkan Skizofrenia Pada Janin!

Didiagnosis Menderita Demam Biasa

Melihat anaknya semakin sakit, Emma berinisiatif membawanya ke dokter. Harapan Emma, dokter bisa mendiagnosis penyakit yang diderita anaknya itu dan memberikan pengobatan yang baik sehingga Paige bisa segera sembuh.

Sayangnya, harapan hanya tinggal harapan. Setelah memeriksa Paige, dokter hanya memberikan Panadol untuk Paige karena Paige didiagnosis menderita demam biasa dan menyuruhnya pulang.

Sepulangnya dari rumah sakit, Paige terlihat kelelahan. Demamnya tetap tinggi. Paracetamol tidak mempan untuk menurunkan demamnya.

Dia juga menolak makan dan minum. Melihat Paige tidak berdaya, Emma lalu membawa Paige kembali ke rumah sakit. Paige langsung masuk UGD. demamnya sudah mencapai 39,9 derajat Celsius ketika itu.

Paige langsung dites darah, dirontgen, dan diinfus. Sepanjang 24 jam, Emma sudah tiga kali bertanya kepada dokter apakah anaknya itu menderita influenza tapi dokter menyatakan tidak.

Ketika keesokan harinya kondisi Paige tidak mengalami perkembangan, dokter memutuskan untuk melakukan tes influenza.

Dua jam kemudian, dokter memberitahu bahwa Paige positif terkena influenza tipe A yang merupakan tipe influenza paling parah.

Influenza tipe A punya banyak jenis, yang sempat menghebohkan adalah flu burung dan flu babi yang mematikan.

Baca Juga: Selain Influenza, Ada Juga 4 Jenis Flu yang Berbahaya dan Wajib Diketahui

Paige langsung dilarikan ke ruangan isolasi untuk mendapatkan perawatan intensif. “Salahkan pada dokter yang tidak memperhatikan hal ini,” kata Emma.

Keesokan harinya, kondisi Paige tidak kunjung membaik. Kondisi Paige malah terlihat makin parah.

Dia masih terus diinfus dan harus menjalani rontgen ulang. Paige dirawat di rumah sakit selama 4 hari dan total dia sakit selama 7 hari.

Emma mengingatkan kepada orang tua untuk jadi orang tua yang aktif dan jangan terima begitu saja apa yang dikatakan dokter. Orang tua tentu punya insting yang lebih kuat terkait anaknya.

“Orang tua kenal anaknya lebih dari siapapun, termasuk dokter dan perawat. Insting seorang ibu adalah hal yang kuat,” ucap Emma.

Foto: Instagram.com/raisinglittlenomandz

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.