27 Oktober 2017

3 Fungsi Lain ASI yang Patut Mama Tahu

Selain sebagai makanan utama bayi, ternyata ada beberapa fungsi lain ASI

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang paling sempurna untuk bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengatakan bahwa bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan untuk mencapai pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan optimal.

The American Academy of Pediatric menunjukkan bahwa Mama hendaknya menyusui paling tidak 12 bulan untuk memberikan si kecil manfaat kesehatan penuh.

Selain sebagai makanan utama bayi, ternyata ada beberapa fungsi lain ASI sebagai berikut:

1. Mengobati Infeksi Mata pada Bayi

fungsi lain asi konjungtivis
Foto: fungsi lain asi konjungtivis

Di dalam ASI terdapat banyak kandungan antibodi yang baik bagi daya tahan tubuh bayi, terlebih pada kolostrum (cairan ASI yang keluar di hari-hari awal setelah melahirkan). Bukan hanya antibodi, ASI juga mengandung karbohidrat, air, lemak, dan protein.

Sebagaimana disampaikan dr. Dewinta melalui Alodokter, beberapa penelitian menyebutkan bahwa ASI aman mengatasi belekan pada bayi yang bukan disebabkan oleh infeksi. Namun, ASI diberikan bukan dengan cara diteteskan, melainkan hanya diusap pada ujung mata dekat hidung bayi. Cara mengobati infeksi mata ini bisa diterapkan pada bayi, anak-anak, maupun orang dewasa.

2. Mengatasi Ruam Popok

fungsi lain asi ruam popok
Foto: fungsi lain asi ruam popok

Selain berfungsi mengobati infeksi mata pada bayi, dikutip dari Boldsky, ASI juga berfungsi untuk mengatasi ruam popok. ASI memang telah lama dikenal sebagai obat terbaik untuk mengatasi ruam popok. Dengan berbagai kandungan zat gizi dan nutrisi di dalamnya, Mama bisa mempertimbangkan ASI sebagai obat alternatif untuk mengatasi ruam popok.

3. Meningkatkan Imunitas Pasien

fungsi lain asi antibodi
Foto: fungsi lain asi antibodi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 4-6 bulan berhubungan dengan rendahnya kejadian alergi, sebagaimana dikutip dari idai.org. Penelitian yang dilakukan di Australia teradap 2.187 anak selama 6 tahun menyimpulkan bahwa risiko terjadinya asma pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif berkurang.

ASI mampu meningkatkan kekebalan bayi (antibodi) terhadap serangan penyakit yang sangat mungkin terjadi selama periode perkembangan selanjutnya. Bahkan, kandungan kolostrum dalam ASI mampu mencegah bayi dari sindrom kematian bayi mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) hingga 22%.

Di sisi lain, statistik kematian bayi yang disebabkan oleh SIDS 87:3, di mana ada tiga bayi yang meninggal secara mendadak dari 87 bayi. Salah satu penyebab SIDS sendiri adalah penundaan menyusui dini.

Fungsi lain ASI untuk kesehatan ternyata banyak, ya, Ma?

Baca juga: ASI Seret? Ini Cara Memperbanyak ASI

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.