02 April 2019

6 Kiat Dukung Perkembangan Kepribadian Balita

Cukup waktu bermain juga penting untuk mendukung perkembangan kepribadian balita lho, Moms.


Anggapan kalau kepribadian balita sudah diturunkan secara permanen sejak dari lahir sebenarnya kurang tepat lho, Moms.

Selain dipengaruhi oleh pengalaman hidup, budaya, dan lingkungan, bimbingan dan pola asuh orang tua juga berperan cukup besar dalam perkembangan kepribadian balita.

Seperti dikatakan oleh psikoanalis ternama Sigmund Freud, waktu kritis untuk membentuk pondasi kepribadian balita adalah pada lima tahun pertama kehidupan anak.

Jadi kalau ingin Si kecil memiliki nilai hidup dan kepribadian positif saat dewasa nanti, Moms bisa dukung perkembangan kepribadiannya dengan melakukan beberapa hal berikut:

Baca Juga : Ini Karakter Anak Usia 0-5 Tahun

1. Tidak Membandingkan

Foto : Mummyfique.com

Setiap balita terlahir unik dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri, jadi tidak perlu membandingkannya dengan saudara atau anak lain.

Menurut Kirby Deater-Deckard, profesor psikologi di Virginia Polytechnic Intitute and State University, orang tua yang sensitif dan responsif terhadap kelebihan dan kebutuhan anak dapat mendukung perkembangan kepribadian balita yang sehat.

Jadi lebih baik perkuat kelebihan anak dan berikan kebebasan untuk mengeksplorasi rasa ingin tahunya agar balita tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan bisa diandalkan ya, Moms.

2. Berikan Cukup Waktu Bermain

Foto : Kinderling.com.au

Seperti dikatakan oleh Tanya R. Althman, dokter anak sekaligus penulis buku Mommy Calls, memberikan balita cukup waktu untuk bermain adalah salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung kepribadian balita.

Moms juga pasti tahu kan, kalau bermain dapat mengasah kemampuan buah hati dalam berpikir kritis, berkreasi, menyelesaikan masalah, dan berbagai kemampuan lain yang membentuk kepribadiannya.

3. Hindari Melabeli

Foto : Verywellfamily.com

Melabeli buah hati dengan kata negatif seperti malas, nakal, atau cengeng bukan hanya akan menghambat perkembangan kepribadian tapi juga membuatnya rendah diri.

Selama positif serta tidak bertentangan dengan nilai kesopanan dan norma sosial, lebih baik biarkan saja balita mengekspresikan diri dan menghadapi dunia dengan caranya sendiri ya, Moms.

Baca Juga : Normalkah Sikap Balita Yang Selalu Ingin Tahu?

4. Selalu Berikan Contoh Positif

Foto : Seangrover.com

Sebagai orang terdekat balita, segala sikap, ucapan, cara berpikir, dan perilaku Moms dan Dads akan selalu diperhatikan dan ditiru oleh buah hati.

Jadi kalau ingin balita memiliki nilai hidup dan kepribadian yang positif, tunjukkanlah melalui contoh nyata dalam keseharian.

Mulai dari sikap pantang menyerah, berempati dan peduli pada sesama, sopan santun saat berinteraksi, sampai berani berpendapat bisa Moms contohkan sejak sedini mungkin.

5. Berikan Aturan Jelas

Foto : Klaschoolsplainfield.com

Setuju kan Moms, kalau aturan dibuat bukan untuk mengekang balita tapi membantunya belajar tentang sikap dan perilaku yang baik?

Menurut informasi dalam situs First Cry Parenting, menetapkan aturan yang disertai dengan alasan jelas penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin diri sebagai bagian dari kepribadian anak.

6. Dorong Kemandirian Sejak Dini

Foto : Kindercare.com

Kepribadian positif akan lebih berkembang jika balita dilatih untuk menjadi lebih mandiri sejak kecil lho, Moms.

Jadi coba mulai memberikan tugas rumah tangga sesuai dengan usia, mengajarkan keterampilan hidup, atau membiasakan Si kecil makan sendiri untuk mendukung perkembangan kepribadian balita.

Nah, apa saja yang sudah Moms lakukan untuk mendukung perkembangan balita?

(WA/CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.