10 Juni 2020

6 Makanan yang Bisa Bikin Balita Tersedak, Moms Wajib Tahu

Contoh makanan yang membuat balita tersedak termasuk yang bertekstur lembut!

Kenali aneka makanan yang bisa membuat balita tersedak ini, yuk.

Anak yang berusia dia bawah 3 tahun masih belajar makan makanan padat.

Oleh karena itu, Moms dan Dads perlu selektif dalam memilihkan makanan bagi Si Kecil.

Makanan yang Membuat Balita Tersedak

Menurut data dari Healthy Children, American Academy of Pediatrics (AAP), satu anak meninggal tiap lima hari karena tersedak makanan.

Tersedak pun menjadi penyebab utama kematian pada anak usia di bawah 14 tahun.

Agar Moms dan Dads dapat lebih berhati-hati, kenali 6 makanan yang bisa membuat balita tersedak ini.

1. Anggur

746032433.jpg
Foto: 746032433.jpg

Foto: metro.co.uk

Sebuah laporan yang diterbitkan di jurnal Archives of Disease in Childhood menyebutkan setidaknya tiga anak yang berusia di bawah 5 tahun tersedak setelah makan anggur, dan dua di antaranya meninggal.

Para penulis laporan tersebut, Dr. Jamie Cooper dan Dr. Amy Lumsden, mengatakan, umumnya masyarakat memahami pentingnya mengawasi anak balita saat makan, tetapi belum banyak yang mengerti bahwa makan anggur secara utuh dapat membahayakan keselamatan anak.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Anggur bagi Ibu Hamil, Cek di Sini Moms!

2. Pop Corn

5b9cdec03c0000660009ee85.jpeg
Foto: 5b9cdec03c0000660009ee85.jpeg

Foto: huffingtonpost.co.uk

Ukuran pop corn yang mungil membuatnya menjadi salah satu makanan yang bisa membuat balita tersedak.

Pop corn dapat terhirup melalui hidung dan membuat batang tenggorok kejang-kejang.

Kejang-kejang pada batang tenggorok ini tidak bisa dipulihkan dengan Manuver Heimlich, yaitu pertolongan pertama bagi orang tersedak.

Akibatnya, otak pun tidak mendapat asupan oksigen.

Natasha Burgert, M.D., FAAP, juru bicara nasional untuk AAP menyarankan orang tua untuk mulai memberikan pop corn kepada anak di atas usia 4 tahun.

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

juan-jose-valencia-antia-TTrJMhrkoeY-unsplash.jpg
Foto: juan-jose-valencia-antia-TTrJMhrkoeY-unsplash.jpg

Foto: unsplash.com

Keduanya berisiko membuat balita tersedak karena ukurannya yang sangat kecil dan dapat masuk ke saluran udara anak.

Anak yang berusia di bawah 4 tahun umumnya masih belajar mengunyah dan menghancurkan makanan secara sempurna.

Baca Juga: Benarkah Menelan Permen Karet Membahayakan Tubuh? Begini Penjelasannya

4. Permen

fruit-candies-1906435.jpg
Foto: fruit-candies-1906435.jpg

Foto: pexels.com

Permen yang bertekstur keras maupun permen lunak sama-sama berbahaya bagi anak balita.

Selain berdampak buruk bagi kesehatan gigi, kedua permen tersebut berisiko tersangkut di saluran udara anak karena mereka belum memiliki kemampuan mengunyah yang sempurna.

Hal itu yang membuat permen termasuk ke dalam golongan makanan yang bisa membuat balita tersedak.

5. Potongan Daging dan Keju

165174998_4x3.jpg
Foto: 165174998_4x3.jpg

Foto: babycenter.com

Dokter spesialis anak Catie Sandberg DO dari Unity Point Health menjelaskan, gigi pertama anak baru tumbuh secara lengkap saat mereka berusia sekitar 3 tahun.

Itu sebabnya, sebelum usia 3 tahun anak kesulitan mengunyah potongan daging dan keju secara efektif.

Hal ini yang berisiko menyebabkan anak tersedak. Bila ingin memberikan daging dan keju ke dalam makanan anak, sebaiknya dipotong tipis-tipis atau dihaluskan.

6. Marshmallow

mouse-bacon-2692474_1280.jpg
Foto: mouse-bacon-2692474_1280.jpg

Foto: pixabay.com

Marshmallow masuk ke dalam kelompok makanan yang bisa membuat balita tersedak karena teksturnya berubah menjadi kenyal saat dikunyah.

Berhubung balita belum bisa mengunyah dengan baik, makanan yang kenyal itu berisiko tersangkut di tenggorokannya dan membuat ia tersedak.

Baca Juga: Bahaya Tersedak Bagi Otak dan Pertolongan Pertama Saat Anak Tersedak

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.