20 Mei 2018

6 Tips Ibu Menyusui di Bulan Puasa

Bolehkah ibu menyusui berpuasa? Apakah akan mengganggu produksi ASI?

Ibu menyusui biasanya cepat lapar. Sebab, apa yang ia konsumsi akan ‘keluar’ lagi melalui ASI yang diminum bayinya. Karena itu, ibu menyusui lebih banyak makan dari biasanya. Tapi, kalau berpuasa, apakah produksi ASI tidak menurun karena ibu tidak makan dan minum selama 14 jam?

"Puasa tidak mengurangi produksi ASI,” tegas Desy Nur Arista, ahli gizi dari katering Slim Gourmet, saat diwawancarai Orami Magazine di acara 'Puasa Sehat 2017' yang digelar oleh SaladStop! Indonesia, Selasa (09/05/2017).

Ia menambahkan, seperti ibu hamil saja, jika ibu menyusui tidak kuat berpuasa maka tidak usah dipaksakan. “Yang penting makan makanan bergizi seimbang dan jangan lupa jaga asupan cairan. Kalau saat sahur sedang tidak nafsu makan, misalnya, minum susu saja,” saran Desy.

Puasa di bulan Ramadhan memang wajib bagi setiap muslim, termasuk ibu hamil dan menyusui. Akan tetapi, Islam memberikan kelonggaran bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak menjalaninya dengan mengganti puasa di lain waktu serta membayar fidyah.

Rata-rata berpuasa membutuhkan waktu selama 14 jam. Dalam rentang waktu tersebut, tubuh masih bisa mengompensasi kekurangan ketika berpuasa ketika berbuka hingga waktu sahur. Meski Moms tidak makan dan minum selama 14 jam, sebenarnya komposisi ASI tidak berkurang atau berubah kualitasnya dibandingkan ketika tidak berpuasa. Sebab, saat berpuasa, tubuh mengambil cadangan energi, protein, lemak, mineral, dan vitamin yang tersimpan di dalam tubuh. Produksi ASI baru akan berkurang jika Moms mengalami kekurangan gizi yang cenderung serius, saat sudah tidak ada cadangan zat gizi yang bisa digunakan untuk memasok produksi ASI secara lengkap lagi.

Meski demikian, sangat dianjurkan bagi Moms yang masih menyusui secara eksklusif (bayi berusia kurang dari 6 bulan) untuk tidak berpuasa atau menunda berpuasa. Karena pada masa menyusui eksklusif, ASI menjadi satu-satunya asupan gizi dan cairan bagi bayi. Proses metabolisme Moms di masa-masa ini juga bekerja secara giat untuk terus menerus memproduksi ASI dengan kandungan zat gizi yang lengkap.

Jika Moms memutuskan untuk menjalankan puasa Ramadhan, beberapa tips menyusui di bulan puasa berikut ini bisa membantu Moms mencukupi kebutuhan ASI si  kecil:

  1. Konsultasikan pada dokter jika Moms ingin berpuasa sementara si kecil masih berusia di bawah 6 bulan. Selama si kecil nyaman dan kebutuhan makannya tetap tercukupi serta berat badannya berkembang sesuai usianya, Moms boleh saja berpuasa.
  2. Pada dasarnya, selama Moms berpuasa, si kecil bisa menyusu kapan saja. Akan tetapi, di saat berpuasa produksi ASI Moms sedikit berkurang. Jumlah ASI baru berlimpah setelah Moms berpuka puasa. Hal tersebut disebabkan oleh hormon oksitosin. Oleh karena itu, usahakan si kecil lebih banyak menyusu saat malam setelah Moms selesai berbuka puasa hingga menjelang waktu sahur.
  3. Pastikan Moms makan tiga kali sehari, yakni saat sahur, berbuka puasa, serta menjelang waktu tidur setelah shalat tarawih. Ibu menyusui saat puasa juga dianjurkan agar selalu memperhatikan asupan gizi dengan mengonsumsi 50% karbohidrat, 20% lemak, dan 30% protein setiap kali makan untuk menghasilkan ASI yang berkualitas.
  4. Saat berpuasa, Moms mungkin merasa lemas setelah menyusui. Istirahat sejenak sangat berguna untuk membantu Moms mengembalikan energi. Bukan hanya itu, beristirahat juga sangat membantu mengembalikan kondisi psikologis Moms sehingga produksi ASI tetap lancar.
  5. Cairan tubuh akan berkurang 2-3% ketika berpuasa. Dengan begitu banyak minum air putih ketika sahur dan berbuka sangat membantu mencukupi kebutuhan cairan yang Moms butuhkan.
  6. Jika tubuh mengisyaratkan Moms harus berhenti puasa, jangan memaksakan diri untuk tetap mempertahankan puasa. Lebih baik Moms segera berhenti puasa agar kesehatan Moms dan buah hati tercinta tetap terjaga.

Pastikan juga kalau Moms menggunakan peralatan menyusui yang tepat ya! Saat ini Orami memiliki promo Ramadan yang menarik, lho. Moms bisa membeli berbagai peralatan menyusui dengan diskon hingga 70%! 

Baca juga: Siasat Sukses Menyusui

Meskipun Moms bisa menjalankan puasa Ramadhan, sebaiknya puasa dilakukan ketika si kecil sudah berusia 6 bulan ke atas. Sebab, di usia ini, mereka sudah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada asupan ASI karena sudah mengonsumsi MPASI untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka.

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.