12 Februari 2018

Ajak Balita Minum Susu di Gelas, Bukan di Botol

Anak sudah bisa diajarkan minum susu di gelas sejak bayi

Menurut American Academy of Pediatrics, sebagian besar bayi sudah siap minum dari sippy cup (gelas bayi dengan tutup dan bagian menonjol yang berlubang untuk diisap) pada usia 6-9 bulan. Meski demikian, tidak mudah mengajak anak-anak beralih dari botol ke gelas. Lantas, bagaimana caranya?

Seperti juga hal-hal lain yang baru diperkenalkan kepada anak, beralih dari botol ke gelas juga memerlukan waktu dan proses. Sebelum memulai usaha mengajak si kecil minum susu menggunakan gelas, Anda perlu tahu dulu manfaat memakai gelas untuk anak:

1. Kebersihan dan kehigienisan terjamin

Gelas merupakan media yang baik untuk menampung berbagai cairan, seperti air putih, teh, susu, dll. Gelas aman digunakan untuk minum karena berbentuk tabung terbuka, sehingga mudah dibersihkan. Berbeda dengan botol susu dan dot bayi yang memiliki tabung dalam dan bagian yang berlekuk.

2. Menjaga struktur gigi anak

Ibu mana yang tidak bahagia melihat anak tersenyum lebar dan memamerkan giginya yang sehat dan rapi? Karena itu, mulailah melatih anak makan makanan yang bergizi, batasi makanan yang manis, rajin menyikat gigi, dan ajak balita untuk minum di gelas. Sebab, penggunaan dot oleh bayi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gigi bengkok.

3. Anak jadi lebih mandiri dan tidak ketergantungan

Dari proses pembiasaan minum susu di gelas, anak juga akan belajar duduk dan memegang gelasnya sendiri tanpa bantuan orang dewasa.

Lalu, bagaimana cara membiasakan anak minum dari gelas, sehingga prosesnya menjadi lancar dan menyenangkan bagi anak juga bagi ibu? Simak kiat berikut:

1. Mulai memperkenalkan minum susu langsung dengan gelas. Tetapi, jangan memaksa anak bila ia sulit minum susu di gelas. Ajaklah dengan lembut dan belailah anak dengan kasih sayang. Bila awalnya anak masih menolak, ibu bisa mulai dengan membantu anak minum susu dengan bantuan sendok dahulu.

2. Buatlah suasana yang menyenangkan saat minum susu, sehingga anak semakin bersemangat minum susu.

3. Gunakan gelas yang terbuat dari bahan yang aman. Gelas plastik cocok digunakan anak agar tidak mudah pecah apabila terjatuh.

4. Sebaiknya gunakan gelas dengan motif dan warna yang menarik agar anak tertarik minum susu. Gelas dengan gambar karakter kesukaan anak biasanya membuat anak bersemangat.

5. Jika menggunakan gelas transparan, tempelkan gambar menarik di bagian bawah gelas. Di bagian luar gelas tentunya, yang gambarnya baru bisa dilihat anak apabila ia sudah menghabiskan susunya.

6. Jangan menyeduh susu dengan air panas. Sebab, anak akan kesulitan memegang gelas dan meminum isinya. Selain itu, menyeduh susu langsung dengan air panas juga bisa membuat sebagian nutrisi susu hilang.

7. Sebanyak mungkin tunjukkan contoh di hadapannya tentang minum di gelas. Anak-anak akan meniru apa yang kita lakukan.

8. Menunjukkan contoh anak lain yang sudah pakai gelas juga proses yang penting. Kita memberikan contoh untuk memotivasi, bukan sebagai alat untuk menghina atau merendahkan.

9. Berilah penghargaan yang dapat memperkuat kebanggaannya karena mampu minum dari gelas sendiri. Kata-kata pujian bisa membuat anak tambah semangat, lho.

Walaupun cara-cara di atas mungkin tidak langsung berhasil, intinya ada proses yang kita tempuh untuk menghantarkan anak minum pakai gelas. Kunci keberhasilannya adalah kesabaran Anda, Moms.

Apakah si kecil sudah terbiasa minum susu menggunakan gelas sejak dini? Atau sampai sekarang ia masih senang memakai botol dan dot? Share di kolom komentar, yuk, Moms.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.