02 Mei 2023

10+ Fakta Anak Bungsu yang Mungkin Belum Moms Ketahui

Sama seperti anak lainnya, anak bungsu juga punya fakta yang menarik

Apakah Moms termasuk anak bungsu di keluarga? Jika ya, sejauh mana Moms tahu tentang fakta anak bungsu?

Hampir 90 tahun yang lalu, seorang psikolog menyatakan bahwa urutan kelahiran bisa berpengaruh pada karakter orang tersebut.

Lantas, apa artinya menjadi yang terakhir dalam urutan kelahiran?

Agar tak lagi menjadi pertanyaan, cari tahu sederet fakta anak bungsu lewat ulasan di bawah ini, yuk!

Baca Juga: Kenali 6 Penyebab Pertengkaran Anak dengan Saudaranya

Stereotipe Urutan Anak

Anak Bungsu dalam Keluarga
Foto: Anak Bungsu dalam Keluarga (insider.com)

Sebelum mengetahui fakta anak bungsu, biasanya akan ada perbedaan yang ditunjukkan setiap anak dalam urutannya. Misalnya:

  • Anak tertua mungkin memiliki lebih banyak kesamaan dengan anak sulung lainnya daripada saudara laki-laki dan perempuan mereka sendiri. Anak sulung biasanya lebih berprestasi, mendominasi, dan perfeksionis.
  • Seorang anak tengah mungkin akan lebih pengertian, kooperatif dan fleksibel, namun kompetitif. Sebagai anak tengah, seseorang biasanya menerima paling sedikit perhatian dari keluarga. Meskipun sering terlambat berkembang, anak tengah memiliki keterampilan negosiasi
  • Anak bungsu biasanya lekat dengan dominasi kasih sayang. Memiliki sifat menaklukkan, anak bungsu telah belajar bagaimana merayu dengan pesonanya. Ank bungsu juga biasanya lebih bebas dan lebih mandiri.

Pada tahun 1927, psikolog Alfred Adler pertama kali menulis tentang urutan kelahiran dan prediksi perilaku.

Selama bertahun-tahun, sejumlah teori dan definisi telah dikemukakan.

Tetapi pada umumnya, anak-anak bungsu digambarkan sebagai sosok yang sangat sosial, percaya diri, kreatif, pandai memecahkan masalah, dan manipulatif.

Satu hal yang diyakini Alfred adalah urutan kelahiran tidak hanya harus memperhitungkan siapa yang benar-benar lahir lebih dulu dan siapa yang benar-benar lahir terakhir.

Seringkali, perasaan orang tentang urutan mereka dalam sederetan saudara sama pentingnya dengan urutan kelahiran mereka yang sebenarnya.

Ini juga dikenal sebagai urutan kelahiran psikologis.

Misalnya, jika anak sulung sakit kronis atau cacat, adik laki-laki dapat mengambil peran yang biasanya diperuntukkan bagi anak tersebut.

Setelah penelitian selama beberapa dekade, para peneliti mulai berpikir bahwa urutan kelahiran, meskipun menarik, mungkin tidak berpengaruh seperti yang diperkirakan semula.

Penelitian terbaru memberikan anggapan bahwa urutan kelahiran adalah penyebab orang berperilaku dengan cara tertentu.

Faktanya, masalah seperti jenis kelamin, keterlibatan orang tua, dan stereotipe mungkin memainkan peran yang lebih besar.

Baca Juga: Melihat Karakter Anak dari Bulan Kelahirannya

Fakta Anak Bungsu

Adik Kakak dan Si Bungsu
Foto: Adik Kakak dan Si Bungsu (Orami Photo Stocks)

Ini adalah beberapa fakta anak bungsu yang memiliki penjelasan ilmiah, tentunya Moms harus mengetahuinya:

1. Lebih Rentan Mengalami Obesitas

Fakta anak bungsu yang pertama ini menjadi didukung oleh sebuah penelitian dari Journals Public Library of Science.

Hal ini karena beberapa hal, salah satunya karena anak bungsu biasa dimanja dan dibagi banyak hal baik oleh orang tua atau kakaknya.

Selain itu, obesitas yang dialami oleh anak bungsu bisa terjadi karena biasanya orang tua melonggarkan batasan dan aturan jika dibandingkan dengan anak pertama dan anak-anak sebelumnya.

Hal ini tentunya perlu mendapat perhatian dari Moms.

2. Lebih Kreatif

Ini juga menjadi fakta anak bungsu selanjutnya. Setidaknya hal ini dalam terlihat dalam hal karier.

Studi yang dilakukan oleh CareerBuilder menemukan bahwa anak bungsu dalam sebuah keluarga cenderung memilih karier dalam bidang seni/desain/arsitektur.

Anak bungsu juga cenderung memilih karier dalam bidang pengeditan/penulisan, teknologi informasi, atau marketing.

Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas akan tampak menonjol yang ditunjukkan oleh anak bungsu.

Saat mengetahui fakta anak bungsu ini, Moms bisa bersiap-siap untuk mendukung aktivitas dan minatnya agar Si Kecil dapat mengejar impiannya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mainan untuk Anak 4 Tahun, Bikin Anak Makin Kreatif!

3. Mendapatkan Kemudahan

Duke University dan Washington University melihat pemberlakuan aturan dari orang tua kepada anak-anaknya.

Terlihat bahwa aturan, pengawasan dan konsekuensi dari orang tua berkurang mulai dari yang paling kepada yang paling muda.

Hal ini mungkin bisa terjadi karena orang tua memiliki idealisme yang kuat pada anak pertama.

Hal tersebut menjadi lebih realistis saat memiliki anak-anak selanjutnya dan cenderung lebih santai saat menghadapi anak bungsu.

Ini juga akan berpengaruh kepada karakternya, dan menjadi salah satu fakta anak bungsu.

4. Tidak Terlalu Pintar

Fakta anak bungsu ini tentunya relatif.

Sebab, para ilmuwan di Universitas Oslo mengamati skor IQ pria, mereka menemukan anak sulung cenderung memiliki IQ lebih tinggi daripada anak kedua.

Terlebih lagi, anak kedua cenderung memiliki IQ lebih tinggi daripada anak ketiga.

Tentunya Moms jangan terlalu khawatir.

Meski si bungsu tidak terlalu menonjol dalam bidang akademik, Moms bisa membantunya dalam sisi yang lain.

Misalnya saat Si Kecil terlihat ramah dan aktif bersosialisasi, tentu ini mendapatkan penilaian khusus di hati Moms.

5. Cenderung Pemberontak

Psikolog Frank Sulloway, penulis Born to Rebel melakukan penelitian di American Psychological Association.

Hasil dari menunjukkan tersebut menunjukkan bahwa anak sulung lebih cenderung mengikuti aturan orang tua, anak bungsu dilahirkan melawan mereka.

Ini bisa saja terjadi lantaran peraturan yang mulai melunak, para kakak yang selalu mengajak bercanda, hingga alasan tertentu yang menjadikan anak bungsu cenderung pemberontak.

Karena fakta anak bungsu ini, Moms perlu mengantisipasi hal ini agar hubungan antar saudara tetap aman.

Baca Juga: Mengenal Fakta Diabetes Insipidus Pada Anak

6. Berisiko Lebih Rendah Terkena Diabetes

Penelitian dalam Oxford University menyampaikan kabar buruk bagi anak sulung.

Diyakini bahwa anak sulung berisiko lebih tinggi untuk terkena diabetes.

Peneliti menemukan bahwa risiko tersebut akan menurun seiring bertambahnya urutan kelahiran.

Dengan kata lain, fakta anak bungsu menyebutkan bahwa lebih sedikit risiko terkena diabetes bagi anak nomor dua, bahkan lebih sedikit untuk bayi nomor tiga, dan bayi bungsu juga.

Kenali ciri-ciri seorang anak terkena diabetes untuk dapat segera melakukan antisipasi.

7. Sering Beradaptasi untuk Berbaur

Sebagai fakta anak bungsu selanjutnya, ternyata anak-anak yang lebih kecil harus bekerja lebih keras untuk dilibatkan dalam percakapan kakak-kakak mereka.

Namun berita baiknya, ini akan membuat anak bungsu lebih maju dalam keterampilan percakapan, dikutip The Hanen Centre.

Selain itu, anak bungsu akan memiliki kosakata serta menyerap percakapan lebih banyak dari kakak-kakaknya.

Karenanya, anak bungsu biasanya akan lebih cepat berbicara dibanding kakak-kakaknya.

8. Lebih Suka Berpetualang

Anak sulung selalu mengambil peran kepemimpinan dalam kelompok saudara kandung.

Namun, fakta anak bungsu harus mencari peran pemimpin ini sendiri agar diterima oleh keluarga.

Hal ini dikemukakan oleh Frank Sulloway, seorang peneliti urutan kelahiran dan juga penulis Born to Rebel.

Untuk menemukan tempat mereka, fakta anak bungsu lainnya ini menunjukkan bahwa mereka cenderung bereksperimen dan mengambil lebih banyak risiko untuk menunjukkan bakat dan identitasnya.

"Karena alasan ini, mereka seringkali lebih eksploratif dan terbuka untuk pengalaman yang baru," jelasnya.

Baca Juga: 6 Cara Mendidik Anak Agar Supel dan Humoris

9. Lucu dan Humoris

Apa kesamaan Eddie Murphy, Stephen Colbert, Jennifer Lawrence dan Tina Fey? Mereka lucu, dan mereka semua yang termuda di keluarga mereka.

Data menunjukkan bahwa itu mungkin bukan sebuah kebetulan saja.

Survei YouGov pada tahun 2015 menemukan bahwa saudara bungsu lebih cenderung menganggap diri mereka lucu, sementara saudara tertua lebih cenderung menganggap diri mereka serius.

Tetapi kemampuan untuk membuat orang tertawa itu mungkin berkembang karena kebutuhan.

“Bayi dalam keluarga harus bersaing untuk mendapatkan perhatian orang tua, jadi mereka cenderung menggunakan humor untuk memenangkan hati mereka,” kata psikolog Richard Wiseman.

10. Lebih Santai

Menurut survei urutan kelahiran YouGov di atas, fakta anak bungsu juga cenderung menganggap diri mereka santai.

Ini biasanya berasal karena memiliki orang tua dengan gaya pengasuhan yang lebih santai, berkat pengalaman keduanya membesarkan anak yang lebih besar.

Orang tua yang santai juga memengaruhi karakter anak.

“Orang tua lebih lunak. Anak-anak bungsu cenderung kurang berorientasi pada aturan, namun tetap mendapat banyak perhatian," jelas Kevin Leman, seorang psikolog dan penulis The Birth Order Book.

11. Pandai Berteman

Sementara anak sulung lebih tegas, fakta anak bungsu selanjutnya yaitu biasanya lebih mampu bersosialisasi dan suka bersenang-senang, menurut studi Sulloway.

Karena mereka harus menemukan tempat mereka di antara saudara mereka, anak bungsu akhirnya belajar bagaimana mengendalikan situasi dan memanipulasi orang.

"Anak-anak bungsu manipulatif, sosial, supel, hebat dalam penjualan," tutur Kevin Leman, seorang psikolog dan penulis The Birth Order Book.

"Mereka lolos dari ‘pembunuhan’ sebagai anak-anak dan tahu bagaimana cara menyiasati orang," sambungnya.

Baca Juga: Profil Mutiara Baswedan, Anak Sulung Anies Baswedan yang Baru Menikah

Psikolog memang tidak setuju bahwa urutan kelahiran benar-benar memengaruhi kepribadian seseorang.

Namun, tidak ada keraguan bahwa interaksi dan hubungan antar sesama anggota keluarga akan memengaruhi serta membentuk kepribadian di kemudian hari.

Nah, kini Moms sudah lebih tahu tentang fakta anak bungsu, bukan?

Terlepas dari itu, pastikan untuk tetap menciptakan lingkungan yang positif, aman, dan sehat untuk keluarga di rumah, ya!

  • https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0056357
  • https://press.careerbuilder.com/press-releases?id=pr658&sd=9/22/2011&ed=9/22/2099&siteid=cbpr&sc_cmp1=cb_pr658_
  • http://public.econ.duke.edu/~vjh3/working_papers/Birth_Order_School_Performance.pdf
  • https://www.nytimes.com/2007/06/22/science/22sibling.html?pagewanted=all&_r=0
  • https://psycnet.apa.org/record/1996-98980-000
  • https://www.bmj.com/content/321/7258/420
  • http://www.hanen.org/SiteAssets/Helpful-Info/Articles/the-effect-of-birth-order.aspx
  • http://www.sulloway.org/BirthOrder-Sulloway-1999a.pdf
  • https://yougov.co.uk/topics/lifestyle/articles-reports/2015/01/17/birth-order-personality

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.