28 Juni 2024

22 Dampak Game Online dari Sisi Positif dan Negatif

Pastikan lindungi anak dari efek negatifnya

Saat memberikan fasilitas dan kebebasan mengaksesnya untuk Si Kecil, apakah Moms sudah paham tentang dampak game online?

Biasanya, berbagai permainan online tidak hanya dilakukan oleh para orang dewasa saja, namun anak-anak hingga remaja pun bisa mengerti makna dari bermain game online.

Rupanya, game canggih yang menjadi hiburan favorit banyak anak di seluruh dunia ini bisa memberikan pengaruh positif dan negatif pada perkembangan karakter anak!

Sisi positif dan negatif dari kebiasaan bermain game online berteknologi tinggi wajib menjadi perhatian Moms mulai saat ini.

Sebagai suatu bentuk permainan yang dikembangkan untuk memberikan hiburan, dampak game online tidak main-main, dan harus Moms tangani sedini mungkin.

Apa saja, ya? Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: 17 Rekomendasi Game Online untuk Anak dan Remaja, Menghibur!

Dampak Game Online yang Positif pada Anak

Bermain Game Online
Foto: Bermain Game Online (Freepik.com/rawpixel-com)

Di balik keseruannya, tentu ada pula dampak game online lainnya yang mungkin menjadi pertimbangan Moms saat memberikan fasilitas ini.

Tidak selalu negatif, ada pula beberapa dampak game online yang positif, seperti:

1. Berpikir Secara Efektif

Berpikir secara efektif dan mengingkatkan critical thinking adalah salah satu dampak game online yang positif, lho.

Misi dengan tingkat kesulitan berbeda akan membuat otak Si Kecil bekerja secara efektif untuk berusaha melewati rintangan dan menjadi pemenang.

Selain itu, misi tersebut juga membuat kinerja otak semakin meningkat.

2. Berpikir Cepat

Game online biasanya memberikan batasan waktu untuk para pemain dalam menyelesaikan rintangan.

Dampak game online ini dapat membantu pembentukan karakter anak yang mampu berpikir cepat dan tepat untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga: Ketahui Bahaya dan Manfaat Anak Main HP untuk Perkembangan Pengetahuan serta Keterampilannya

3. Menambah Aktivitas Otak

Anak-anak Bermain HP
Foto: Anak-anak Bermain HP (Freepik.com/pch-vector)

Salah satu dampak game online secara positif yang bisa Si Kecil rasakan yaitu menambah dan mengasah aktivitas otak.

Tentu saja, pada setiap permainan dibutuhkan konsentrasi tinggi agar dapat fokus mencapai skor tertinggi.

Selain itu, sambil menyelesaikan misi dibutuhkan strategi tepat sehingga memaksa otak Si Kecil untuk mencari inovasi agar dapat menang melawan musuh. 

4. Pribadi yang Teliti dan Penuh Konsentrasi

Dampak game online selanjutnya adalah dapat melatih anak untuk berkonsentrasi pada suatu hal.

Bagian-bagian detail yang sangat kompleks dari dalam suatu permainan online juga membuatnya terbiasa memahami hal-hal secara teliti.

5. Melatih Sportivitas terhadap Lawan

Dampak game online juga dapat melatih rasa sportif Si Kecil lho, Moms.

Biasanya anak-anak yang biasa main game akan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini dapat membuat Si Kecil lebih siap menerima kekalahan tanpa rasa putus asa ataupun kemenangan dengan rendah hati.

Cara seperti ini dapat membuatnya bermain lebih jujur mengikuti aturan yang berlaku. 

6. Membiasakan Diri dengan Lebih dari Satu Aktivitas

Agar dapat mencapai kesuksesan dalam bermain game online, dibutuhkan keahlian yang baik.

Oleh karena itu, Si Kecil membutuhkan konsentrasi tinggi agar dapat melakukan hal tersebut.

Kebiasaan tersebut dapat menghasilkan dampak game online yang positif, yaitu terbiasa melakukan lebih dari satu kegiatan secara bersamaan. 

7. Melatih Kepemimpinan

Salah satu dampak positif game online adalah melatih jiwa kepemimpinan anak.

Saat bermain game berkelompok, anak-anak akan mendapat giliran untuk menjadi pemimpin timnya.

Nah, disitulah keterampilan memimpin anak akan diasah selama bermain.

Dalam game online, anak-anak akan berinteraksi dengan orang lain dari berbagai usia dan negara.

Hal ini dianggap lebih baik, karena mereka akan memahami karakter orang lain.

8. Meningkatkan Daya Ingat Anak

Anak Main HP Bersama Teman
Foto: Anak Main HP Bersama Teman (Pexels.com/Vanessa Loring)

Game online dapat membantu meningkatkan daya ingat anak bahkan saat mereka tidak lagi bermain game.

Studi yang dipublikasikan JAMA Network Open menunjukkan bahwa video game memfasilitasi perubahan kognitif di otak.

Kemampuan daya ingat anak ini akan terus terasah bahkan setelah mereka dewasa.

Penelitian tersebut bahkan kinerja memori seroang gamers saat dewasa lebih baik dibandingkan yang bukan.

Baca Juga: 25 Rekomendasi Game Offline Android, Gratis tanpa Kuota!

9. Pengembangan Percaya Diri

Banyak game online memberikan feedback positif dan penguatan yang langsung terkait dengan pencapaian anak.

Misalnya, mereka dapat menerima poin atau penghargaan virtual, naik level, atau mendapatkan pengakuan dalam komunitas game.

Ini memberikan dorongan positif yang memperkuat persepsi mereka tentang kemampuan dan kompetensi mereka sendiri.

Dengan demikian, game online tidak hanya menawarkan hiburan dan tantangan.

Namun, juga menyediakan platform yang dapat membantu anak-anak mengembangkan rasa percaya diri mereka secara bertahap.

10. Menambah Wawasan

Banyak game online menawarkan pengaturan yang berbeda-beda, baik dalam bentuk dunia fantasi maupun dalam dunia nyata.

Anak-anak dapat terpapar pada budaya, tradisi, dan latar belakang yang beragam melalui pengalaman dalam game.

Contohnya, beberapa game RPG (Role-Playing Games) memiliki setting yang menggambarkan budaya atau sejarah tertentu, seperti budaya Jepang dalam game dengan tema samurai atau ninja.

Beberapa game juga memiliki latar belakang sejarah yang kuat atau menggambarkan peristiwa sejarah tertentu.

Hal ini dapat membantu anak-anak memahami kronologi sejarah, tokoh-tokoh penting, dan dampak peristiwa sejarah terhadap masyarakat.

Misalnya, game strategi sejarah sering kali memungkinkan pemain untuk memimpin peradaban atau mengalami peristiwa penting dalam sejarah dunia.

Hal ini dapat menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi anak-anak, membantu mereka memperluas wawasan mereka tentang dunia, memahami keragaman budaya, dan mengeksplorasi berbagai topik dari sudut pandang yang baru.

Baca Juga: 12 Dampak Negatif Televisi bagi Anak dan Cara Menghindarinya

Dampak Game Online yang Negatif pada Anak

Anak Bermain Game
Foto: Anak Bermain Game (Freepik.com/user18526052)

Selain manfaat positif untuk perkembangan karakter anak, dampak game online juga bisa negatif untuk perkembangan mental buah hati lho, Moms! Apa saja?

Simak selengkapnya berikut ini.

11. Perilaku Agresif

Game online yang menampilkan kekerasan dapat memberikan dampai negatif untuk anak-anak.

Adegan kekerasan dalam game online tersebut dapat memicu anak berperilaku agresif di kehidupan nyata.

Sebab, kekerasan yang dilihat dalam game tersebut dianggal sebagai "hal biasa" di dunia nyata.

Selain itu, anak-anak mungkin akan merasa puas ketika melakukan hal yang sama dengan game yang dimainkan.

12. Antisosial

Anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain game online saja tidak memiliki banyak kesempatan untuk bergaul dengan teman-teman seusianya.

Selain itu, anak yang kebanyakan bermain game online biasanya akan lebih memilih bermain komputer di rumah daripada bermain di luar bersama teman-temannya.

Alhasil, dampak game online ini akan membuat Si Kecil lebih suka menyendiri dan menjadi individu yang antisosial.

13. Berbicara Kasar

Ilustrasi Anak Berbicara Kasar
Foto: Ilustrasi Anak Berbicara Kasar (Freepik.com/josecarloscerdeno)

Kata-kata kasar bisa diperoleh Si Kecil dari para pemain game online lain yang tersebar di dunia maya.

Dampak game online yang negatif, kata-kata ini akan mudah masuk ke dalam otak Si Kecil.

Nantinya, mereka akan menirup ucapan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.

Dampak game online akan sangat mengganggu kehidupan anak di dunia nyata.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.