27 Juni 2024

Kecanduan Game Online: Ciri, Dampak, dan Cara Mengatasi

Bisa berdampak pada kesehatan mental Si Kecil

Coba Moms perhatikan tingkah laku Si Kecil. Apakah ia tampak kecanduan game online sehingga tak bisa lepas dari gawai?

Jika ya, Moms sebaiknya waspada. Kecanduan game online bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele.

Tak hanya pada anak, orang dewasa pun bisa mengalami kondisi tersebut.

Awalnya, bermain game bisa menjadi sarana relaksasi untuk menenangkan dan meringankan beban pikiran.

Namun, apabila dilakukan secara berlebihan, game bisa menimbulkan sensasi ketagihan hingga akhirnya kecanduan.

Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai apabila seseorang tengah memasuki fase kecanduan game online.

Bagaimana kondisi ini terjadi dan apa saja tanda-tanda kecanduan game online yang perlu dikenali?

Cari tahu informasi selengkapnya di bawah ini, ya, Moms!

Baca Juga: 25 Rekomendasi Game Offline Android, Gratis tanpa Kuota!

Ciri-Ciri Kecanduan Game Online

Ciri Kecanduan Game Online
Foto: Ciri Kecanduan Game Online (Freepik.com/rawpixel-com)

Layaknya gangguan kesehatan mental pada umumnya, gejala kecanduan game online juga memiliki ciri khas tersendiri.

Melansir Cleveland Clinic, berikut ciri-ciri anak atau orang dewasa yang kecanduan game online:

  • Penurunan prestasi di sekolah atau pekerjaan
  • Sering merasa cemas, mudah marah, hingga sedih berlarut-larut
  • Sering menghabiskan lebih banyak waktu bermain video game
  • Menghindar atau menarik diri dari aktivitas sosial
  • Tidak menjaga kebersihan diri
  • Bermain game online sebagai sarana untuk menghindari konflik
  • Melanjutkan permainan meski sedang dalam kondisi yang tidak tepat
  • Memperburuk suasana hati, seperti rasa bersalah atau putus asa
  • Sering mengeluh sakit kepala, leher, dan punggung bagian atas

Melansir dari laman Parentzone, Dr. Mark Griffiths, psikolog dari Nottingham Trent University, mengatakan bahwa anak bisa disebut mengalami kecanduan game online jika telah merusak 3 aspek.

Aspek-aspek tersebut, termasuk pendidikan, olahraga, serta sosialisasi dan interaksi dengan teman sebaya.

Selain itu, seseorang juga bisa dibilang mengalami kecanduan apabila memiliki frekuensi bermain lebih dari 3 kali dalam 1 minggu.

Diiringi dengan setiap kali bermain berlangsung lebih dari 2 jam lamanya.

Biasanya, seseorang yang kecanduan game online akan marah jika jam bermain game mendadak dikurangi atau dihentikan.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Game Survival yang Penuh Tantangan!

Penyebab Kecanduan Game Online

Penyebab Kecanduan Game Online
Foto: Penyebab Kecanduan Game Online (Orami Photo Stocks)

Melansir studi di Journal of Critical Reviews, anak yang sudah kecanduan game online cenderung memiliki perilaku yang kurang baik, kesulitan bersosialisasi, dan rentan merasa kesepian.

Orang yang mengalami keadaan tersebut juga lebih berisiko mengalami gangguan tidur dan obesitas alias berat badan di atas normal.

Nah, supaya Si Kecil terhindar dari kecanduan game online, Moms harus jeli terhadap perubahan perilaku yang ditunjukkan anak.

Para peneliti masih mencoba untuk menentukan penyebab pasti dari sifat adiktif video game dan internet, yang pada akhirnya bisa menimbulkan kecanduan.

Sejauh ini, para peneliti berpikir bahwa proses bermain dan memenangkan suatu kontes di dalam video game dapat memicu pelepasan dopamin di otak.

Dopamin adalah zat kimia otak (neurotransmitter) yang memainkan peran penting dalam beberapa fungsi tubuh.

Hormon dopamin berfungsi sebagai pemicu rasa bahagia dan menenangkan bagi tubuh.

Tahukah Moms bahwa orang-orang yang menyalahgunakan obat-obatan memiliki kadar dopamin yang tinggi di dalam tubuhnya?

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan adanya kesamaan otak pada orang yang kecanduan game online dan pengguna penyalahgunaan zat.

Baca Juga: 12 Dampak Negatif Televisi bagi Anak dan Cara Menghindarinya

Dampak Kecanduan Game Online

Dampak Kecanduan Game Online
Foto: Dampak Kecanduan Game Online (Freepik.com/freepik)

Dampak kecanduan game online pada anak dapat sangat beragam dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, di antaranya:

1. Masalah Perilaku

Masalah perilaku adalah salah satu dampak serius dari kecanduan game online pada anak.

Kecanduan ini dapat mengubah perilaku anak secara signifikan, baik dalam interaksi sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, anak kesulitan mengontrol waktu dan frekuensi bermain mereka, perubahan mood yang ekstrim, kurangnya konsentrasi, dan peningkatan perilaku agresif.

2. Gangguan Pola Tidur

Anak yang terlalu sering bermain game online cenderung mengalami gangguan tidur malam.

Mereka mungkin terjaga sampai larut malam untuk bermain game, sehingga mengganggu ritme alami tidur mereka.

Hal ini karena game online sering kali membangkitkan rasa kecanduan dan keinginan untuk terus bermain.

Jadi, anak mungkin sulit untuk menghentikan aktivitas ini, bahkan ketika sudah mendekati waktu tidur.

Baca Juga: 12 Dampak Media Sosial dari Sisi Positif dan Negatif

3. Masalah Interaksi Sosial

Anak yang terlalu fokus pada game online mungkin mengalami keterbatasan dalam mengembangkan keterampilan sosial yang penting.

Misalnya kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan konflik.

Meski game online sering menawarkan interaksi virtual dengan pemain lain, tetapi ini sering kali tidak menggantikan interaksi sosial yang nyata.

Anak mungkin lebih nyaman berkomunikasi melalui platform game daripada berinteraksi di kehidupan sehari-hari.

Jika dibiarkan secara terus-menerus, hal ini bisa menghambat perkembangan mereka dalam memahami dinamika sosial di masyarakat.

4. Gangguan Kesehatan Mental

Anak yang kecanduan game online cenderung lebih rentan mengalami kecemasan dan depresi.

Hal ini dapat disebabkan oleh tekanan yang dirasakan dalam permainan, kehilangan waktu untuk aktivitas yang lebih sehat, atau isolasi sosial yang dapat mempengaruhi suasana hati mereka.

5. Kerugian Finansial

Dampak kecanduan game online lainnya yaitu bisa menyebabkan kerugian finansial.

Pasalnya, banyak game online menawarkan item virtual atau fitur tambahan yang bisa dibeli dengan uang sungguhan.

Anak yang kecanduan game online pun sering kali tergoda untuk melakukan pembelian ini tanpa memperhitungkan konsekuensi finansialnya.

Hal ini pun dapat membuat anak mengabaikan pengelolaan keuangan pribadi secara sehat.

Mereka mungkin tidak menyisihkan uang untuk kebutuhan lain atau untuk masa depan, seperti tabungan atau pendidikan.

Apakah Si Kecil mulai menunjukkan tanda dan ciri-ciri kecanduan game online seperti yang telah...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.