16 January 2024

10 Alat Pembesar Penis Terbaik, Tertarik Coba Dads?

Salah satunya dengan menggunakan alat vacuum khusus

Internet dipenuhi dengan situs yang menjual segala sesuatu mulai dari pil hingga alat pembesar penis.

Banyak dari brand tersebut mengklaim dapat meningkatkan panjang dan ketebalan kejantanan Dads.

Tetapi, apakah alat pembesar penis ini berhasil?

Kecemasan Dads tentang ukuran penis telah melahirkan industri global yang menghasilkan jutaan hingga ratusan juta rupiah dalam produk pembesar penis.

Sementara banyak Dads khawatir penis mereka terlalu kecil.

Menurut National Health Service, kebanyakan penis pria berukuran normal, sehingga mereka tak perlu khawatir.

Seorang konsultan pengobatan seksual, Profesor Kevan Wylie mengatakan pria dengan kekhawatiran akan ukuran penis harus berdiskusi tentang ukurannya, sebelum mencari cara pembesar penis.

Hal ini lantaran, banyak eksperimen pembesar penis yang justru menimbulkan efek samping bagi beberapa pria.

Namun untuk Dads yang tidak percaya diri dengan ukuran penis, maka tidak ada salahnya mencoba beberapa rekomendasi alat pembesar penis berikut ini.

Ingin coba membesarkan ukuran penis? Simak rekomendasi alat pembesar penis di bawah ini, ya Dads!

Baca Juga: Serba-serbi Bintik pada Penis, Waspada Penyakit Menular

Alat Pembesar Penis

Ilustrasi Ukuran Penis
Foto: Ilustrasi Ukuran Penis (Pexels.com)

Kebanyakan Dads yang percaya penis mereka terlalu kecil, sebenarnya itu berukuran normal, lho.

Menurut Mayo Clinic, rata-rata penis adalah 3 sampai 5 inci, atau 8 sampai 13 cm, panjangnya saat lembek dan 5-7 inci, atau 13-18 cm, panjangnya saat ereksi.

Nah, ketahui fakta tentang alat pembesar penis dan produknya untuk menghindari efek samping yang tidak menyenangkan, yaitu:

1. Derangkat Traksi

Alat pembesar penis yang pertama yaitu traksi bertujuan untuk menambah panjang dengan cara meregangkan jaringan penis.

Seseorang meletakkan beban atau bingkai kecil yang memanjang pada penis yang lembek untuk memanjangkannya dengan lembut.

Menurut tinjauan ilmiah tahun 2010, traksi adalah satu-satunya teknik pemanjangan penis yang berbasis bukti, dan hasilnya mungkin tidak kalah dengan operasi penis.

Beberapa penelitianTranslational Andrology and Urology telah menyelidiki efek perangkat traksi, dengan hasil yang bervariasi.

Beberapa hasil menunjukkan bahwa alat tersebut dapat memanjangkan penis sebanyak 1-3 cm.

Dalam sebagian besar uji coba ini, peserta memakai perangkat tersebut antara 4 dan 6 jam sehari.

Pada salah satu peserta, ia memakai perangkat selama 9 jam sehari.

Peneliti juga menyelidiki apakah menggunakan perangkat traksi sebelum atau sesudah operasi penis dapat meningkatkan hasil.

Namun, bukti mengenai perangkat traksi tersebut masih terbatas.

Menentukan keamanan dan keefektifannya akan membutuhkan lebih banyak penelitian, dan Urology Care Foundation saat ini tidak mendukung penggunaannya.

Baca Juga: 9+ Penyebab Penis Bengkak dan Cara Mengatasinya, Jangan Dianggap Enteng!

2. Vacuum Pembesar Penis

Ilustrasi Alat Pembesar Penis (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Alat Pembesar Penis (Orami Photo Stock)

Dads, vacuum pembesar penis terkadang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi.

Beberapa orang menggunakannya untuk sesekali "melatih" penis mereka. Alat pembesar penis ini dinilai efektif asalkan dengan latihan dan penggunaan yang benar.

Mayoritas Dads bisa mendapatkan ereksi yang cukup untuk berhubungan seks. Vacuum pembesar penis memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan alat pembesar penis lainnya.

Biayanya pun lebih murah serta bersifat non-invasif, artinya vacuum pembesar penis tidak memerlukan operasi, memasukkan obat ke ujung penis atau suntikan.

Vacuum pembesar penis dapat digunakan dengan perawatan lain. Untuk beberapa pria, kombinasi perawatan disfungsi ereksi bekerja paling baik.

Menggunakan vacuum pembesar penis dapat membantu Dads mendapatkan kembali fungsi ereksi setelah prosedur tertentu.

Misalnya, menggunakan vacuum pembesar penis dapat membantu memulihkan kemampuan untuk mendapatkan ereksi alami setelah operasi prostat atau terapi radiasi untuk kanker prostat.

Namun, vacuum pembesar penis ini juga memiliki risiko seperti alami pendarahan jika mengonsumsi obat pengencer darah.

Kemudian, vacuum ini pun tidak direkomendasikan jika Dads mengalami anemia sel sabit atau kelainan darah lainnya.

Kondisi tersebut bisa membuat Dads mudah mengalami penggumpalan darah atau pendarahan.

Kemudian, penggunaan vacuum pembesar penis secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan menyebabkan masalah pada ereksi Dads.

Ini tidak dianggap sebagai metode yang efektif untuk memanjangkan penis Dads.

Alat pemanjang penis adalah alat non-invasif. Alat pembesar penis ini menggunakan traksi untuk...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb