02 Mei 2020

4 Bahaya Facial untuk Kulit yang Harus Diperhatikan

Facial adalah salah satu jenis perawatan kulit yang bisa dicoba

Setiap wanita pasti menginginkan kulit yang sehat, terawat, dan terjaga kelembapannya. Kuncinya adalah perawatan wajah yang tepat.

Memakai skincare yang sesuai dengan jenis kulit adalah salah satu langkah awal. Tak kalah pentingnya, meremajakan wajah dengan perawatan kulit yang tepat, salah satunya dengan facial.

Meskipun terbukti dapat meremajakan dan merawat kulit secara mendalam, ternyata facial juga mempunyai efek samping dan bahaya bagi kulit.

Hal ini dapat terjadi ketika facial tidak dilakukan dengan. Lantas, apa bahaya facial untuk kulit? Ini ulasannya.

Bahaya Melakukan Facial

Melakukan facial tetap dapat menimbulkan efek samping apabila tidak dilakukan dengan tepat, seperti berikut ini:

1. Kulit Kemerahan dan Iritasi

Bahaya Facial untuk Kulit-2.jpg
Foto: Bahaya Facial untuk Kulit-2.jpg

Foto: thehealthy.com

Pemilik kulit sensitif harus berhati-hati dalam melakukan berbagai perawatan wajah, termasuk facial.

Alasannya, facial untuk kulit sensitif rentan menjadikan kulit iritasi dan tidak nyaman.

Sebaiknya, beritahu pada terapis agar apabila Moms memiliki kulit sensitif dan gunakan produk yang bersifat hipoalergenik.

“Produk tertentu, seperti asam pengelupas yang kuat, mungkin terlalu keras untuk kulit sensitif. Hal ini bisa membuat kulit menjadi kemerahan dan bahkan iritasi. Hindari juga menggunakan produk yang mengandung wewangian atau yang menjadi pemicu bagi kulit sensitif,” ujar Dr. Nada Elbuluk, asisten klinis profesor dermatologi dari Keck School of Medicine.

Baca Juga: Apa Saja Facial yang Aman Dilakukan Ibu Hamil?

2. Hiperpigmentasi Kulit

Bahaya Facial untuk Kulit-3.jpg
Foto: Bahaya Facial untuk Kulit-3.jpg

Foto: allure.com

Menurut American Osteopathic College of Dermatology, hiperpigmentasi kulit ditandai dengan bercak kulit yang lebih gelap daripada kulit di sekitarnya.

Hal tersebut terjadi karena kelebihan melanin, pigmen cokelat yang menghasilkan warna kulit normal, dan membentuk endapan di kulit. Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini bisa menurunkan rasa percaya diri.

Facial dapat mengakibatkan hiperpigmentasi jika melakukan ekstraksi atau pengelupasan kulit yang terlalu keras dan tidak benar.

Cara mencegahnya adalah melakukan ekstraksi dengan tepat dan menggunakan bahan yang lebih lembut.

3. Jerawat

Bahaya Facial untuk Kulit-4.jpg
Foto: Bahaya Facial untuk Kulit-4.jpg

Foto: lebonskincare.com

Facial dilakukan untuk mengurangi jerawat di wajah, namun ada kalanya malahan wajah menjadi breakouts setelah facial.

Jerawat yang muncul setelah facial biasanya terjadi karena mesin uap dan alat yang digunakan untuk facial tidak bersih dan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Cara mencegahnya adalah memastikan pada terapis bahwa alat yang digunakan sudah steril.

4. Peradangan pada Wajah

Bahaya Facial untuk Kulit-5.jpg
Foto: Bahaya Facial untuk Kulit-5.jpg

Foto: healthline.com

Journal of Clinical Investigation mengungkapkan, facial dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada wajah.

Hal ini bisa disebabkan karena kandungan produk yang digunakan seperti mengandung asam glikolat yang tinggi.

Namun, tenang saja Moms, biasanya pembengkakan akan menghilang dalam beberapa hari kemudian.

Baca Juga: 4 Skincare Aman untuk Mencerahkan Kulit Ibu Hamil

Tahapan Melakukan Facial

Bahaya Facial untuk Kulit-1.jpg
Foto: Bahaya Facial untuk Kulit-1.jpg

Foto: skinline.bg

Studi dari Journal of Clinical Investigation mengungkapkan, facial sebaiknya dimulai saat usia 25 tahun, setiap tiga bulan sekali, dan harus dilakukan oleh tenaga yang sudah profesional. Secara garis besar, tahapan atau langkah dalam melakukan facial, yaitu:

  1. Pembersihan kulit secara menyeluruh;
  2. Menganalisis keadaan kulit oleh terapis;
  3. Pengelupasan kulit, ekstraksi komedo, pori-pori tersebut dan jerawat jika diperlukan;
  4. Melakukan pemijatan wajah;
  5. Memakai masker untuk perawatan;
  6. Mengaplikasikan serum, pelembap, dan sunscreen.
  7. Terkadang akan dilakukan pemijatan pada tangan dan lengan, agar kulit menjadi lebih sehat dan rileks.

Untuk itu, facial sebaiknya dilakukan sesuai dengan permasalahan kulit masing-masing agar manfaatnya akan lebih terasa.

Baca Juga: Mikrodermabrasi untuk Atasi Kulit Kusam, Apakah Efektif?

Adapun facial dianggap bermanfaat untuk menenangkan kulit wajah dan mengatasi beberapa masalah kulit yang umum, seperti kulit kusam, jerawat atau tanda-tanda penuaan.

Itulah beberapa bahaya dari facial yang harus Moms ketahui. Jika sudah mengetahuinya, Moms bisa mencegah hal tersebut terjadi dan manfaat facial jadi lebih terasa, ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.