17 Mei 2020

Balita Minta Hewan Peliharaan, Berikan atau Tidak?

Anjing, kucing, atau reptil yang lebih cocok dipelihara balita?

Hewan peliharaan bisa sangat menyenangkan jika keluarga Anda siap untuk tanggung jawab yang menyertainya.

Melalui hewan peliharaan, balita dapat belajar nilai-nilai dan keterampilan sosial. Sebagian besar hubungan antara manusia dan hewan peliharaan adalah positif.

Balita mungkin tertarik memelihara anjing, kucing, kelinci, sebagai peliharaan. Meski sebagian orang juga memutuskan memelihara reptil untuk menyenangkan anak.

Namun, para dokter anak di Kanada melalui laman Caring for Kids mengingatkan ada beberapa pertimbangan kesehatan dan keselamatan yang perlu diingat.

Baik anak-anak dan hewan peliharaan akan lebih bahagia dan lebih sehat, jika keluarga memahami aturannya.

Baca Juga: 4 Tanda Balita Siap Merawat Hewan Peliharaan

Resiko Memilih Hewan Peliharaan Balita

Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?
Foto: Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No? (Kidspot.co.nz)

Foto: Orami Photo Stock

Moms dengan anak yang memiliki alergi, perlu mempertimbangkan lebih dalam ide memberikan hewan peliharaan untuk balita.

Perlu diingat juga, bahwa anggota keluarga akan disibukkan dengan kehadiran hewan peliharaan.

Jika Moms memutuskan untuk mengadopsi hewan peliharaan, pastikan hewan itu sehat. Adopsi hewan peliharaan dari orang yang dipercayai. Kalau perlu, bertanyalah pada dokter hewan.

Pertimbangkan juga umur hewan peliharaan balita saat akan diadopsi. Pastikan hewan peliharaan Anda melihat dokter hewan setiap tahun dan memiliki semua vaksinasi.

Amati kontak apa pun yang dimiliki hewan peliharaan Anda dengan hewan lain yang mungkin membawa penyakit.

Ketika Balita Sudah Memiliki Hewan Peliharaan

Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?
Foto: Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?

Foto: Orami Photo Stock

Ajari anak-anak Anda untuk memperlakukan hewan dengan lembut dan penuh hormat.

Jangan pernah meninggalkan anak kecil sendirian dengan binatang. Kecelakaan dapat terjadi ketika anak-anak menggoda hewan peliharaan atau menyentuhnya dengan cara yang membuat mereka tidak nyaman.

Libatkan anak dalam perawatan hewan peliharaan. Ini membantu anak-anak belajar rasa tanggung jawab.

Pastikan hewan peliharaan memiliki tempat yang tenang dan nyaman untuk dikunjungi. Jangan biarkan hewan peliharaan tidur dengan anak-anak.

Jangan biarkan hewan peliharaan Anda berkeliaran sendirian di kamar bayi. Jangan biarkan juga hewan peliharaan Anda menjilati wajah anak Anda atau luka atau goresan.

Baca Juga: Benar atau Tidak, Hewan Peliharaan Bisa Membawa dan Menularkan COVID-19?

Hewan yang Cocok Dipelihara Balita

Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?
Foto: Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms memilih anjing untuk dipelihara, hewan berkaki empat dengan usia lebih tua adalah ide yang baik.

Anak anjing bisa sangat menyenangkan tetapi cenderung memiliki banyak energi. Anak anjing membutuhkan banyak waktu dan kesabaran untuk pelatihan yang tepat.

Libatkan semua anggota keluarga dalam pelatihan sehingga perintah yang digunakan mudah bagi anak-anak Anda dan anjing untuk diingat.

Agar aman, anjing perlu tempat yang nyaman baginya. Ekspos anjing ke berbagai jenis orang dan situasi.

Anjing butuh banyak latihan. Dorong anak-anak Anda untuk bergabung dengan Anda berjalan-jalan dengan anjing. Ingatlah untuk menggunakan tali pengikat saat mengajak anjing Anda berjalan.

Jika memilih kucing, pastikan si meong tidak bersentuhan dengan hewan apa pun yang membawa penyakit.

Selalu gunakan sarung tangan saat membersihkan kotorannya dan cuci tangan dengan bersih saat selesai.

Beda lagi jika Moms memutuskan memberikan hewan peliharaan balita yang eksotis.

Reptil, seperti kura-kura, gecko, dan ular, sering membawa Salmonella, sejenis bakteri (kuman) yang bisa sangat sulit dibunuh. Jadi, selalu cuci tangan Anda setelah memegang reptil.

Hewan eksotis, seperti sugar glider, landak, atau monyet, bukanlah hewan peliharaan yang baik untuk anak-anak.

Mereka bisa berbahaya, atau mereka mungkin membutuhkan perawatan khusus yang tidak bisa diberikan oleh anak kecil.

Bolehkah Memberi Hewan Peliharaan pada Balita?

Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No?
Foto: Balita Minta Hewan Peliharaan? Yes or No? (instagram.com/reemachu_princessforever)

Foto: Orami Photo Stock

Seperti dilansir situs kesehatan Irlandia Ireland's Health Services, kesehatan dan keselamatan anak harus jadi nomor satu untuk mempertimbangkan akankah Moms memberikan hewan peliharaan untuk balita.

Ketika yakin bisa menempatkan anak dan hewan dalam rasa anan dan nyaman, itu akan sangat baik.

Selalu pastikan orang dewasa mengawasi anak Anda di sekitar hewan peliharaan. Jangan tinggalkan bayi atau anak Anda sendirian dengan hewan peliharaan. Bahkan jika anak Anda tidur, mereka tidak boleh sendirian dengan hewan peliharaan.

Baca Juga: Kenali Alergi Hewan Peliharaan pada Bayi dan Gejalanya

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang hewan peliharaan untuk balita. Kendati memiliki banyak manfaat untuk perkembangan Si Kecil, Moms juga harus mempertimbangkan risikonya ya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.