Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | May 11, 2018

Balita Suka Berbicara Sendiri, Normal Atau Tidak?

Bagikan


Balita Suka Berbicara Sendiri, Normal Atau Tidak?

Apa Moms belakangan sering dibuat khawatir dan bingung melihat balita bicara sendiri? Atau mungkin Moms sampai mengira kalau buah hati mengalami gangguan karena memperlihatkan perilaku aneh tersebut, normal tidak, ya?

Yuk, kita cari tahu lebih jauh tentang perilaku balita bicara sendiri.

Balita Bicara Sendiri Itu Normal

Moms, ternyata balita bicara sendiri adalah perilaku yang umum dilakukan oleh balita berusia 2 hingga 5 tahun, sebagai cara alami mereka untuk memperbaiki kemampuan berkomunikasi dengan dunia luar, termasuk binatang peliharaan, benda mati, atau teman khayalan.

Selain itu, berbicara sendiri juga menjadi cara balita untuk mengekspresikan perasaan, memahami lingkungan sekitar, mengembangkan kemampuan bahasa, dan membantunya mengembangkan pengendalian diri dan pemikiran pribadi.

Menurut Adam Winsler, seorang profesor psikologi dari George Mason University, Moms sebenarnya tidak perlu khawatir saat melihat balita bicara sendiri dan bahkan mendorong buah hati untuk melakukannya.

Bahkan, dalam penelitian terbarunya yang dipublikasikan oleh jurnal Early Childhood Research Quarterly, anak berusia 5 tahun ternyata bisa melakukan tugas motorik dengan 78% lebih baik saat dia berbicara sendiri dengan suara lantang ketimbang hanya diam saja. 

Baca Juga : Kenali 4 Tanda Anak Terlambat Bicara Berikut Ini!

Apa Kata Psikolog?

Para psikolog sering menyebut perilaku bicara sendiri dengan private speech atau pembicaraan pribadi. Semua orang, termasuk Moms dan orang dewasa lain sebenarnya seringkali juga berbicara pada diri sendiri, hanya tingkat pengendalian dirinya saja yang berbeda.

Menurut psikolog Jean Piaget, perilaku balita bicara sendiri bisa dihubungkan dengan belum matangnya perkembangan mereka, dimana balita belum memiliki kemampuan untuk melihat dari perspektif pendengar dan menyesuaikan percakapan yang berlangsung. 

Baca Juga : Nastusha Alinskie Mengucapkan Kalimat Pertama, Ini 5 Cara Membuat Anak Cepat Berbicara

Tahapan Balita Bicara Sendiri

Peneliti Rusia Lev Vygotsky menemukan bahwa saat balita bicara sendiri, seringkali mereka menirukan percakapan sosial seperti dengan orang tua atau temannya.

Dalam penelitian yang dilakukannya, dia menggambarkan tiga tahapan perkembangan dalam private speech seorang balita, yaitu:

  • Balita bicara sendiri setelah melakukan tindakan. Misalnya: “Aku sudah minum susu” atau “Aku menggambar segitiga.”
  • Balita bicara sendiri saat melakukan tindakan. Misalnya: “Bolanya menggelinding lebih jauh kalau aku menendangnya dengan keras.” atau “warna merah berubah menjadi ungu saat aku menambahkan warna biru.”
  • Balita bicara sendiri sebelum melakukan tindakan. Misalnya: “Aku akan melompat dari tangga ke halaman” atau “Aku akan mengambil kue didalam toples.”

Kemajuan dari setiap tahapan akan seiring dengan perkembangan proses pemikiran balita. Pada tahap pertama, balita hanya bereaksi terhadap sebuah peristiwa atau kejadian, sedangkan di tahap terakhir balita sudah bisa secara aktif merencanakan tindakannya.

Jadi Moms tidak perlu khawatir, karena setelah usia 5 tahun, kebiasaan balita bicara sendiri biasanya perlahan akan hilang dengan sendirinya. Apa sih hal terlucu yang pernah Moms dengar saat si kecil sedang berbicara sendiri?

(WA)

Sumber: Sciencedaily.com, worldofmoms.com, brighthubeducation.com, babycenter.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.