13 Juli 2018

Bayi Tidur Pakai Bantal Bisa Menyebabkan Kematian, Kenapa?

Bayi di bawah 1 tahun tidak boleh tidur menggunakan bantal

Tidur terasa belum nyaman kalau tanpa menggunakan bantal. Ya, umumnya orang membutuhkan bantal sebagai pelengkap ‘ritual’ tidur. Tidur jadi lelap dan nyenyak bila kepala disangga oleh bantal. Tapi apakah bayi juga membutuhkan bantal agar tidurnya nyenyak dan nyaman?

Memang banyak produk bantal untuk bayi yang bisa kita pilih di pasaran. Bahkan, ada beragam jenis atau bentuk bantal bayi.

Misalnya, bantal berbentuk huruf U. Atau, ada juga bantal bayi yang berbentuk lingkaran dengan bagian tengahnya lebih datar. Konon, bantal ini bisa membantu pembentukan kepala Si Kecil agar bulat secara sempurna.

Namun, ternyata bayi yang tidur memakai bantal bisa menyebabkan kematian. Sebenarnya apa bahaya tidur pakai bantal bagi bayi?

Bahaya Tidur Pakai Bantal Bagi Bayi

newborn baby sleeping
Foto: newborn baby sleeping

Menurut National Institute of Child Health and Human Development (NICHHD), sebenarnya penggunaan bantal pada bayi, terutama berusia di bawah satu tahun, tidaklah disarankan.

Bayi tidur menggunakan bantal bisa berisiko meningkatkan kejadian Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak.

Kenapa bantal berbahaya? Ternyata bantal dapat bisa menutupi hidung dan mulut Si Kecil saat tidur. Alhasil, bayi jadi kesulitan bernapas.

Apalagi bila bayi tidur tanpa pengawasan Moms, kemungkinan bantal menutupi wajahnya bisa saja terjadi. Ketika wajahnya tertutup bantal, ia tak bisa menolong dirinya sendiri.

Disinyalir, peristiwa kematian bayi karena SIDS ini mencapai 32 kasus per tahun. Mayoritas bayi yang meninggal berusia di bawah usia 3 bulan.

Baca Juga: Memilih Tempat Tidur Tepat untuk Melindungi Nyawa Bayi

Cara Mengurangi Risiko SIDS

lulubaby
Foto: lulubaby

Lalu, bagaimana caranya untuk mengurangi risiko SIDS serta terhindari dari kejadian fatal saat bayi tidur? Berikut di antaranya:

1. Agar pernapasan bayi tak terganggu, posisikan bayi telentang saat tidur.

2. Hindari menutupi kepala dan wajah bayi saat tidur.

3. Hindari bayi dari asap rokok.

4. Pastikan lingkungan rumah yang nyaman saat Si Kecil tidur, baik malam maupun siang hari.

5. Sediakan tempat tidur yang nyaman dan seruang dengan Moms selama 6-12 bulan pertama.

6. Berikan ASI pada bayi secara eksklusif.

Baca Juga: Cara Agar Bayi Tak Jatuh dari Tempat Tidur

Membuat Tidur Si Kecil Nyenyak

closeup portrait of adorable baby boy sleeping in bed 1 year old baby picture id685857378
Foto: closeup portrait of adorable baby boy sleeping in bed 1 year old baby picture id685857378

Lalu, usia berapa Si Kecil sudah boleh menggunakan bantal saat tidur? Moms boleh memberikan bantal pada anak ketika usianya 2 tahun. Pada usia ini, Si Kecil sudah mampu melakukan berbagai gerakan sehingga bila bantal menutupi wajah, secara refleks ia akan menyingkirkannya.

Meski ada beragam jenis atau bentuk bantal sebaiknya Moms pilih bantal yang berukuran kecil dan datar sehingga dapat menopang lehernya dengan baik. Pastikan pula bantal yang dipilih teksturnya tidak terlalu keras atau kaku.

Tentunya agar tidur Si Kecil terasa nyaman tidak hanya tergantung dari bantal. Selain alas kepala, ada perlengkapan lain juga dapat membuat anak tidur nyenyak dan nyaman. Misalnya, selimut yang berbahan nyaman.

Pastikan pula tempat tidur Si kecil terjaga kebersihannya. Ganti sprei bantal dan kasur secara rutin agar tidak menjadi sarang kuman atau tungau.

Tak kalah penting adalah memerhatikan suhu atau temperatur ruangan kamar. Pastikan Si Kecil tak merasa kepanasan atau kedinginan. Satu hal lagi, bila memungkinkan, pasanglah kelambu pada tempat tidur Si Kecil agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Nah, agar tidur Si Kecil nyenyak, pastikan Moms mendampinginya sebelum tidur. Cobalah mendongeng sebelum tidur atau menyanyikan lagu dengan lembut sehingga anak merasa nyaman dan tidurnya lelap.

(HIL)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.