20 Juni 2019

Ternyata Begadang dan Tidur Tidak Nyenyak Bikin Tinggi Badan Anak Terhambat!

Usahakan Si Kecil sudah tidur pukul 20.00 ya Moms

Pernahkah Moms memperhatikan tinggi badan anak? Apakah tingginya sama seperti anak seumurannya?

Apakah tingginya sesuai dengan tabel tinggi badan anak? Jika masih kurang, Si Kecil masuk ke dalam kategori pendek.

Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik FKUI/RSCM Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K) mengatakan bahwa selain asupan gizi, ada faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan tinggi badan anak, yakni tidur.

Baca Juga: Tinggi Badan Anak Dipengaruhi secara Genetik, Benar atau Salah?

Begadang Bikin Anak Jadi Pendek

banner 2.5 normal heights weights tcm143 44789
Foto: banner 2.5 normal heights weights tcm143 44789 (Orami Photo Stock)

dr. Damayanti memaparkan, untuk bisa tumbuh tinggi, anak membutuhkan growth hormone (GH). Untuk memproduksi GH, tubuh Si Kecil membutuhkan energi dan protein yang didapatkan dari makanan.

Dengan asupan gizi yang baik, tubuh akan mampu memproduksi GH untuk bisa tumbuh tinggi.

Sayangnya, hal itu bisa terhambat jika Si Kecil punya pola tidur yang buruk. GH diproduksi saat anak tidur nyenyak di malam hari.

“Produksi GH paling tinggi pada pukul 23.00 malam hingga 02.00 pagi. Namun, ini tak akan terjadi bila tidur anak tidak nyenyak. Dan, GH baru keluar setelah anak tidur selama tiga jam,” papar dr. Damayanti.

Jika Si Kecil masih bangun pada jam itu, artinya GH tidak akan diproduksi. Dampaknya, pertumbuhan Si Kecil jadi terhambat.

Baca Juga: Anak Hobi Begadang? Ini Cara Menghentikannya

Memperbaiki Pola Tidur Anak

sleeping kid 2
Foto: sleeping kid 2

Bila ingin pertumbuhan Si Kecil berjalan lancar, Moms harus mengajak Si Kecil tidur pukul 20.00 malam agar GH bisa diproduksi pukul 23.00 malam.

Nah, jika Moms melihat bahwa tinggi badan Si Kecil di bawah rata-rata tinggi badan anak seusianya, Moms harus mengecek apakah pola tidur Si Kecil sudah baik atau belum.

Tidak sedikit lho Moms anak yang suka begadang, terlebih jika kedua orang tuanya bekerja. Entah karena anaknya yang memang tidak mau tidur atau karena orangtuanya yang membuat mereka terbangun karena ingin bermain atau bercengkrama sepulang mereka bekerja.

Moms, hal tersebut harus betul-betul dihindari ya. Jika tidak, bukan tidak mungkin Si Kecil akan terus tumbuh lebih pendek dari teman-teman seumurnya.

Selain harus tidur tepat waktu, dr. Damayanti juga mengatakan bahwa Si Kecil harus tidur nyenyak. Banyak faktor yang mengganggu Si Kecil tidur nyenyak, seperti nyamuk, udara terlalu panas atau terlalu dingin, hingga tidur siang yang terlalu lama.

Nah, karena itu, penting bagi Moms untuk menyiapkan Si Kecil tidur dengan baik. Sebelum mengajak anak tidur, pastikan suhu ruangan nyaman, tidak ada nyamuk, dan usahakan ia tidak terlalu lama tidur di siang hari.

Baca Juga: 5 Tips Membiasakan Anak Untuk Membereskan Kamar Tidurnya

Mulai sekarang, cobalah untuk ajak Si Kecil tidur tepat waktu ya Moms. Selamat mencoba!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.