02 Agustus 2019

Bolehkah Mencampur ASI Perah Dalam Waktu Berbeda?

Bisa dicampur dalam 1 wadah, lho.

Terkadang mungkin ASI yang Moms perah jumlahnya sangat banyak hingga melebihi jumlah yang biasa diminum oleh bayi. Sedangkan ASI perah selalu bertambah di setiap harinya.

Moms mungkin juga mulai bingung bagaimana menyimpan ASI yang diperah dalam waktu berbeda tersebut. Sebenarnya bolehkah mencampur ASI perah dalam waktu berbeda, di satu tempat yang sama?

Dicampur Dalam Kondisi Dingin – Beku

Pada dasarnya Moms boleh menyimpan ASI yang diperah di waktu berbeda dalam wadah yang sama. Akan tetapi, ASI tersebut hanya boleh selisih satu hari, misalnya ASI yang diperah pada hari Selasa dan dicampurkan dengan ASI perah hari Senin.

Pastikan juga bahwa Moms mencampurkan ASI saat kondisi dingin, terutama jika ASI di hari sebelumnya sudah dalam kondisi beku.

Dengan kata lain, misalnya 1 liter ASI yang sudah dipompa atau diperah, didinginkan dan ditambah tetap harus dalam kondisi beku. Moms hanya boleh menambahkan ASI yang sudah dingin ke dalam ASI dingin atau ASI yang beku.

Selain itu, Moms sebaiknya mempertimbangkan untuk hanya menyimpan ASI perah dalam jumlah yang relatif kecil. Dengan begitu, jika memang bayi tidak bisa menghabiskan semuanya, Moms tidak terlalu banyak membuang ASI perah.

Hindari untuk menambahkan ASI yang masih dalam kondisi hangat ke dalam susu hari sebelumnya yang sudah Moms dinginkan atau bekukan. Lebih baik disimpan secara terpisah. ASI masih dinilai bagus jika rasanya tidak asam dan baunya tidak menyengat.

Baca Juga : Bingung Memilih Pompa ASI? Cek Dulu Kriterianya

Cara Mencairkan ASI yang Sudah Membeku

Menyimpan ASI perah ke dalam freezer atau kulkas hingga beku, tentu harus terlebih dahulu dicarikan sebelum diberikan kepada bayi. Bagaimana cara mencairkan ASI beku yang benar?

  • Cairkan perlahan-lahan di dalam kulkas. Cara ini biasanya memakan waktu hingga 12 jam, maka dari itu Moms sebaiknya sudah mulai mencairkannya setidaknya semalam sebelum diberikan ke bayi. Jangan cairkan ASI beku menggunakan suhu ruangan.
  • Proses pencairan yang lebih cepat bisa Moms lakukan dengan menahan wadah menggunakan air mengalir. Secara bertahap Moms bisa mulai mendapatkan ASI dengan suhu yang berbeda dan mencair.
  • Jika sebelumnya ASI beku bisa disimpan di dalam kulkas hingga 24 jam. Maka setelah selesai Moms cairkan, jangan disimpan lagi dalam kulkas atau dibekukan kembali. Buang sisa ASI yang tidak diminum bayi.

Cara Menghangatkan ASI Perah Sebelum Diberikan Pada Bayi

ASI perah beku yang sudah Moms cairkan bukan berarti bisa langsung diberikan pada bayi. ASI tersebut masih harus Moms hangatkan terlebih dahulu. Cara menghangatkannya adalah:

  • Siapkan air panas di dalam cangkir maupun wadah berukuran kecil lainnya. Masukkan ASI beku atau ASI dingin ke dalam wadah tersebut.
  • Gunakan boto susu yang hangat.
  • Moms juga bisa menghangatkan ASI menggunakan microwave. Bahkan termasuk juga dengan langsung menghangatkannya menggunakan kompor (seperti merebus susu pada umumnya).

Selama penyimpanan, krim dalam ASI akan naik ke permukaan. Aduk dengan lembut dan jangan sampai krimnya pecah. Tujuannya untuk mencampur kembali krim dengan ASI. Periksa suhunya baru kemudian berikan kepada bayi.

Sebenarnya tidak sulit ya Moms menyiapkan ASI perah untuk memenuhi kebutuhan ASI eksklusif buah hati tercinta. Hanya membutuhkan kesabaran dan ketelatenan Moms dalam menyimpannya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.