21 September 2019

Bukan Cengeng, Menangis Ternyata Punya Banyak Manfaat Menyehatkan

Bisa menjauhkan Moms dari risiko penyakit jantung lho

Banyak orang yang berusaha untuk tidak menangis karena takut dianggap cengeng. Padahal menangis bertujuan untuk mengembalikan emosi Moms yang sempat terpuruk ke kondisi normal.

Bahkan, menangis merupakan aktivitas dan respons emosional yang menyehatkan karena dapat membantu Moms mengeluarkan senyawa kimia negatif dari dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. William H. Frey II, biochemist di St Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota menemukan, bahwa senyawa kimia yang keluar karena dipicu emosi atau stres, berbeda dengan jenis air mata yang keluar karena faktor pemicu dari lingkungan sekitar seperti iritasi.

Air mata yang keluar karena dorongan emosi mengandung hormon protein seperti prolactin, adrenocorticotropic, dan leucine enkephalin, yang merupakan penghilang rasa sakit alami, semuanya merupakan respons asli tubuh terhadap kondisi stres.

Ternyata, air mata yang dikeluarkan saat adanya dorongan emosi atau tekanan mental dapat membantu penyaluran emosi yang lebih sehat. Selain itu, dengan menangis maka Moms sedang mengeluarkan senyawa kimia beracun dari dalam tubuh.

Baca Juga : 4 Tanda Anda Membutuhkan Liburan

Menangis juga memiliki berbagai manfaat menyehatkan, diantaranya :

1. Air mata membantu Moms mengatasi duka

Tidak hanya menghilangkan senyawa beracun dari dalam tubuh, menangis juga dapat memberikan manfaat psikologis dengan meningkatkan mood serta membantu diri menyesuaikan dengan situasi berduka.

Dengan menangis di waktu tertekan, emosi yang dikeluarkan cenderung berasal dari emosi terdalam yang akhirnya bisa teratasi dan memberikan kelegaan secara emosional dan bahkan fisik.

‘Pembersihan’ emosi dapat terjadi melalui mengeluarkan tangisan, diikuti dengan empati jika sedang berhadapan dengan orang yang menangis. Empati sendiri merupakan emosi yang menyehatkan bagi kondisi psikologis siapapun.

2. Melepaskan stres

Tangisan yang Moms keluarkan dapat mengurangi rasa stres yang dapat memiliki efek merusak pada kesehatan fisik dalam jangka panjang, seperti menyebabkan munculnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi serta adanya diabetes tipe 2, bahkan obesitas.

Hal inilah yang menyebabkan setelah mengeluarkan air mata, emosi terasa seperti mengalami perbaikan.

Air mata yang dikeluarkan dalam kondisi emosional, terbukti memiliki level adrenocorticotrophic atau ACTH yang tinggi, tidak seperti di dalam air mata refleks.

Dengan keluarnya senyawa kimia ini dari dalam tubuh, hormon kortisol pun tidak dipicu untuk keluar sehingga tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Namun perlu diperhatikan pula oleh Moms, terlalu banyak menangis tak baik pula untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan terlalu banyak menangis dapat mengindikasikan adanya masalah kejiwaan yang serius, seperti depresi, post-traumatic stress dan depresi seusai persalinan.

Terapi mengeluarkan emosi melalui tangisan sendiri tidak selalu bekerja secara efektif bagi semua orang, terutama mereka yang menderia gangguan emosional yang biasanya kebal terhadap kelegaan setelah menangis.

Ditinjau oleh: dr.Deffy Laksani Anggar Sari

Sumber : meetdoctor.com

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.