25 Juni 2019

Cara Jitu Agar Suami Mau Lebih Terlibat Mengurus Anak dan Rumah Tangga

Lakukan diskusi dengan pasangan di awal pernikahan

Menjalin hubungan rumah tangga perlu kerja sama dari kedua belah pihak, tidak hanya istri yang selalu turun tangan dalam mengelola kehidupan rumah tangga.

Apalagi, bila memiliki anak, istri juga akan disibukkan untuk mengasuh anak, sekaligus melakukan pekerjaan rumah. Hal ini saja sebenarnya sudah cukup menguras mental dan tenaga.

Keterlibatan Dads dalam membina hubungan rumah tangga juga cukup penting. Karena kembali lagi, kehidupan rumah tangga perlu dikelola oleh kedua belah pihak, yaitu mereka yang telah mengikat janji suci pernikahan.

Lalu, bagaimana cara membuat suami agar mau lebih terlibat mengurus anak dan rumah tangga, terutama jika istri bekerja? Berikut penjelasan psikolog klinis Liza Marielly Djaprie.

Baca Juga: 5 Hal yang Bikin Suami Tambah Cinta

1. Diskusikan dengan Suami

suami terlibat urusan rt dan anak.jpg
Foto: suami terlibat urusan rt dan anak.jpg (sbs.com.au)

Cara jitu agar suami mau lebih terlibat mengurus anak dan rumah tangga yang pertama adalah berdiskusi. Liza mengungkapkan, pentingnya diskusi dan berlatih. Menurutnya, ada baiknya hal ini memang sudah dibicarakan bahkan di awal pernikahan dengan pasangan.

Segala hal adalah hasil latihan dan hasil diskusi. Di awal pernikahan, diskusi tentang segala hal termasuk pengurusan anak sudah harus dilakukan, jika memang memutuskan mau memiliki anak.

"Banyak pasangan memutuskan menikah, tapi melewatkan sesi diskusi ini dengan harapan semua akan berjalan dengan baik," jelas Liza.

Baca Juga: 4 Tips Agar Suami Mau Bergantian Mengasuh Bayi yang Baru Lahir

2. Ajak Suami Berlatih

stay-at-home-dad.jpg
Foto: stay-at-home-dad.jpg

Foto: Bloemfonteincourant.co.za

Cara jitu agar suami mau lebih terlibat mengurus anak dan rumah tangga yang selanjutnya adalah mengajaknya berlatih. Ia menyarankan usai melakukan diskusi untuk membuat kesepakatan dengan pasangan. Lalu, coba untuk menjalankan kesepakatan itu secara konsisten.

"Hal ini tentu membutuhkan latihan," tambahnya.

Banyak ibu menjadi malas melakukan ini karena merasa suami tidak cekatan, lupa dikerjakan, atau bahkan membiarkan suami tidak mengerjakan apa yang menjadi bagiannya, karena merasa sudah lelah usai Moms pulang bekerja.

Baca Juga: Jika Penghasilan Anda Lebih Besar dari Suami

3. Beri Suami Kesempatan dan Tanggung Jawab

o-KIDS-CHORES-facebook.jpg
Foto: o-KIDS-CHORES-facebook.jpg

Foto: Planetfem.com

Cara jitu agar suami mau lebih terlibat mengurus anak dan rumah tangga yang selanjutnya adalah memberikan kesempatan dan tanggung jawab.

Setelah sukses berlatih, cobalah memberikan Dads kesempatan untuk melakukan tugasnya. Jangan hanya karena hasil pekerjaannya tidak sesuai ekspektsi lantas Moms menyuruh Dads berhenti melakukannya.

Padahal, hal tersebut justru malah membuat Dads merasa tidak dipercaya dan tidak memiliki tanggung jawab yang harus dipenuhi lho Moms.

Menurut Liza, jika Moms tidak memberikan kesempatan, Dads akan semakin merasa tidak perlu melakukan hal tersebut. "Dan bahkan tanpa disadari muncul rasa terlalu nyaman dan enak karena tidak perlu melakukan hal-hal tersebut," jelasnya.

Karenanya, Moms perlu belajar untuk memberikan tanggung jawab. Suami yang bersikap 'maju-mundur' itu merupakan tantangan yang harus dihadapi.

"Kalau konsisten dilakukan, InsyaAllah lambat laun pola saling membantu itu akan terbentuk di suami," tutup Liza.

Itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk membuat suami mau lebih terlibat mengurus anak dan rumah tangga. Selamat mencoba!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.