01 September 2019

Tommy Kurniawan Ajak Bayi Liburan, Ini 3 Cara Mudah Agar Bayi Tertidur Saat Naik Pesawat

Banyak orang tua yang kesulitan menidurkan bayi di pesawat

Baru berusia tiga bulan, Tommy Kurniawan, memboyong putranya Muhammad Abqary Aldeebaran Kurniawan Liburan ke Bali.

67307272_1343168459175291_6979991814852436989_n.jpg
Foto: 67307272_1343168459175291_6979991814852436989_n.jpg

Foto: instagram.com/tommykurniawann

Gemasnya, ternyata Abqary mudah sekali tertidur selama di pewasat. Bukan hanya Abqary, namun Tomkur juga ikut tertidur pulas sehingga momen tersebut bisa diabadikan oleh sang istri.

Biasanya, bayi akan tidak nyaman saat berada di pesawat, bahkan bisa menangis sepanjang perjalan.

Meski begitu, Moms bisa coba beberapa cara mudah agar Si Kecil bisa tertidur selama di pesawat. Ini daftarnya!

Baca Juga: Raisa Naik Pesawat bersama Zalina, Berikut 4 Panduan Menenangkan Bayi di Pesawat

1. Buat Mereka Nyaman

aeroplane-aircraft-airline-1309644.jpg
Foto: aeroplane-aircraft-airline-1309644.jpg

Nyaman adalah kuncinya agar Si Kecil bisa tidur. Sementara itu, jangan pernah berpikir memberikannya obat sehingga mereka terlelap meski perjalanan yang dilakukan adalah perjalan jauh.

American Academy of Pediatrics mengatakan tidak pernah merekomendasikan pemberian obat penenang pada anak-anak dalam penerbangan panjang, banyak orang tua mengatakan bahwa dokter anak mereka diam-diam menyarankan sedikit obat alergi untuk penerbangan.

Dr Daniel Frattarelli, Ketua Komite American Academy of Pediatrics mengatakan memberikan obat kepada bayi meskipun itu obat anti alergi akan memberikan efek samping.

Bahkan berbahaya, terutama pada anak-anak di bawah dua tahun. Selain Frattarelli, Dr Noosha Shaheedy, dokter anak di Inggris, mengatakan, orang tua sering bertanya tentang membius bayi dalam penerbangan jarak jauh.

Dia merekomendasikan untuk tidak melakukannya. Tapi dia tahu orang tua mengabaikan saran itu, dan mendesak mereka untuk berhati-hati dengan dosis dan tidak pernah memberikan obat anak untuk pertama kalinya di udara, karena mereka tidak tahu bagaimana reaksi anak itu.

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Dilakukan Saat Bayi Menangis di Pesawat

2. Berikan ASI Saat Lepas Landas dan Mendarat

aeroplanes-aircraft-wing-aircrafts-1815385.jpg
Foto: aeroplanes-aircraft-wing-aircrafts-1815385.jpg

Saat lepas landas dan mendarat adalah hal yang paling krusial bagi telinga bayi saat naik pesawat. Salah satu cara mengurangi masalah telinga pengang adalah dengan memberikan susu ataupun mengunyah makanan.

Untuk bayi di bawah enam bulan seperti Abqary, ASI tentu menjadi pilihan terbaik. Apalagi saat berada di dalam dekapan ibu, ketidaknyamanan karena banyaknya orang asing di pesawat relatif akan berkurang dan akan memudahkan Si Kecil tertidur.

Baca Juga: Bukan Mengeluh dan Menyalahkan Orang Tua seperti Angela Gilsha, Ini Cara yang Bisa Dilakukan Penumpang saat Bayi Menangis di Pesawat

3. Memilih Jam Terbang Sesuai dengan Jam Tidur Si Kecil

aircraft-airplane-airplane-window-2033343.jpg
Foto: aircraft-airplane-airplane-window-2033343.jpg

Meski masih sangat kecil, bayi juga memiliki runititas, karena itu akan lebih mudah kalau menyesuaikan jadwal liburan dan kegiatan dengan rutinitas buah hati.

Mengajak bayi naik pesawat di jam dirinya tidur siang atau tidur malam tentu akan mempermudah menidurkannya selama di pesawat.

Kalaupun ada drama dan sedikit menangis, mungkin karena sudah mengantuk namun berada di tempat asing, sehingga Si Kecil akan lebih cepat terlelap.

Bagaimana Moms, jadi lebih suka terbang membawa Si Kecil pada pukul berapa?

(TPW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.